Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MITOS OLAHRAGA DAN KESETARAAN TERHADAP KAMPANYE NIKE BERTAJUK “EQUALITY” Assegaf, Achmad Hamudi
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.02 KB) | DOI: 10.32509/wacana.v17i2.630

Abstract

Beriringan dengan maraknya aksi protes dan perbincangan mengenai isu-isu kesetaraan, juga  bertepatan momentum Black History Month 2017 di Amerika Serikat, Nike--salah satu perusahaan pakaian olahraga terbesar dunia merilis sebuah kampanye bertajuk ?Equality? melalui sebuah video hitam-putih berdurasi 1 menit yang diunggah melalui kanal YouTube resminya  yang dibintangi oleh nama-nama besar seperti Michael B. Jordan, LeBron James, dan Serena Williams. Menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan metode kualitatif interpretif, peneliti hendak memahami makna dan pesan dalam video tersebut dengan mengungkap mitos yang dikonstruksi oleh pembuat video (Nike) berdasarkan simbol-simbol dan sistem signifikasi yang ada. Disertai gagasan-gagasan Jean Baudillard tentang iklan dan konsumsi sebagai pendukung teori utama, peneliti berhasil memahami bahwa melalui kampanye ?Equality?, Nike berupaya menciptakan mitos dengan melambungkan nilai olahraga sebagai aktivitas yang lebih dari sekedar adu fisik ataupun menang-kalah. Nike hendak menciptakan mitos bahwa olahraga mencerminkan nilai-nilai kehidupan sosial seperti sikap saling hormat, persaudaraan, dan kesetaraan yang kemudian mitos ini dapat mempersuasi masyarakat untuk melakukan konsumsi. 
Analisis Framing Pemberitaan Media Online Tempo.co dan CNNIndonesia.com Mengenai Konflik Israel-Hamas Pada Oktober 2023 Annisarahma, Raisa; Assegaf, Achmad Hamudi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15765

Abstract

Pada tahun 2023, terjadi peningkatan konflik antara Israel dan Palestina yang dipicu oleh serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel. Konflik antara Israel-Palestina sendiri merupakan konflik kompleks dengan sejarah yang panjang membuat isu ini terus menarik perhatian media dunia tak terkecuali media Indonesia. Sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak, jelas masyarakat Indonesia menaruh simpati sangat besar dengan keadaan Palestina. Tak hanya masyarakat yang terus melakukan aksi solidaritas untuk menyuarakan suaranya dalam kemerdekaan Palestina, Pemerintah Indonesia juga dengan tegas mengutuk kekerasan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina dan selalu mengupayakan dialog- dialog perdamaian untuk kedua belah pihak. Meski independensi dan objektivitas merupakan kiblat jurnalis seluruh dunia. Namun, setiap media pasti memiliki realitas yang diciptakan masing-masing. Karena itu, penelitian ini dilakukan, yaitu melihat bagaimana media online membingkai konflik Israel-Palestina pada Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan teori analisis framing dengan mengambil konsep framing yang dijelaskan oleh Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Untuk menganalisis data, analisis framing Pan & Kosicki ini memiliki empat dimensi yang terdiri dari sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.