Setyadi, Dendy
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Antara Emotional Focused Coping Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan & Konseling Martha, Diah Ayu Elvina; Setyadi, Dendy
PANDALUNGAN : Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural Vol. 2 No. 2 (2024): Terbitan ke - 4
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling, FKIP, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah ada hubungan antara emotional focused coping dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa. (2) melihat seberapa tinggi emotional focused coping mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. (3) melihat seberapa tinggi perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. (4) mengidentifikasi butir item skala emotional focused coping dan skala perilaku konsumtif yang belum optimal (rendah) sehingga dapat diusulkan sebagai topik. Penelitian ini merupakan studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 108 orang mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan kategorisasi, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis korelasional. Pengumpulan data menggunakan skala emotional focused coping dengan jumlah item valid 34 dengan nilai uji reliabilitas 0,697 dan skala perilaku konsumtif dengan jumlah item valid 32 dan nilai uji reliabilitas 0,743. Hasil dalam penelitian ini membuktikan: 1)Adanya hubungan negatif dengan tingkat signifikansi tinggi karena nilai Pearson’s r-0.196 dan p<0.05. 2)Tingkat emotional focused coping mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling tergolong dalam kategori tinggi karena 24% mahasiswa masuk dalam kategori sangat tinggi dan 59% masuk ke dalam kategori tinggi. 3)Tingkat perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling tergolong dalam kategori rendah karena tidak ada mahasiswa yang masuk dalam kategori sangat tinggi dan terdapat 16% mahasiswa masuk dalam kategori tinggi. 4)Ditemukan 4 item dalam skala variabel emotional focused coping yang terindikasi sedang dan diusulkan topik My Support System serta Jangan Biarkan Masalah Menguasaimu. Ditemukan 16 item dalam skala perilaku konsumtif yang terindikasi dalam kategori rendah serta 6 item yang terindikasi dalam kategori sangat rendah dan diusulkan topik Control Your Self, Control Your Money, dan Rational Thinking.
Hubungan Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial pada Siswa Kelas 10 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Getana, Betania Chesa; Setyadi, Dendy
SOLUTION Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sol.v5i2.7887

Abstract

Masa remaja merupakan masa di mana banyak terjadi perkembangan, termasuk perkembangan perilaku dan emosi. Remaja perlu memiliki kemampuan regulasi emosi serta perilaku prososial untuk memaksimalkan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa baik kemampuan regulasi emosi pada remaja (2) mengetahui seberapa baik remajamampu melakukan perilaku prososial (3) mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada usia remaja yaitu siswa Sekolah Menengah Atas (4) menyusun usulan topik bimbingan siswa kelas 10 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta yang kurang optimal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta yang berjumlah 90 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berdasarkan aspek regulasi emosi dan perilaku prososial. Pada aspek regulasi emosi terdapat 37 item valid dan 8 item tidak valid. Sedangkan dalam aspek perilaku prososial terdapat 51 item valid dan 1 item tidak valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat regulasi emosi siswa berada ditingkat sedang sebesar 40% atau 36 siswa (2) tingkat perilaku prososial berada ditingkat tinggi sebesar 45,6% atau 41 siswa (3) adanya hubungan yang linier, positif dan signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial dengan hasil nilai r = 0,477 dan nilai p = 0,000 (p0,05) (4) Topik yang relevan untuk capaian skor sangat rendah mengenai regulasi emosi, supaya siswa lebih mampu mengendalikan dan memahami perasaannya
Kaitan antara Kemandirian Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Handayani, Elsania; Setyadi, Dendy
SOLUTION Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sol.v5i1.6972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari seberapa baik tingkat peran orang tua dalam mendukung prestasi belajar siswa, mengidentifikasi capaian skor item pengukuran orang tua yang teridentifikasi belum optimal untuk dasar pengusulan topik diaolog orang, dan mencari hubungan peran orang tua dengan prestasi belajar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini melibatkan 87 siswa kelas 10. Dengan menggunakan skala Likert dengan teknik analsis data menggunakan uji korelasional. Dari skala pengukuran peran orang tua terdapat 42 item yang valid dan 8 item dinyatakan gugur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat peran orang tua yang berada dalam kategori sangat tinggi yaitu dengan frekuensi 44 orang atau 51%, kategori tinggi dengan frekuensi 33 orang atau 38%, kategori sedang dengan frekuensi 9 atau 10%, dan kategori rendah dengan frekuensi 1 atau 1%. (2) Hasil capaian skor item peran orang tua yang teridentifikasi belum optimal sebesar 2% atau 1 item terkait peran orang tua sebagai motivator. Maka dari itu usulan topik dialog orang tua dibuat dalam rangka pencegahan, pengembangan, penanganan. (3) Hasil uji hipotesis diperoleh 0,002 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat hubungan peran orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas X. Hasil penelitian kiranya dapat memberikan sumbangan ilmu yang bermanfaat bagi para orang tua agar dapat mempertahankan dan meningkatkan peran yang positif serta bijak dalam mendukung anaknya meraih prestasi belajar yang baik
Motivasi Siswa Kelas VIII Dalam Mengikuti Layanan Bimbingan Klasikal Baskoro, Andreas Sony; Setyadi, Dendy
SOLUTION Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sol.v5i2.7888

Abstract

Motivasi adalah salah satu komponen yang penting dalam kegiata n belajar. Motivasi belajar adalah suatu dorongan dari dalam diri untuk belajar guna mencapai sebuah cita-cita. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan seberapa tinggi tingkat motivasi siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal dan mengidentifikasi item motivasi siswa yang memperoleh skor terendah sebagai dasar penyusunan usulan topik bimbingan klasikal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 150 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala motivasi belajar dengan 77 item valid dan memiliki indeks reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,957. Skala pada penelitian ini disusun berdasarkan aspek-aspek motivasi belajar Hamzah B. Uno kemudian dirangkum dan dibuat pernyataan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan mengacu pada norma kategorisasi; Sangat tinggi, Tinggi, Sedang, Rendah, dan Sangat rendah. Penelitian ini menemukan bahwa motivasi belajar siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal di kelas VIII SMP Negeri 1 Yogyakarta diperoleh 89 (59%) siswa memiliki motivasi dengan kategori tinggi. Kemudian motivasi siswa laki-laki diperoleh 37 (54%) siswa memiliki motivasi tinggi dan 52 (63%) siswa. Perempuan berada pada kategori tinggi.Hasil analisis item menunjukan 1 item dengan kategori rendah. Pada penelitian ini terdapat usulan topik-topik bimbingan klasikal yakni; “Percaya diri itu, Aku!”
Pengembangan Modul Resiliensi Untuk Mahasiswa Generasi Z Karunia Sari, Diana; Setyadi, Dendy
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v4i2.14745

Abstract

The purpose of this research is to develop a resilience module product for Generation Z students that is practical and feasible to use to provide information about resilience to students and to determine the feasibility of the resilience module from the responses of Generation Z students in the Guidance and Counseling Study Program of Sanata Dharma University. This research uses the Research and Development method developed by Borg and Gall. This research was modified into 5 stages, namely: research and information gathering, planning, initial product format development, initial product validation, and product revision. This research was assessed by three expert validators, namely material expert validators, media expert validators, and assessed by user validators, namely students. This research produced a module book entitled "Gen-Z Student Resilience Module". The assessment results from each validator, namely the material expert validator of 90% (very feasible), the first media expert validator of 96.77% (very feasible), the second media expert validator of 89.51% (very feasible), and the user validator, namely students of 90% (very feasible). Based on the validation results, it can be concluded that the Gen-Z resilience module book is categorized as very feasible with an average percentage of 91%. The Gen-Z student resilience module book is expected to be further tested by further researchers so that it can be used effectively, and this research is also expected to be implemented at other universities.
Hubungan Antara Emotional Focused Coping Dengan Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan & Konseling Martha, Diah Ayu Elvina; Setyadi, Dendy
PANDALUNGAN : Jurnal Penelitian Pendidikan, Bimbingan, Konseling dan Multikultural Vol. 2 No. 2 (2024): Terbitan ke - 4
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling, FKIP, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/pandalungan.v2i2.1855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah ada hubungan antara emotional focused coping dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa. (2) melihat seberapa tinggi emotional focused coping mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. (3) melihat seberapa tinggi perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling. (4) mengidentifikasi butir item skala emotional focused coping dan skala perilaku konsumtif yang belum optimal (rendah) sehingga dapat diusulkan sebagai topik. Penelitian ini merupakan studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 108 orang mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan kategorisasi, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis korelasional. Pengumpulan data menggunakan skala emotional focused coping dengan jumlah item valid 34 dengan nilai uji reliabilitas 0,697 dan skala perilaku konsumtif dengan jumlah item valid 32 dan nilai uji reliabilitas 0,743. Hasil dalam penelitian ini membuktikan: 1)Adanya hubungan negatif dengan tingkat signifikansi tinggi karena nilai Pearson’s r-0.196 dan p<0.05. 2)Tingkat emotional focused coping mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling tergolong dalam kategori tinggi karena 24% mahasiswa masuk dalam kategori sangat tinggi dan 59% masuk ke dalam kategori tinggi. 3)Tingkat perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling tergolong dalam kategori rendah karena tidak ada mahasiswa yang masuk dalam kategori sangat tinggi dan terdapat 16% mahasiswa masuk dalam kategori tinggi. 4)Ditemukan 4 item dalam skala variabel emotional focused coping yang terindikasi sedang dan diusulkan topik My Support System serta Jangan Biarkan Masalah Menguasaimu. Ditemukan 16 item dalam skala perilaku konsumtif yang terindikasi dalam kategori rendah serta 6 item yang terindikasi dalam kategori sangat rendah dan diusulkan topik Control Your Self, Control Your Money, dan Rational Thinking.