Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERFORMAN REPRODUKSI INDUK SAPI BALI (Bos sondaicus) DI KAMPUNG WAROKI DISTRIK NABIRE BARAT KABUPATEN NABIRE Palenga, Nurlaila Susilawati
Jurnal FAPERTANAK : Jurnal Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal FAPERTANAK Jurnal Pertanian dan Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan manajemen pemeliharaan sapi dapat diketahui dari performan atau penampilan reproduksi. Performan reproduksi sapi merupakan indikator penilaian efisiensi reproduksi ternak. Penampilan reproduksi induk sapi Bali di Kampung Waroki, yaitu umur kawin pertama sapi Bali betina adalah 24-28 bulan dengan persentase sebesar 53,27%. Umur beranak pertama induk sapi Bali adalah 32-37 bulan dengan persentase sebesar 52,33%. Nilai service per conception (S/C) sebesar 1,64 dan Calving interval 1-1,5 tahun dengan persentase sebesar 75,70%.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) DALAM AIR MINUM TERHADAP BERAT ORGAN DALAM AYAM BROILER Palenga, Nurlaila Susilawati; Tumbal , Estepanus L.S.
Jurnal FAPERTANAK : Jurnal Pertanian dan Peternakan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal FAPERTANAK Jurnal Pertanian dan Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan ketumbar dalam air minum terhadap berat organ dalam ayam broiler. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian perlakuan air rebusan ketumbar dalam air minum ayam broier sampai dosis 90 ml (P3), tidak berpengaruh nyata (P˃0,05) terhadap organ dalam ayam broiler penelitian, yang meliputi bobot hati, bobot rempela dan bobot jantung.
ONSET, DURASI DAN INTENSITAS ESTRUS PADA BERBAGAI PARITAS KAMBING (Capra aegagrus hircus) SETELAH SINKRONISASI ESTRUS MENGGUNAKAN PGF2α DI KAMPUNG WADIO DISTRIK NABIRE BARAT KABUPATEN NABIRE Palenga, Nurlaila Susilawati
Jurnal FAPERTANAK : Jurnal Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal FAPERTANAK Jurnal Pertanian dan Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui onset, durasi dan intensitas estrus pada berbagai paritas kambing (Capra aegagrus hircus) setelah sinkronisasi estrus menggunakan PGF2α di Kampung Wadio Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire. Hasil penelitian, didapatkan bahwa Rata-rata kecepatan timbulnya onset estrus setelah sinkronisasi estrus menggunakan PGF2α, yaitu pada kambing KP3 (34,2 ±0,05 jam), disusul oleh kambing KP2 (36,24 ±0,09 jam) dan KP1 (36,43 ±0,10 jam)..Rata-Rata durasi estrus setelah sinkronisasi estrus menggunakan PGF2α, terjadi paling lama pada kambing KP3 (37,46 ±0,06 jam), lalu kambing KP2 (36,40 ±0,13 jam) dan KP1 (36,16 ±0,12 jam). Skor tertinggi untuk Intensitas estrus setelah sinkronisasi estrus menggunakan PGF2α, adalah kambing KP3 dan KP2 (skor 3, intensitas estrus nampak sangat jelas) serta skor terendah intensitas estrusnya adalah kambing KP1 (skor 2, intensitas estrusnya nampak jelas).
PENAMPILAN REPRODUKSI INDUK KAMBING KACANG (Capra aegagrus hircus) DI KAMPUNG WADIO-SP3 DISTRIK NABIRE BARAT KABUPATEN NABIRE Palenga, Nurlaila Susilawati
Jurnal FAPERTANAK : Jurnal Pertanian dan Peternakan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal FAPERTANAK Jurnal Pertanian dan Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja reproduksi induk kambig kacang, merupakan gambaran dari kemampuan induk kambing kacang dalam bereproduksi, terutama dalam kemampuan induk untuk melahirkan sejumlah anak dan kemampuan untuk menyusui selama anak periode prasapih. kinerja reproduksi induk kambing Kacang diantaranya: rataan litter size 1,23 ekor; rasio anak jantan betina 53-47%; bobot induk saat melahirkan 19,3 ± 2,18 kg; daya hidup anak prasapih 83% dan selang beranak 268 ± 34 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan reproduksi induk kambing kacang di Kampung Wadio-SP3 Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire. Hasil penelitian, menunjukan bahwa Umur pertama kawin, adalah 10- 12 bulan, lama kebuntungan, adalah 5 bulan, jumlah anak perkelahiran adalah 1 cempe (anak kambing), sebesar 80%, kalahiran kembar 2, sebesar 15% dan kelahiran kembar 3, sebsar 5%., umur sapih adalah 3 bulan, jarak beranak adalah 8 bulan.
Population Structure and Productivity of Pigs in Waroki Village, West Nabire District, Nabire Regency Palenga, Nurlaila Susilawati; Dogomo, Emanuel; Dogomo, Ferdinan
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 5 No. 3 (2025): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v5i3.6175

Abstract

This study aimed to determine the population structure and productivity of pigs in Waroki Village, West Nabire District, Nabire Regency. Results showed that the most common number of pigs owned was 1-5 (74.55%). The sex ratio was 41.39% to 58.61%. The male pig population comprised 154 (41.39%), with 8.87% adults, 12.90% young, and 19.62% kids. The female pig population comprised 218 (58.61%), with 17.20% adults, 19.63% young, and 21.78% kids. Pig productivity was low, with a litter size of 6-10 pigs at 70.31% and a mortality rate of 1-2 pigs at 71.88%.