Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN HIPERTENSI KEHAMILAN DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD ARIFIN ACHMAD SELVI YANTI, JULI
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i76.306

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalamigagal bemafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapatmemasukkan oksigen dan mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya (Dewi, 2010).Hipertensi kehamilan merupakan kelainan vaskular yang terjadi sebelum kehamilan, saatkehamilan atau pada masa nifas, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah danterkadang disertai proteinuria, edema, konvulsi, koma, atau gejala-gejala lain (Hutahaean,2013). Berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Riau tahun 2012, kematian bayi akibat asfiksianeonatorum (22%) dari 94 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui bagaimana hubungan hipertensi kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorumdi RSUD Arifin Achmad. Jenis penelitian ini yaitu penelitian analitik kuantitatif denganmenggunakan desain case control yang dilaksanakan pada bulan April - Mei 2015 di RSUDArifin Achmad dengan sample 36 bayi yang lahir dengan asfiksia neonatorum sebagai kasusdan 36 bayi yang lahir tanpa asfiksia. Analisis data yaitu bivariat dengan uji Chi-Square. Hasilpenelitian ini didapatkan nilai ρValue = 0,004 (ρValue 0,05) artinya terdapat hubunganantara hipertensi kehamilan dengan asfiksia neonatorum di RSUD Arifin Achmad. Diharapkanpada semua petugas kesehatan di fasilitas kesehatan masyarakat meningkatkan pelayanankesehatan dan menginformasikan khususnya pada ibu hamil untuk sesering mungkinmelakukan kunjungan ANC minimal 4 x selama kehamilan, agar penyakit kehamilan dapatdiatasi sedini mungkin sebelum terjadi gangguan pada janinKata Kunci : Asfiksia Neonatorum, Hipertensi Kehamilan.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU TAHUN 2025 Indah Gamela, Gestya; Suci Hakameri, Cecen; Andriyani, Rika; Selvi Yanti, Juli; Vermita Warlenda, Sherly
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 2 (2026): Vol. 5 No. 2 Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v6i1.3778

Abstract

Anxiety among third-trimester pregnant women approaching childbirth is a psychological problem that can negatively affect both maternal and fetal health. Various factors such as age, education, parity, income, husband’s support, knowledge, and support from health workers are suspected to influence anxiety levels. This study aimed to identify the factors affecting anxiety among third-trimester pregnant women in facing childbirth at Payung Sekaki Public Health Center, Pekanbaru, in 2025. This study employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of third-trimester pregnant women who attended antenatal care at Payung Sekaki Public Health Center, Pekanbaru. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that there were significant relationships between husband’s support (p = 0.003), level of education (p = 0.015), age (p = 0.004), parity (p = 0.030), family income (p = 0.020), maternal knowledge (p = 0.024), and support from health workers (p = 0.038) with anxiety levels among third-trimester pregnant women. The factors influencing anxiety among third-trimester pregnant women approaching childbirth include husband’s support, education, age, parity, income, knowledge, and support from health workers. It is expected that health workers can enhance education and counseling for pregnant women and involve family members, especially husbands, in efforts to reduce anxiety before childbirth.Keywords: Anxiety, Pregnant Women, Third Trimester, Childbirth, Influencing Factors