Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Pelatihan Intensif Pembuatan Noken Asli Papua untuk Meningkatkan Keterampilan dan Produktivitas Pengrajin Pemula di Kabupaten Nabire Telussa, Rivaldo Paul; Sairdama, Syusantie Sylfia; Bogar, Deby Siska; Telussa, Juventer; Singgamui, Bunga Yulin; Somnaikubun, Imanuela; Fonataba, Yeni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7339

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam memproduksi noken berbahan serat anggrek sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal Papua serta membuka peluang ekonomi baru bagi pengrajin di Kabupaten Nabire. Metode yang digunakan meliputi pelatihan terstruktur, pendampingan intensif, demonstrasi langsung, serta eksperimen lapangan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman dan kemampuan peserta. Sebanyak 20 peserta mengikuti proses pelatihan, yang mencakup pengenalan bahan baku, teknik pengolahan serat, pemintalan, hingga perakitan noken. Hasil kegiatan menunjukkan beberapa temuan penting, antara lain meningkatnya keterampilan peserta dalam pengolahan serat anggrek, kemampuan adaptasi terhadap penggunaan alat bantu modern, serta tumbuhnya minat untuk membentuk kelompok usaha bersama. Selain itu, kegiatan menemukan tantangan dalam hal ketersediaan bahan baku, variasi literasi digital, dan kesulitan teknis dalam proses produksi; namun kendala tersebut dapat diatasi melalui pendampingan personal dan penyederhanaan metode pelatihan. Program ini juga menunjukkan peluang pengembangan ke depan, seperti pembentukan koperasi pengrajin, kemitraan dengan lembaga desain, digitalisasi pemasaran, dan integrasi noken dalam wisata budaya Papua. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas peserta dan memberi kontribusi baru melalui pendekatan pelatihan berbasis serat anggrek dengan integrasi aspek budaya, teknologi, dan ekonomi lokal.