Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROTEKNOSAINS

Perubahan Fisik Dan Kimia Pisang Barangan (Musa acuminata L.) Pengaruh Konsentrasi Gliserol Dalam Proses Edible Coating Selama Penyimpanan M.Si Donatus Dahang; M.Si., Ir. Sumatera Tarigan; Dr. M.Phil. Ir. Meriksa Sembiring
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v4i1.301

Abstract

AbstrakPerubahan yang terjadi pada buah merupakan kerusakan buah yang disebabkan karena proses respirasi dan transpirasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan gliserol dalam edible coating yang dapat menekan kerusakan buah pisang barangan selama penyimpanan dan menentukan daya daya simpan untuk mempertahankan kualitas buah. Rancangan Acak Lengkap digunakan yaitu 5 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati persentase di antaranya susut bobot, vitamin C, dan total asam. Hasil penelitian menunjukkan lama penyimpanan dan konsentrasi gliserol dalam edible coating yang berbeda berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap susut bobot, kandungan vitamin C, dan kadar total asam pada hari ke 9, 12 dan 15 dan  tidak berbeda nyata pada hari ke 3 dan  ke 6 (p > 0.05).AbstractThe fruit of pisang barangan (Musa acuminata L) is one of the short shelf life storing agriculture products. Physically changing of the fruits is a kind of fruit abolishes activated by the respiration and transpiration process. The effort to prevent the process can be the use of covering glycerol edible coating. The proposed of this study is to know the additional concentration of glycerol in an edible coating that prevents damages of the fruits along with storing and determining its storing capacity. The research was using complete design with 5 treatments and 4 duplications. The parameters observed were the percentage of rigorous, vitamin C, and acid total. Results of the study shown that the length of storing was significantly reducing the quality of the fruits and the glycerol concentration in edible coating has significantly impact (p < 0.05) to the grade of rigorous, vitamin C, and the acid total in day of 9th, 12th, and 15th; while in day of 3th and 6th shown likewise.
PENGARUH TEKNIK BUDIDAYA TERHADAP PRODUKSI KOPI (Coffea spp. L.) MASYARAKAT KARO M.Si Donatus Dahang
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v4i2.433

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh teknik budidaya terhadap produksi tanaman kopi (Coffea spp. L.) masyarakat Karo telah dilaksanakan di Desa Tambak Bawang Kecamatan Dolok Silau dan Desa Suka Mbayak Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo, selama 2020. Penelitian ini menggunakan metode sampling dan dilakukan wawancara terhadap 40 dari 67 petani kopi yang tersebar di dua desa tersebut. Data diolah menggunakan uji validitas, realibilitas, uji regresi, uji F, dan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 94.8% pengaruh faktor budidaya terhadap produksi tanaman kopi. Perbedaan penerapan teknik budidaya (perlakuan benih, pengolahan lahan, penanaman, naungan, pemeliharaan, dan pemanenan) yang dilakukan oleh petani kopi tradisional dan petani kopi modern sangat mempengaruhi hasil produksi kopi. Terdapat pengaruh yang sangat signifikan teknik budidaya terhadap produksi tanaman kopi pada sistem tradisional dan modern. Petani modern yang menerapkan teknik budidaya yang baik memproduksi hingga 1757.5 kg/ha, sedangkan petani tradisional hanya memproduksi 520 kg/ha  
Klasifikasi Tarsius berdasarkan Jumbai Ekor Donatus Dahang
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v1i01.29

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengelompokkan Tarsius berdasarkan jumbai ekor. Pengukuran jumbai ekor Tarsius dilakukan pada sejumlah spesimen yang dikoleksi di Museum Zoologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Cibinong-Bogor. Percobaan Metode Analisis Multivariasi dilakukan untuk menganalisis data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumbai ekor dapat dipakai untuk mengelompokkan spesies Tarsius. Tarsius wilayah timur (Eastern Tarsier) dan Tarsius wilayah barat (Western Tarsier) dapat dengan mudah dikelompokkan menggunakan jumbai ekor dengan validitas silang (cross-validated) 100%. Di antar Tarsius wilayah timur, 100% dapat dikelompokkan berdasarkan pulau penyebarannya, tetapi validitas silangnya hanya 26.7%. Tarsius wilayah barat 88% dapat diklasifikasikan dengan tepat berdasarkan pulau penyebarannya, tetapi validitas silangnya hanya 5,9%.
Pengaruh Media Tanam Dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Terhadap Perbanyakan Benih Kentang (Solanum Tuberosum L.) G-0 Dari Stek Planlet Salmon Simanjuntak; Sumatera Tarigan; Donatus Dahang
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 5, No 2 (2021): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v5i2.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) terhadap pertumbuhan dan perbanyakan benih tanaman Kentang G-0. Penelitian ini dilaksanakan didalam Screen house di kebun Desa raya Berastagi, Kabupaten karo, Sumatera utara, terhitung Januari-April 2019. Metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial digunakan terdiri atas dua faktor, pertama, media tanam “M”: Kontrol (M0), 30% kompos (M1), 50% kompos (M2), 70% kompos (M3), 100% kompos (M4); kedua konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) “Z”: Kontrol (Z0), 1,5 ml/L/Plot (Z1), 3 ml/L/Plot (Z2). Terdapat 15 kombinasi perlakuan dengan ulangan 3 kali. Program SPSS digunakan untuk pengolahan data, dan Uji Duncan digunakan untuk mengetahuan pengaruh dari masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perbandingan media tanam berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman, pertumbuhan diameter batang, jumlah cabang, jumlah umbi per sampel, dan jumlah umbi per plot. Perlakuan pemberian konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) berpengaruh nyata (p < 0,05)  terhadap parameter jumlah umbi per sampel dan jumlah umbi per plot, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman, pertumbuhan diameter batang tanaman, dan jumlah cabang tanaman Kentang G-0. 
PENGARUH ZPT TERHADAP PERCEPATAN PERTUMBUHAN TUNAS PISANG BARANGAN MERAH (Musa Acuminata L) PADA MEDIA TANAM BERBEDA SECARA KONVENSIONAL Rifaldo Anggoro Siregar; Bukti Hasiholan; Riduan Sembiring; Donatus Dahang
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 6, No 1 (2022): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v6i1.705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ZPT terhadap percepatan pertumbuhan tunas pisang barangan merah pada media tanam berbeda secara konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di jln. Roso, Kec. Delitua, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021 – Maret 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yaitu faktor media tanam adapun masing-masing perlakuan yaitu M0 (100% T.top soil) dan M1 (95% T.top soil + 5% sekam padi) serta faktor Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) adapun masing-masing perlakuan yaitu H0 (kontrol), H1(2,5 ml/L), H2 (5 ml/L) dan H3 (7,5 ml/L). Sehingga diperoleh 8 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Data hasil pengamatan kemudian dilakukan analisis sidik ragam dengan uji F taraf 5%. Apabila ada pengaruh berbeda sangat nyata, maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan dosis ZPT (H) pengaruh sangat nyata pada variabel waktu munculnya tunas serta tinggi tanaman dan ditemukan juga pengaruh nyata pada pengamatan jumlah tunas, diameter batang dan jumlah daun. Pada perlakuan media tanam (M) menunjukkan pengaruh tidak nyata pada pengamatan waktu munculnya tunas, jumlah tunas, diameter batang dan jumlah daun, namun ditemukan pengaruh nyata pada pengamatan tinggi tanaman. Dari penelitian kali ini juga dapat diperoleh hasil interaksi perlakuan media tanam (M) dengan perlakuan dosis ZPT (H) yang menunjukkan pengaruh sangat nyata pada pengamatan jumlah daun dan diameter batang, namun ditemukan juga pengaruh nyata pada pengamatan waktu munculnya tunas , tinggi tanaman dan jumlah daun.
KOMPARASI BUDIDAYA TANAMAN PISANG BARANGAN (Musa acuminata Linn.) SECARA TRADISIONAL DAN MODERN DI DESA SUKADAME KABUPATEN DELI SERDANG Donatus Dahang; Robert Sinaga; Haris Ariando Sembiring
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 6, No 1 (2022): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v6i1.752

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Dusun Namo Keling Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru dan Desa Tambunen, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 25 petani. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari penyediaan bibit (X1), penyiapan lahan (X2), penanaman (X3), irigasi (X4), penjarangan anakan (X5), pemupukan (X6), sanitasi lahan (X7), pemotongan jantung (X8) dan pengendalian hama dan penyakit (X9), sedangkan variabel terikat adalah produksi pisang barangan Hasil penelitian ini menunjukkan penyediaan bibit (2,39), penjarangan anakan (-2,44), pemupukan (2,37), sanitasi lahan (2,40) dan pengendalian hama (2,35) berpengaruh nyata terhadap produksi pisang barangan, sedangkan penyiapan lahan, penanaman, irigasi, pemotongan jantung pisang berpengaruh tidak nyata terhadap produksi pisang barangan. Hasil produk pisang barangan teknik modern 12,21 ton/ha dan teknik tradisional 9,64 ton/ha.
PENGARUH MODIFIKASI JUMLAH ALUR DAN KECEPATAN PUTAR ROTOR BAR TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN HASIL MESIN PEMECAH KEMIRI SISTEM RIPPLE MILL Robert Sinaga; Julieta Christy; Donatus Dahang; Riduan Sembiring; Swati Sembiring; Seringena Br Karo; Daniel Gea; Relius Buulolo
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 6, No 1 (2022): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v6i1.749

Abstract

Advanced knowledge of candlenut deshelling machine is needed to obtain optimal whole round kernel. The objective of this study was to modify the rotor bar on a candlenut deshelling machine with a ripple mill system. The method was engineering or modification, were made in the form of processes and products. The number of grooves on the rotor bar was modified became 2, 4 and 6. Rotation speed of the rotor bar were varied to 15 rpm, 18.75 and 25 rpm. The number of grooves gave a very significant effect on the capacity of the machine, whole round kernel, broken kernel, sticky kernel and unbroken seeds. The rotational speed of the rotor bar gave a very significant effect on the capacity of the machine, broken kernel, and sticky kernel, and gave an insignificant effect on whole round kernel and broken kernel. Interaction between the number of grooves and the rotational speed of the rotor bar gave a very significant effect on the capacity of the machine and the sticky kernel and insignificant effect on the whole round kernel, crushed kernel and unbroken seeds.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN KCL TERHDAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) Sumatera Tarigan; Nani Kitty Sihaloho; Chaula Lutfia Saragih; Donatus Dahang; Radison Sihotang
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 6, No 2 (2022): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v6i2.915

Abstract

Research on the Effect of the Use of Organic Cow Manure and KCL on the Growth and Production of Shallots (Allium Ascalonicum L.) has been carried out in May-August 2021 at UPT. Parent Seeds of Kutagadung Berastagi Horticulture. The aim of the study was to determine the effect of the right combination of cow dung and KCL fertilizer on the growth and production of the Batu ijo variety of shallots. The results showed that the effect of KCL fertilizer on plant height was that K0 (19.97 cm) was significantly different from K1 (22.35 cm), K2 (27.35 cm), and K3 (30.41 cm), and the effect of cow manure O0 (21.97 cm) was significantly different from O2 (25.52 cm) and O3 (27.89 cm) but not significantly different from O1 (23.7 cm). The average leaf growth at 8 WAP with the effect of K level was K0 (26.75 cm), K1 (17.17 cm), K2 (27.08 cm), and K3 (26.75 cm). Meanwhile, the influence of the O factor is O0 (26.33 cm), O1 (27.08 cm), O2 (27.25 cm), and O3 (27.08 cm). Onion crop production per sample had the effect of K0 level (88.7 g), significantly different from K1 (106.2 g), K2 (125.5 g), and K3 (137.1 g) and the effect of cow manure O0 ( 106.9 g) was significantly different from O1 (112.7 g), O2 (115.5 g), and O3 (122.3 g). The number of tubers affected by KCL fertilizer was K0 (8.6) significantly different from K1 (10.2), K2 (14.2), and K3 (15.04), and the effect of cow manure O0 (9) was significantly different from O1 (11,2), O2 (13,6), and O3 (14,2). Onion bulb diameter was significantly different from KCL K0 (1.46 cm) fertilizer with K1 (1.96 cm), K2 (2.66 cm), and K3 (3.24 cm), and the effect of cow manure O0 (2, 01 cm ) was significantly different from O1 (2.21 cm), O2 (2.41 cm), and O3 (2.69 cm). Wet weight of tubers per plot of KCL K0 (1.07 kg) was significantly different from K1 (1.33 kg), K2 (1.83 kg), and K3 (2.18 kg), and the effect of cow manure O0 (1 .04 kg) was significantly different from O1 (1.49 kg), O2 (1.88 kg), and O3 (2 kg).
OKUPASI HENDERSONIA KE DALAM AKAR TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) UNTUK MENCEGAH PENYAKIT GANODERMA (Ganoderma boniense) Donatus Dahang; Robert Sinaga; Kiki Pagar Sinalsal Mangatasi Munthe; Lyndon Parulian Nainggolan
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 6, No 2 (2022): JURNAL AGROTEKNOSAINS
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v6i2.935

Abstract

Penelitian okupasi Hendersonia kepala sawit di pembibitan dan pasca-penanaman telah dilakukan di PTPN III Kebun Pulau Mandi dan Kebun Tanah Raja, Maret 2018-Januari 2020. Umur bibit 3 bulan digunakan GanoEF 50 gr/ pokok, umur bibit 6 bulan GanoEF 50 gr/ pokok, dan umur bibit 9 bulan GanoEF 50 gr/ pokok. Untuk tanaman di lapangan, Kontrol/ perlakuan I: kontrol, Perlakuan II: Bibit yang tidak menggunakan GanoEF saat pembibitan dan diberikan GanoEF sebanyak 500 gr di lubang tanam saat penananaman, Perlakuan III: Bibit yang telah diberikan 100 gr GanoEF saat dipembibitan dan diberikan GanoEF sebanyak 500 gr di lubang tanamsaat penanaman, dan Perlakuan IV: Bibit yang telah diberikan 150 gr GanoEF saat dipembibitan dan diberikan GanoEF sebanyak 500 gr di lubang tanam saat penanaman. Data dianalisis secara deskriptif yaitu dengan menghitung persentase jumlah potongan akar ditemukannya Hendersonia berbanding seluruh potongan akar yang diamati dikali 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan, rata-rata okupasi Hendersonia di pembibitan setelah dua kali aplikasi (100 gr/ bibit) sebesar 36,7% dan setelah tiga kali aplikasi (150 gr/ bibit) adalah 70%. Hasil percobaan terhadap tanaman yang sama setelah tiga bulan ditanam di lapangan ditemukan adanya okupasi Hendersonia sebesar 57,32% untuk tanaman yang diberikan Hendesonia di lubang tanam (perlakuan II), 68% Hendersonia pada perlakuan III, dan 74,76% Hendersonia ditemukan pada perlakuan IV. Setelah tanaman berumur satu tahun di lapangan dilakukan pemeriksaan kembali kandungan Hendersonia di dalam akar dan ditemukan, terdapat 0% pada perlakuan I, 69,28% pada perlakuan II, 73,32%  perlakuan III, dan 77,3% pada perlakuan IV
PENGARUH PUPUK KOMPOS MABAR DAN NPK YARA MILA 16:16:16 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Donatus Dahang; Lyndon Parulian Nainggolan; Muhammad Fauzan Zulazmi; Junius Firmanta Tarigan
JURNAL AGROTEKNOSAINS Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Agroteknosains
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ja.v7i1.1004

Abstract

Research has been carried out using Mabar Compost and NPK Yara Mila 16:16;16 on lettuce (Lactuca Sativa L.). The aim of the study was to determine the effect of Mabar Compost Fertilizer, the effect of NPK Yara Mila 16:16:16, and the effect of the interaction between the two types of fertilizer on the growth and yield of lettuce plants. The study used a factorial randomized block design consisting of two factors. Factor I: Dosage of Mabar Compost with the symbol "K", namely K0: 0 Control (without treatment), K1: 350 grams/plot, K2: 550 grams/plot, and K3: 750 grams/plot. Factor II: Dosage of NPK fertilizer with the symbol "P", namely P0: 0 Control (without treatment), P1: 18 grams/plot, P2: 24 grams/plot, P3: 30 grams/plot. The results showed that Mabar Compost Fertilizer and NPK Fertilizer had no significant effect on the height and number of leaves of lettuce plants. Mabar Compost Fertilizer had a significant effect on the yield weight of fresh lettuce plants. The average yield weight of plants affected by compost was K0 (109.4 gr), not significantly different from K1 (120.2gr) but significantly different from K2 (125.4 gr) and K3 (165.2 gr). No interaction was found between the type of fertilizer and the dose of fertilizer on the research parameters.