Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh perawatan metode kanguru (PMK) terhadap durasi tidur bayi berat badan lahir rendah (BBLR) Lubis, Kholilah; Pitri, Zilfi Yola; Yanti, Mutiara Dwi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1343

Abstract

Latar Belakang: Durasi tidur bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah lamanya tidur bayi (menit) dalam pengaturan satu siklus tidur yang berkualitas pada bayi <2500 gr. Durasi tidur BBLR penting diperhatikan karena paling rentan terhadap risiko kematian serta permasalahan tumbuh kembang hingga dewasa.  Prevalensi BBLR di Indonesia tahun 2023 sebesar 6,1%, dan angka cukup tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Perawatan Metode Kanguru (PMK) dapat menstabilkan tanda-tanda vital BBLR, mencegah hipotermi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, mengurangi siklus rawat inap, mencegah kematian, meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi (bonding) melalui durasi tidur yang lama. Maka pada penelitian ini mencari pengaruh PMK terhadap durasi tidur bayi BBLR.Metode: Penelitian quasy experimental dengan Posttest Only Control Group Design. Populasi BBLR di RSUD Haji Abdoel Madjij Batoe bulan Februari – April 2023 sebanyak 33 bayi dengan teknik total sampling; 16 bayi kelompok kontrol dengan perawatan inkubator, sementara 17 bayi kelompok intervensi dengan PMK.Hasil: Hasil statistik terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok intervensi yang diberikan PMK dengan nilai p = 0,001 terhadap durasi tidur bayi BBLR.Kesimpulan: PMK sangat direkomendasikan meningkatkan durasi tidur bayi berkualitas yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi BBLR.
The Effect of Breastfeeding Instruction on the Breastfeeding Benefits for Primiparous Postpartum Yanti, Mutiara Dwi; Fadia, Riska; Lubis, Kholilah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4773

Abstract

To determine whether breastfeeding technique education has an impact on the ability of postpartum primiparous mothers to breastfeed successfully. The study was a pre-experiment with only one group of one group pretest-posttest approach. 23 postpartum primiparous mothers were applied in this study using purposive sampling. The study was conducted at the Fitri Asih Clinic, Patumbak District, Deli Serdang Regency in 2024. Data were collected using The Latch Score assessment to identify breastfeeding instructions. The Wilcoxon test was used to analyze the data. There is a difference in the success of breastfeeding in primiparous postpartum mothers before and after receiving breastfeeding technique counseling (p=0.001). Based on the results of the study, the success of breastfeeding in primiparous postpartum mothers at the Fitri Asih Clinic, Patumbak District, Deli Serdang Regency in 2024 was influenced by education on breastfeeding techniques in primiparous postpartum mothers.
PENTINGNYA EDUKASI IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ORANG TUA DI DESA UJUNG LABUHAN KECAMATAN NAMORAMBE KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 CHAIRANI, SHINTA ANDRIA; KRISNA, PUTRI; YANTI, MUTIARA DWI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i1.2806

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu strategi utama dalam upaya preventif untuk melindungi bayi dan balita dari penyakit menular yang termasuk dalam Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Rendahnya cakupan imunisasi dapat meningkatkan risiko terjadinya kasus KLB seperti campak, rubela, difteri, poliomielitis, serta meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada anak. Berdasarkan data nasional dan laporan WHO, masih terdapat anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sehingga edukasi kepada orangtua sangat diperlukan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 02 Desember 2025 di Balai Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah peserta 20 orang tua bayi dan balita. Metode penyuluhan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet sebagai media tambahan. Materi yang diberikan mencakup pengertian imunisasi dasar lengkap, jenis-jenis imunisasi sesuai usia, manfaat imunisasi bagi anak dan keluarga, serta risiko bila imunisasi tidak diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik, aktif bertanya, dan mampu menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Penyuluhan ini terbukti meningkatkan pemahaman orangtua terhadap pentingnya imunisasi dasar lengkap sebagai upaya memutus rantai penularan penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh anak, serta mendukung tercapainya target kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah kerja pelayanan kesehatan.
Family support as a predictor of breastfeeding self-efficacy among postpartum mothers Purba, Tetty Junita; Peny Ariani; Mutiara Dwi Yanti; Putri Ayu Yessy Ariescha; Friska Ernita Sitorus; Jekson Martiar Siahaan
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhsj.v6i1.665

Abstract

While family support is widely acknowledged as a critical determinant of breastfeeding self-efficacy, research on its independent predictive effect remains sparse. This limitation is particularly pronounced among postpartum mothers in Indonesia, where context-specific evidence is currently insufficient. This study aimed to analyze the relationships and effects of family support, educational level, and parity status on postpartum mothers' breastfeeding self-efficacy. A multicenter cross-sectional study was conducted among 180 postpartum mothers recruited from nine primary health centers across urban, semi-urban, and rural areas using purposive sampling. Family support was measured using a Friedman-based questionnaire, and breastfeeding self-efficacy was assessed using the Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES-SF). Spearman correlation and multiple linear regression were performed. Family support showed a moderate positive correlation with breastfeeding self-efficacy (rs = 0.559, p < 0.01). In multivariate analysis, family support remained the strongest predictor of breastfeeding self-efficacy (β = 0.509, p < 0.01), followed by parity (β = 0.255, p < 0.001), whereas maternal education was not statistically significant. Family support is the primary determinant of breastfeeding self-efficacy among postpartum mothers. Interventions to improve breastfeeding outcomes should integrate family-centered support strategies, particularly for first-time mothers.