Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Nasib ASN Honorer: Tinjauan Ketidakamanan Pekerjaan(Sebuah Studi Kualitatif) Rija Umami, Fitria; Arifianto, Chandra Fitra
Jurnal Sinergi Manajemen Vol 1 No 1 (2024): Jurnal SINERGI Manajemen
Publisher : YBAMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70285/08yqnv19

Abstract

Dewasa ini ketidakamanan dalam pekerjaan (job insecurity) menjadi hal yang mengusik para tenaga kerja, termasuk pegawai honorer. Terlebiu lagi ada wacana untuk menghilangkan pegawai honorer di lingkungan institusi pemerintahan. Penelitian ini dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Ketidakamanan kerja sebagai kondisi ketidakberdayaan untuk mempertahankan kesinambungan yang diinginkan dalam kondisi kerja yang terancam. Ketidakamanan pekerjaan mengacu teori Hallgren & Rosenbaltt adalah ketidakamanan yang dirasakan seseorang pekerja akan kelanjutan pekerjaan dan aspek-aspek penting yang berkaitan dengan pekerjaan itu sendiri. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi. Observasi wawancara dan dokumentasi digunakan untuk media pengumpulan data. Terdapat 3 orang informan dari pegawai honorer di KUA Kecamatan Pamarayan untuk diwawancarai. Metode tringulasi data dan reduksi hasil wawancara digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa gambaran ketidakamanan pada pegawai honorer KUA Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yaitu: dirasakan begitu berartinya pekerjaan yang sedang diemban. Selanjutnya, mulai munculnya kecemasan dan kegelisahan terhadap pekerjaannya itu. Sudah mulai berkurangnya fokus pada pekerjaan, walaupun adanya perasaan keterikatan antara pekerjaan tersebut dengan kepentingan pribadi dan masyarakat, serta mulai mengantisipasi alternatif pekerjaan lain apabila benar-benar pegawai honorer dihapuskan. Perlu adanya antisipasi dari pegawai honorer tersebut maupun kebijakan pemerintah untuk meminimalisasi kekecewaan pegawai honorer.
Diskrepansi Pekerjaan: Tinjauan Kualitatif pada Guru Swasta Ernawati, Luli; Arifianto, Chandra Fitra
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 6 No. 1 (2023): [Januari-Februari] Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v6i1.29483

Abstract

Delapan puluh persen mahasiswa Indonesia tidak bekerja sesuai dengan jurusannya. Salah satu jurusan yang lulusannya tidak bekerja sesuai kompetensi di bidang keilmuannya adalah jurusan pengajaran dan pendidikan. Banyak lulusan S1 pendidikan yang tidak bekerja di jalur pendidikan dan ini menjadi fenomena yang sudah ada sejak lama. Hal inilah yang disebut dengan diskrepansi pekerjaan dalam profesi guru. Menanggapi fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen, untuk menganalisis diskrepansi yang terjadi pada guru dan kaitannya dengan institusi pendidikan dimana mereka bekerja. Satu informan kunci dan lima informan terlibat dalam pengumpulan data untuk penelitian. Informan kunci merupakan ketua yayasan, yang melakukan verifikasi terhadap pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan dan menentukan para informan, dengan kriteria guru Yayasan dan berlatar belakang non Pendidikan. Data yang terkumpul direduksi, disajikan dan diambil kesimpulan dengan interpretasi, sehingga mendapatkan penjelasan atau makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan pekerjaan yang terjadi di Yayasan Pendidikan Islam Bintang Cipta Madani tercermin dari diterimanya karir seorang guru sebagai batu loncatan untuk mendapatkan karir idamannya, sebagai wirausahan. Melalui karir guru, para informan mengembangkan karir mereka dan mengevaluasinya sebagai strategi untuk mencapai karir ideal mereka. Sehingga institusi pendidikan perlu untuk mengevaluasinya. Perlu dilakukan analisis mendalam lagi terhadap hasil temuan ini.
Analisis Job Hopping Pada Karyawan Generasi Z di PT.Xxx Fitrianingrum, Nurul; Arifianto, Chandra Fitra
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena job hopping di kalangan karyawan generasi Z di PT. Xxx. Penelitian kualitatif ini merupakan studi kasus dengan melibatkan lima karyawan generasi Z sebagai informan. Sedangkan satu HRD sebagai informan kunci dalam penelitian ini. Analisis yang digunakan ialah triangulasi data, dimana pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi yang memadai, program pelatihan yang terencana, lingkungan kerja yang positif, serta fleksibilitas waktu berpengaruh terhadap keputusan karyawan untuk berpindah pekerjaan. Selain itu, suasana hati dan tantangan dalam pekerjaan juga menjadi faktor pendorong.
E-HRM: The Key to Modern Employee Performance with Productivity as the Mediator Darmawan, Diaz Prasetia; Arifianto, Chandra Fitra
Pattimura Proceeding 2026: Proceeding of the 3rd International Conference of International Conference on Business and Eco
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pcst.2026.iconbe.p206-212

Abstract

This study aims to analyze the impact of electronic human resource management (e-HRM) on employee performance, both directly and indirectly through the mediating role of work productivity. Using a quantitative approach and saturated sampling method, the data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that e-HRM does not have a significant direct effect on employee performance, but it does have a significant effect on work productivity. In addition, work productivity significantly affects employee performance and effectively mediates the relationship between e-HRM and performance. These results indicate that the implementation of e-HRM does not automatically improve performance, but operates indirectly by encouraging increased work productivity. Theoretically, this study expands the understanding of the role of e-HRM by emphasizing the importance of productivity as a key mechanism for explaining the relationship between e-HRM systems and employee performance.