Moch. Ali Mashuri
Prodi Ilmu Administrasi Negera, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, UPN “Veteran” Jawa Timur

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MOTIF PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN GENERASI MILENIAL DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO Mashuri, Moch. Ali; Adam, Subagyo
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 9, No 2 (2019): Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v9i2.1641

Abstract

Fenomena yang terjadi didalam organisasi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo dimana adanya benturan budaya didalam organisasi yakni generasi baby boomer lebih kaku didalam birokrasi, kurang mengikuti perkembangan ICT. Generasi millennial sangat familiar dengan ICT, serba instan dan menginginkan kemudahan dalam bekerja di organisasi, kurang suka atau bosan dengan rutinitas, dan lebih suka bekerja dibalik layar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap motif, tindakan sosial, dan konstruksi sosial kemandirian, kompetensi, inovasi generasi millenial dalam pelaksanaan pelayanan publik berbasis elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Informan adalah pegawai Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sidoarjo yang masuk dalam kategori generasi millennial sebanyak 8 informan. Hasil penelitian ini bahwa motif pengembangan kemandirian generasi millenial dalam pelaksanaan pelayanan publik berbasis elektronik didapatkan pegawai generasi millenial selain bekerja untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mereka ingin bekerja sesuai dengan aturan dan sistem yang berlaku, motif prestasi, dan ingin mengembangkan kemampuan yang dimiliki agar lebih profesional dibidang pelayanan publik. DOI : https://doi.org/10.33005/jdg.v9i2.1641
Penerapan Kebijakan Sistem Pendidikan Nasional dalam Pembentukan Mahasiswa Berkarakter Multikultural (Kajian pada UPNVJT) Ananda Yorkie Pahlawan; Rizky Priyansyah; Moch Ali Mashuri
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i3.60

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena masih banyaknya masyarakat yang kurang memahami betapa pentingnya multikultural dan peneliti ingin mengetahui bagaimana penerapan pendidikan multikultural di jenjang universitas di salah satu universitas negeri Surabaya yaitu UPN “Veteran” Jatim. Dan juga penelitian ini dilaksanakan agar dapat memahami betapa pentingnya multikultural, menumbuhkan dan meningkatkan jiwa multikultural. Penelitian ini menggunakan metode literature review dimana, peneliti menggunakan penelitian terdahulu untuk mendapatkan isi atau pemaparan teori dan bahan penelitian lain. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif sehingga hasilnya berupa deskripsi dari hasil penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa UPN “Veteran” Jatim telah melaksanakan kurikulum pendidikan karakter. Terbukti dari adanya mata kuliah bela negara di dalam kurikulum pendidikan di Universitas tersebut. Untuk meningkatkan dan menanamkan karakter bela negara secara langsung melalui dilaksanakannya outbond bela negara dengan materi yang dapat meningkatkan kedisiplinan, pantang menyerah, dan berjiwa tolong menolong antar sesama di lingkungan baik kampus maupun masyarakat. Kata Kunci: Sistem Pendidikan, Pembentukan Karakter, Multikultural, UPN “Veteran” Jatim
Motive of Millennial Generation Competency in Public Service Implementation in Sidoarjo District Moch Ali Mashuri
Journal of Economics, Business, and Government Challenges Vol 2 No 2 (2019): Journal of Economics, Business, and Government Challenges
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ebgc.v2i2.77

Abstract

In the organization of the One-Stop Investment and Integrated Services Office of Sidoarjo Regency where there is a cultural clash in the organization, the baby boomer generation has a more rigid behavior in bureaucratic activities and is not following the development of ICT. The millennial generation is very flexible with ICT, is fast paced and wants ease in working in organizations, is bored with routine, and prefers to work behind the scenes. The purpose of this research is to uncover the motive of millennial generation competence in the implementation of electronic-based public services. The research method used is qualitative. Informants are employees of the One Stop Investment and Integrated Services Office of Sidoarjo Regency who fall into the millennial generation category of 8 informants. The results of this study that the motive for developing millennial generation competence in the implementation of electronic-based public services is obtained by millennial generation employees in addition to working to meet their basic daily needs, they want to work according to the rules (standard operational procedures) and the applicable system, achievement motives or rewards, and want to develop soft competence and hard competence to be more professional at work
Analysis of the Development of the State Civil Apparatus Candidates for Judges Behaving Negatively in Realizing the Great Justice in Indonesia Erry Pratama; Dr. Moch. Ali Mashuri, S.Sos, M.Si; Shinta Devi Apriliana
Veteran Justice Journal Vol 1 No 2 (2020): Veteran Justice Journal
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/vjj.v1i2.26

Abstract

The State Civil Apparatus (ASN) is an important element in carrying out the tasks of government and development in a country. In implementing governance and development, professional ASNs are needed, free from political intervention, free from corrupt, collusion and nepotism practices, able to provide public services to the community and able to play a role as the glue of national unity and integrity based on Pancasila and the 1945 Constitution. as a tool requires guidance to improve the quality of human resources to work effectively and efficiently in providing services. the services provided to the community must be fair and comprehensive, especially in terms of providing services based on community rights so that justice in Indonesia can be realized. The State Civil Apparatus (ASN) prospective judges in Indonesia who are competent in carrying out their duties and functions will create a great court without negative attitudes or arbitrary actions of an officer. The State Civil Apparatus (ASN) guidance for prospective judges is important to improve the quality of ASN's work. The purpose of this paper is to identify the ASN model for prospective judges in realizing a large judiciary in Indonesia. This study uses a literature review method which is a research method by studying the literature or primary data sources used in research. From the results of research and data analysis, it can be determined that The State Civil Apparatus (ASN) coaching for prospective judges in Indonesia uses a coaching model based on employee discipline through the level of punishment from severe, moderate, and mild. See the position of Judge more priority to integrity than intelligence. Intelligence can be increased through various education and training programs. While morality which is the nature and basic nature can not be formed and improved. So prospective judges who behave despicably must be fired in order to realize a great court in Indonesia.
PERAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI BERBASIS KAMPUNG TANGGUH SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA COVID-19 Moch. Ali Mashuri; Shinta Devi Apriliana; Vina - Nahdiyah
Makro : Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2020): MAKRO Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jmm.v5i2.961

Abstract

Dalam pencegahan penyebaran covid-19 sangat dibutuhkan peran serta antara Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat . yang mana kolaborasi dari ketiga stakeholders tersebut termasuk kedalam praktek paradigma good governance. Kerjasama dari ketiga pilar tersebut sangat penting adanya sebagai bentuk upaya dalam pencegahan penyebaran covid-19. Salah satu peran yang paling penting di dalam penerapan good governance ialah masyarakat, yang mana masyarakat punya kewajiban untuk memantau bagaimana jalannya good governance terutama di tengah masa pandemi covid-19 ini peran masyarakat dibutuhkan dalam mendukung pengembangan ekonomi  berbasis kampung tangguh sebagai upaya menekan angka covid-19 di RT 04 RW 14 Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan  menganalisis peran kampung tangguh sebagai upaya menekan angka covid-19 di RT 04 RW 14 Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan informan adalah dengan cara purposive sampling dengan teknik pengumpulan data informasi berupa data primer dan data sekunder. Yang mana data primer atau langsung didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder didapatkan dari berbagai literatur baik dari buku, jurnal, catatan, kata-kata, gambar maupun tulisan pada saat melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat dalam pengembangan ekonomi di tengah masa pendemi covid-19 melalui program kampung tangguh dilaksanakan dengan berbagai peran mulai dari langkah kecil sebagai wujud kepedulian antar sesama hingga berbagi bentuk program atau bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19 melalui kolaborasi yang transparan agar tujuan kampung tangguh dapat diwujudkan yakni sebagai upaya menekan angka covid-19 di RT 04 RW 14 Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya.
Peningkatan kinerja bumd provinsi jawa timur dalam perspektif ability, motivation, oportunity Suparto Wijoyo; Moch. Ali Mashuri
INOVASI Vol 17, No 1 (2021): Februari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v17i1.9243

Abstract

BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah. BUMD memiliki kedudukan yang strategis terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang mana dengan adanya PAD dapat membantu dan mempercepat pembangunan ekonomi di daerah. Dari sektor BUMD harus terus mengupayakan agar mengalami peningkatan pendapatan, sebab setoran dari BUMD tersebut menjadi salah satu bagian penyumbang PAD Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kinerja pegawai di BUMD Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan kinerja BUMD Provinsi Jawa Timur, Mengetahui kinerja pegawai BUMD Provinsi Jawa Timur, dan Menciptakan strategi pengembangan AMO dalam meningkatkan kinerja BUMD Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian Untuk melihat problematik ini dalam perspektif teori AMO (Ability, Motivation, Opportunity), dan untuk memahami dan mengungkap cara pengembangan kinerja BUMD serta peningkatan kinerja pegawai BUMD di Jawa Timur. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Interaktive model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran strategis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dituntut semakin profesional dalam peningkatan pelayanan dan peningkatan kontribusi pendapatan daerah. Dengan meningkatkan kinerja melalui evaluasi kinerja dengan AMO (Ability, Motivation, Opportunity). 
Analisis Transparansi Layanan Pengadaan Barang Dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) Pada Kantor Komunikasi Dan Informasi Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan Mashuri, Moch.Ali
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Dinamika Governance
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.298 KB) | DOI: 10.33005/jdg.v6i1.1175

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam menunjang kebutuhan masyarakat telah menciptakan berbagai peluang yang dapat menghadirkan inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pemerintah untuk melayani masyarakat umum, masyarakat bisnis, dan juga lembaga pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis transparansi layanan dan faktor-faktor yang memengaruhi transparansi dalam Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE) di Kantor Komunikasi dan Informasi Kabupaten Maros. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini meliputi pengadaan barang dan jasa di Kantor Komunikasi dan Informasi Kabupaten Maros, Unit LPSE dan Unit layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Maros. Data penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada aspek indikator transparansi layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik ditemukan bahwa pada aspek indikator transparansi secara umum telah memperlihatkan layanan LPSE cukup transparan menurut sistemnya, namun masih ada layanan yang kurang transparan seperti akses data detail tentang evaluasi penawaran dan alasan detail dalam penentuan pengumuman pemenang, serta SPPJ dan tanda tangan kontrak hanya orang-orang tertentu yang bisa akses dan mengetahuinya secara detail dan jelas. Sementara berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya yakni faktor komunikasi antara panitia dan perusahaan terjadi miskomunikasi dan misunderstanding, faktor teknologi yang mana internet belum stabil, faktor sumber daya manusia yang diperlihatkan oleh kurangnya karakter atau sikap mental aparatur pemberi pelayanan LPSE, struktur birokrasi LPSE yang masih merangkap jabatan dengan staf di Kantor Komunikasi dan Informasi Kabupaten Maros, faktor keberterimaan masyarakat bisnis terhadap kebijakan transparansi masih kurang efektif serta efisien dalam proses layanan pengadaan barang dan jasa, serta faktor pengguna LPSE yang masih kurang maksimal dalam menggunakan sistem e-procurement.
PENGEMBANGAN MODEL JENJANG KARIR PROFESIONAL PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Moch Ali Mashuri
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Admnistrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v18i1.596

Abstract

Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo baru bisa mulai menerapkan jenjang karir professional perawat pada tahun 2014, itupun hanya sebagian. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kenaikan pangkat mengalami kendala, berdasarkan informasi dari perawat RSUD Sidoarjo untuk kenaikan pangkat rata-rata dari 3,5 sampai 4 tahun, belum ada yang naik pangkat kurang dari 3,5 tahun. Pengembangan jenjang karir perawat perlu mendapat perhatian bagi manajemen rumah sakit karena akan mempengaruhi kualitas pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengembangan model jenjang karir profesional perawat di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan informan adalah dengan cara purposive sampling dengan teknik pengumpulan data informasi berupa catatan, kata-kata, gambar maupun tulisan serta perilaku yang dapat dilihat dan dirasakan pada saat melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenjang karir profesional perawat berusaha untuk merubah atau memberikan peluang untuk profesi keperawatan agar perawat bisa mengembangkan karirnya sebaik mungkin. Jenjang karir profesional perawat yang sudah diterapkan atau diaplikasikan di RSUD Kabupaten Sidoarjo yaitu jenjang karir profesional Perawat Klinik (PK). Perawat Klinik (PK) yang sudah diterapkan baru PK I, PK II dan PK III, sedangkan perawat klinik PK IV dan PK V belum diterapkan.