Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Electronic Word of Mouth in Building Decisions To Invest in Mutual Funds Through Bibit.id Febi Alfia Ulfa; Ari Susanti
Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/kanal.v12i1.1737

Abstract

Financial stability is the dream of every human being in facing life future, in the midst of rapid economic progress that makes people innovate, one of which is by investing. A person's lack of knowledge investing results negative things that can affect investment decisions. Bibit, which’s an investment platform that’s great demand by the people of Indonesia, has made researchers interested in examining the activities that occur in the dissemination of information about Bibit investments. Electronic word of mouth which’s commonly known as e-WOM is one of the newest innovations in the world of digital marketing, known for its broad and effective dissemination of information, making e-WOM one of the reasons for researchers to get to know more about e-WOM in disseminating information to the Bibit community. This research focused on how dimensions of e-WOM in building an interest investing in Bibit mutual funds for novice investors and what’s the role of e-WOM in building investment decisions for novice investors through AIDDA theory. The purpose of this study to determine the activity of e-WOM carried out by the Bibit community to attract novice investors to invest in the Bibit.id. This study uses a qualitative descriptive method by collecting interview data online as well as the determination of informants using a purposive sampling technique. The results of this study indicate that there’s a positive role in making investment decisions the Bibit.id by novice investors, due to the activity of e-WOM in the Bibit community dissemination of information that supports investment decisions.
Digitalization of Media Create Precocious Alpha Generation Ari Susanti
Jurnal Spektrum Komunikasi Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Spektrum Komunikasi : June 2023
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/spektrum.v11i2.474

Abstract

Alpha generation is born after 2010. They grew up and live with sophisticated digital technology. They are used to operating modern technology in daily activities. They are used to using technology to communicate with others, in the real world and the virtual world. Many public spheres in cyberspaces have been explored by them such as YouTuber, TikTok, WhatsApp, Facebook, online game, online news, e-commerce, m-banking and so on. This technology is called a smartphone which provides various conveniences with information services and unlimited benefits. This causes the alpha generation to enjoy the virtual world and ignore their activities in the real world. The lack of censorship on content uploaded in cyberspace makes the mindset and behavior of the alpha generation, who are still unstable, forced to mature and mature before their age. So that the digitization of this media can trigger a premature alpha generation. Various anticipations have been created by technology, for example applications that can filter content that is not suitable for children such as adult content, violence, issues of intolerance, and others. However, this protection is not enough. The role of parents is very important to overcoming this problem. Children spend more of their free time at home. Full support and concern from the government, society, academia and the media will complement various efforts to make the alpha generation free from digital fantasy addiction.
Bunga Rampai Digital Sebagai Media Peningkatan Kompetensi Diri Dalam Komunikasi Dakwah Bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ari Susanti; Astri Widyarulli Angraeni; Naimatul Mukaromah; Gede Devananda; M. Ainur Roji
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v10i1.2153

Abstract

Produksi bunga rampai digital merupakan salah satu upaya menggerakkan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan cara meningkatkan kompetensi diri yang disesuaikan dengan hasrat generasi Z. Pengabdian ini diawali pelatihan pembuatan bunga rampai digital kemudian dilanjutkan dengan produksi sebagai implementasi hasil pelatihan. Tujuan produksi bunga rampai digital ini agar IMM memiliki karya inovatif dan kreatif untuk menunjang kegiatan-kegiatan keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan seperti media promosi, media dakwah, media aktualisasi diri dan catatan sejarah IMM secara digital. Proses pembuatan bunga rampai digital ini memerlukan waktu kurang lebih 4 bulan. Proses pembuatan bunga rampai digital ini ada tema besar, yaitu (1) Kiprah IMM, (2) Senior IMM Turun Gunung, dan (3) Film Pendek Serba Serbi Dakwah IMM. Produksi 3 tema ini menjadi tonggak IMM yang senantiasa beradaptasi menyesuaikan selera generasi Z dan selalu berinovasi dalam penegakkan dakwah Al Islam dan Kemuhammadiyahan melalui digitalisasi media di era 5.0. Diharapkan, produksi bunga rampai digital ini mampu menjadi jawaban untuk pengembangan kaderisasi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT PEMERINTAH KABUPATEN DALAM MENSOSIALISASIKAN BAHAYA MEGATHRUST DI BANYUWANGI Maisya Yussy Ariyanti; Ari Susanti
Interelasi Humaniora Vol. 1 No. 5 (2025): INTERELASI - Desember
Publisher : BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24716/b02b7a19

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana strategi humas yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menyosialisasikan bahaya megathrust kepada masyarakat. Fenomena megathrust menjadi perhatian serius karena dampaknya yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Namun, masih banyak warga yang belum memahami atau bahkan cenderung meremehkan risiko tersebut. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, strategi komunikasi melalui berbagai media, edukasi langsung, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting dilakukan. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti hambatan-hambatan yang muncul dalam proses mitigasi bencana, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pemahaman masyarakat, dan rendahnya pemanfaatan teknologi, terutama di kalangan lansia yang belum memiliki smartphone. Strategi komunikasi yang baik diharapkan mampu menjembatani hambatan tersebut, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih informan yang relevan seperti pihak BPBD, Humas Pemkab Banyuwangi, dan masyarakat sekitar. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi masih memerlukan peningkatan, baik dari segi pemahaman masyarakat maupun keterlibatan aktif warga dalam kegiatan mitigasi bencana. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan strategi komunikasi bencana, khususnya terkait potensi megathrust di Banyuwangi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media harus terus diperkuat agar tujuan penanggulangan bencana dapat tercapai secara optimal.
Pembelajaran Kreatif Berbasis Outbound Kids dan Implikasinya Terhadap Citra Sekolah Di TK ABA 1 Cindogo Bondowoso Ari Susanti; Dwimay Fawzy
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2602

Abstract

Perkembangan media digital menuntut lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu mengelola komunikasi dan citra sekolah secara strategis. Pembelajaran inovatif menjadi pesan utama dalam membangun persepsi publik terhadap lembaga pendidikan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru taman kanak-kanak melalui pelatihan berbasis Training of Trainer (TOT) Outbound Kids yang terintegrasi dengan model PAIKEM GEMBROT, sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding sekolah. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pelatihan, diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan 55 guru TK se-Kecamatan Tapen, Bondowoso. Guru diposisikan sebagai subjek utama kegiatan, sementara siswa menjadi penerima manfaat tidak langsung melalui implementasi hasil pelatihan dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan berbasis Outbound Kids. Implementasi oleh guru berdampak positif terhadap keterlibatan, perkembangan motorik, kognitif, sosial-emosional, serta pembentukan karakter anak. Selain itu, aktivitas pembelajaran inovatif menghasilkan konten komunikasi yang memperkuat citra sekolah di mata masyarakat. Disimpulkan bahwa pelatihan guru berbasis TOT Outbound Kids merupakan strategi pengabdian yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD sekaligus mendukung penguatan komunikasi dan branding lembaga pendidikan.
ANALISIS PERSEPSI WALI MURID TERHADAP CITRA DAN STRATEGI PROMOSI SD AISYIYAH CINDOGO BONDOWO Ari Susanti; Sudahri
MEDIAKOM Vol. 8 No. 02 (2025): Mediakom, Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi promosi yang efektif dalam membangun kepercayaan calon orang tua terhadap kualitas pendidikan yang diberikan oleh SD Aisyiyah Cindogo. Dalam upaya menarik minat calon siswa baru, promosi yang berkelanjutan dan terintegrasi dianggap sebagai faktor kunci yang mempengaruhi keputusan orang tua. Kepercayaan orang tua tidak hanya terbentuk dari informasi yang disampaikan, tetapi juga melalui pengalaman dan keterlibatan mereka dalam proses pendidikan anak. Penelitian ini menyarankan agar SD Aisyiyah Cindogo mengembangkan strategi promosi yang mencakup nilai-nilai pendidikan yang lebih holistik, seperti pengembangan karakter, soft skills, dan kualitas fasilitas. Selain itu, pentingnya pemanfaatan teknologi dan media sosial serta keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga menjadi elemen yang krusial dalam mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua. Melalui pendekatan promosi yang adaptif dan inklusif, diharapkan kepercayaan orang tua terhadap sekolah dapat meningkat, yang pada akhirnya  akan  meningkatkan  jumlah  peminat  calon  siswa  baru  dan  memperkuat  citra positif  sekolah  sebagai  lembaga  pendidikan  yang  berkualitas  dan  peduli  terhadap perkembangan anak secara menyeluruh 
PENGARUH RUANG TERBUKA PUBLIK SUMBERSARI SEBAGAI PUBLIK SPHERE TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JEMBER Margi Akbar Perwira Negara; Ari Susanti
MEDIAKOM Vol. 9 No. 01 (2025): Mediakom, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sumbersari sebagai Publik Sphere (Ruang Publik) terhadap tingkat kepuasan masyarakat yang memanfaatkannya di Kabupaten Jember. RTH perkotaan memainkan peran krusial tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial, rekreatif, dan ekspresi publik. Konsep Publik Sphere, merujuk pada ruang di mana individu dapat berkumpul untuk berdiskusi, bertukar pandangan, dan membentuk opini publik, sangat relevan untuk diuji dalam konteks RTH. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan sampel masyarakat pengguna RTH Sumbersari. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kualitas RTH (fasilitas, aksesibilitas, kenyamanan) dan tingkat kepuasan masyarakat. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel RTH Sumbersari sebagai Publik Sphere (diukur dari kualitas fasilitas, dukungan interaksi sosial, dan fungsinya sebagai tempat berekspresi) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan RTH yang tidak hanya berfokus pada aspek ekologis, tetapi juga pada optimalisasi fungsi sosial dan demokratisnya sebagai ruang berkumpul yang inklusif. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan pemeliharaan RTH, menjadikannya pusat kegiatan komunitas yang lebih aktif dan representatif.
RELASI ANTARA INTENSITAS JUDI ONLINE DAN KETERBUKAAN DIRI (SELF-DISCLOSURE) MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER: Studi Korelasional pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Erwin Gutawa; Ari Susanti
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas keterlibatan mahasiswa dalam judi online dengan tingkat keterbukaan diri (self-disclosure) dalam komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima informan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang memiliki pengalaman keterlibatan judi online dengan intensitas yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan intensitas judi online yang tinggi cenderung memiliki tingkat keterbukaan diri yang rendah. Keterlibatan intens dalam judi online mendorong mahasiswa membatasi pengungkapan informasi pribadi sebagai bentuk perlindungan diri dari stigma sosial, penilaian negatif, serta tekanan psikologis. Hambatan keterbukaan diri dipengaruhi oleh faktor-faktor kontekstual, seperti kondisi psikologis yang tidak stabil, tekanan sosial, lingkungan pertemanan, serta pengalaman interpersonal sebelumnya. Sebaliknya, mahasiswa yang telah berhenti dari aktivitas judi online menunjukkan peningkatan keterbukaan diri, terutama ketika berada dalam lingkungan sosial yang suportif dan aman secara emosional. Dukungan sosial yang positif berperan penting dalam membantu pemulihan keterbukaan diri dan kualitas komunikasi interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan diri mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas judi online, tetapi juga oleh interaksi kompleks antara kondisi psikologis individu dan respons lingkungan sosialnya. Kata Kunci: judi online, keterbukaan diri, komunikasi interpersonal, mahasiswa, tekanan sosial