Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MEDIA SIBER PADA SIARAN LANSUNG VIRTUAL YOUTUBER AYUNDA RISU Kukuh Pribadi; Zeinel Arfin Sadiq; Ari Susanti
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Mediakom Vol 05, No 02, Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v5i2.8391

Abstract

With the creation of cyber media, nowadays almost everyone is able to do their own live broadcast. For example, today almost everyone is able to broadcast live through cyber media such as Instagram, Twitch, YouTube, Discord, and others. The fact is that today many people who work full-time and make a living are livestreamers or what can be called live broadcasters. One of the platforms that is widely used for live broadcasts is YouTube, actors who play a role in live broadcasts on YouTube are known as livestreamer youtubers. This phenomenon eventually created the term Virtual YouTuber (VTuber) or can be called a virtual YouTuber. This study aims to analyze Ayunda Risu's live broadcast. Virtual ethnography is a method used to investigate entities (users) on the internet and when these entities (users) explore when using the internet, there is a method that is able to describe this through the Cyber Media Analysis Method. Ayunda Risu's live broadcast content contains interesting and non-stale content and is monotonous to watch. So the findings from the Cyber Media Analysis on Ayunda Risu's Live Broadcast, it was found that when the Comivuro Virtual 1 and Comivuro Virtual 2 events were held, Ayunda Risu was able to replace humans as the master of ceremonies and grab the attention of the Japanese culture fandom in Indonesia.
KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA BARU DALAM MEMADUKAN KONSEP WISATA ALAM DAN EDUKASI DI DESA KEMIRI KABUPATEN JEMBER Juariyah Juariyah; Dewi Qurrotul Aini; Binaridha Kusuma Ningtyas; Kukuh Pribadi
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol 5, No 2 (2022): SADAR WISATA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v5i2.9033

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Komunikasi Pemasaran Wisata Baru dalam Memadukan Sebuah Konsep Wisata Alam Serta Edukasi di Desa Kemiri Kabupaten Jember. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan potensi wisata yang dimiliki setiap daerah masing-masing sehingga dengan dibentuknya sebuah wisata baru tersebut bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar wisata, serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan juga bisa memperkenalkan kepada masyarakat luas mengenai keunggulan dan keunikan yang dimiliki pada tempat destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jember. Pada penelitian ini menggunakan teori umum dari Cutlip and Center dan juga teori pendukung promotion mix dari Kotler (2001:98). Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Yang menjadi objek penelitian ini yaitu Wisata Baru pada Desa Kemiri. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 4 informan diantaranya yaitu pengelola wisata, karyawan yang bertugas dipemasaran dan dua orang pengunjung. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Desa Wisata Kemiri ini dalam proses pemasaran menggunakan langkah-langkah yang ada pada teori promotion mix, sehingga pemasaran yang dilakukan untuk wisata baru tersebut bisa secara maksimal. Walaupun dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dalam menjalankan pemasaran tersebut masih terdapat beberapa kendala yang dialami. 
Pendampingan Program Tilik Desa (Persidangan Online Di Desa) Untuk Perangkat Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember Ahmad Suryono; Kukuh Pribadi; Ery Alidafi Mukhtar
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.652

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mengubah lanskap segala bidang tidak termasuk layanan di bidang hukum, khususnya dunia peradilan. Hal ini ditambah dengan datangnya pandemi Covid-19 yang memaksa semua lini untuk adaptif dan menerima kehadiran teknologi informasi sebagai salah satu media dalam pelayanan publik. Salah satu jenis persidangan perdata yang bersifat voluntary adalah sidang permohonan, dimana tidak ada pihak dan sengketa di dalamnya, sehingga termasuk dalam kategori persidangan ringan dan relatif mudah dalam pembuktiannya. Salah satu jenis sidang permohonan yang masuk dalam kategori tersebut adalah permohonan perubahan nama, dimana secara substantif tidak ada yang berubah dari nama, hanya saja ada huruf, suku kata dan/atau frase yang salah atau tidak tepat. Jenis perkara ini termasuk perkara yang sederhana dan mudah pembuktiannya namun signifikan dampaknya terutama dalam hal pemohon memiliki kepentingan keperdataan yang memerlukan kesamaan identitas, seperti keperluan umrah, haji, identitas usaha, dan lain-lain. Pengadilan Negeri Jember memiliki terobosan untuk mempermudah urusan merubah nama dengan melakukan sidang secara online di desa, dimana sebelumnya pemohon wajib datang ke Pengadilan Negeri Jember setidaknya 5 sampai 8 kali. Terobosan tersebut dinamakan program TILIK DESA, dimana program dapat membantu memudahkan dan mempersingkat proses pencari keadilan yang secara geografis berjauhan lokasinya dengan Pengadilan Negeri Jember.