Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design of an Internet of Things-Based automatic cat feeding control device (IoT) Al-Hafiz, Nofri Wandi; Harianja, Harianja
Jurnal Mandiri IT Vol. 13 No. 1 (2024): July: Computer Science and Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mandiri.v13i1.322

Abstract

The automation era has been a big step in human civilization. The use of automation technology combined with an internet connection, or IoT, has helped a lot in everyday life. In one example, feeding cats is a problem when the owner is busy working or traveling for more than two days. However, having a cat feeding device is automatically a solution to this problem. This research created an automatic cat feeding device using the NodeMCU ESP8266 microcontroller base, which has a WiFi module installed. When it is paired with an HCR04 ultrasonic sensor to measure the feed height, it will send a message to the MQTT application on the smartphone if the remaining feed in the cat food container is at a certain height or is almost finished. The Blynk application manages this tool, which provides a widget to help monitor, change feeding times, view feeding statistics, and view the last feeding time and date. The black box testing method is used to test this tool so that it functions properly.
PELATIHAN PENGENALAN PERANGKAT IoT BIDANG PERTANIAN PADA SMK NEGERI 3 TELUK KUANTAN Al-Hafiz, Nofri Wandi; Harianja, Harianja; Jasri, Jasri; Elgamar, Elgamar; Nopriandi, Helpi; Haswan, Febri; Yusfahmi, M; Chairani, Sri; Aprizal, Aprizal; Erlinda, Erlinda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3396

Abstract

Pertanian konvensional yang dilakukan masyarakat saat ini adalah sistem pertanian yang umum di seluruh dunia dimana sebelum perkembangan praktik pertanian berkelanjutan dan organik. Latar belakang masalah di bidang pertanian konvensional mencakup sejumlah isu dan tantangan yang berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan masyarakat. Beberapa masalah utama dalam pertanian konvensional adalah penggunaan pestisida dan herbisida, Pertanian konvensional cenderung bergantung pada penggunaan pestisida dan herbisida untuk mengendalikan hama dan gulma. Hal ini dapat mencemari tanah dan air, serta merusak ekosistem dan kesehatan manusia, penggunaan pupuk kimia dalam pertanian konvensional dapat mengakibatkan aliran nutrisi berlebih ke sungai dan danau, menyebabkan eutrofikasi dan pencemaran air, Degradasi Tanah yakni penggunaan mesin berat dan pemupukan berlebihan, dapat mengakibatkan degradasi tanah, termasuk erosi, kompaksi, dan penurunan kesuburan (Amalia et al., 2022). Monokultur, banyak pertanian konvensional cenderung menggunakan monokultur, yaitu menanam satu jenis tanaman dalam skala besar. Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit serta mengurangi keragaman hayati. Ketergantungan pada sumber daya fosil untuk mesin dan transportasi, yang berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Kesenjangan Ekonomi, Sistem pertanian konvensional sering menguntungkan petani besar dan perusahaan besar sementara petani kecil mungkin menghadapi kesulitan ekonomi.