Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Kendali Sepeda Listrik Berbasis Arduino Suhendro, Budi; Joni; Harsono, Djiwo
Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional Teknologi Industri, Lingkungan dan Infrastruktur) Vol 2 (2019): PROSIDING SENTIKUIN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.116 KB)

Abstract

A bicycle control system has been made using the PWM principle to adjust the motor speed byusing a distance sensor as a safety system on the highway. The background of this research,electric bicycles have still not installed a safety system that directly connects motor speed usingthe principle of Pulse Width Modulation (PWM). The control system that is designed are addedan ultrasonic sensor on the front of the bicycle that serves to measure the distance of the rider'sbicycle with other vehicles. Variation of the specified distance is equal to ? 1 meter, ? 2 meters,? 3 meters, and > 3 meters, so the risk of accidents on the highway can be decreases. Thepurpose of this research is design and build a control system using the PWM principle toregulate the rotation speed of the motor and safety systems on electric bicycles. The results ofthis research are in barrier-free condition, electric bicycles can drove with average maximumspeed of 28 km/hour. The speed of an electric bicycle that is affected by the front ultrasonicsensor at a high speed at a distance of 3 meter, 2 meter and 1 meter, respectively; 20.6km/hour; 15.5 km/hour; and 5 km/hour. The right ultrasonic sensor has succeed to activatingthe buzzer at a distance of ? 100 cm.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM KUNCI PENGAMAN PINTU RUANG R ADIASI DENGAN ARDUINO DAN SISTEM OPERASI ANDROID Suhendro, Budi; Karuniawan, Eriko Arvin; Suyatno, Suyatno
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeamanan sumber radioaktif diperlukan untuk mencegah akses tidak sah, perusakan, kehilangan, pencurian, dan/atau pemindahan tidak sah sumber radioaktif. Untuk itu diperlukan suatu sistem kunci elektronik yang mampu meningkatkan keamanan ruang penyimpanan radioaktif. Dibuatnya kunci elektronik dengan tiga kunci berlapis yaitu RFID, PIN, sidik jari yang juga dilengkapi dengan penyimpanan data dan notifikasi diharapkan dapat meningkatkan tingkat keamanan ruang radioaktif. Dari hasil pengujian sistem kunci pengaman elektronik ini mampu untuk menunjang keamanan sumber radioaktif sesuai persyaratan PERKA BAPETEN nomor6 tahun 2015 sebagai peralatan penunda tingkat keamanan A.Kata Kunci: Kunci pengaman, Arduino, Android.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL MESIN PENGELAS KAPSUL IRADIASI OTOMATIS BERBASIS PLC Yunus, Yadi; Istanto, Iwan; Kuntjoro, Diandono; Suhendro, Budi; Rahmansyah, Harizt
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 12, No 1 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v12i1.1958

Abstract

Di PRTRRB-BRIN proses pembuatan kapsul iradiasi pengelasannya masih dilakukan secara manual oleh tenaga ahli las bersertifikat, hal ini menjadikan ketergantungan akan keberadaan tenaga ahli las bersertifikat tersebut. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut maka dilakukan penelitian rancang bangun sistem kontrol mesin pengelas kapsul iradiasi otomatis berbasis PLC. Obyek kontrol dari sistem berupa 3 buah motor stepper sebagai aktuator mekanisme mesin las kapsul iradiasi. Motor stepper 1 sebagai aktuator gerakan vertikal naik-turun torch las menngarah dan balik titik awal pengelasan, motor stepper 2 sebagai aktuator gerak horizontal zig-zag untuk proses pelelehan awal dan pengelasan dan motor stepper 3 sebagai  aktuator gerak putaran roda pemegang kapsul untuk proses pengelasan flat melingkar tutup kapsul iradiasi. Untuk mempermudah operasional mesin las oleh operator, sistem kontrol dilengkapi dengan software human machine interface (HMI).  Otomatisasi mekanisme kerja mesin las mengggunakan pola pendekatan pada metode pengelasan secara manual, dimana pengelasan diawali dengan proses pelelehan awal base material dilanjutkan dengan proses pengelasan jalan flat normal hingga siklus pengelasan  selesai. Hasil uji simulasi pengelasan menunjukkan pola gambar daerah lasan telah memadai, keakurasian dan kepresisian gerak vertikal maupun horizontal  dari torch las masing-masing 100%, sedangkan akurasi dan presisi gerak roda putar pemutar kapsul iradiasi masing-masing 97,93 % dan 98,70 %