Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Haversine Formula pada Smart Garbage Can Suriyanto, M; Hidayatulail, Basitha Febrinda; Dirgantara, Wahyu
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 4, No 2 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.787 KB) | DOI: 10.32486/jeecae.v4i2.350

Abstract

Masalah mengenai kebersihan lingkungan yang tidak kondusif disebabkan karena masyarakat selalu tidak sadar akan baiknya kebersihan lingkungan dan manfaat membuang sampah pada tempatnya. Tujuan penelitian ini adalah membuat Tempat Sampah Pintar dan aplikasi pencarinya dengan menggunakan metode Haversine Formula untuk menemukan posisi tempat sampah terdekat menggunakan fitur GPS dan location based tracker pada smartphone Android. Dalam penelitian ini berhasil membangun dan menerapkan metode haversine formula untuk menemukan lokasi tempat sampah pintar yang paling dekat dengan pengguna. sehinga di dapat lokasi  terdekat dari tempat sampah dengan nilai error rata? rata 1,98%.
Klasifikasi Penyakit Pneumonia menggunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Office, Irfan Handy; Arifuddin, Rahman; Hidayatulail, Basitha Febrinda
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v23i2.491

Abstract

Pneumonia is an acute lung infection that affects lung tissue. The disease can be caused by various pathogens such as viruses, bacteria, fungi, and others. COVID-19 pneumonia is a serious condition that requires special attention because of its contagious nature and its severe symptoms, including high fever, difficulty breathing, and lack of oxygen. Diagnosis usually depends on clinical symptoms and imaging techniques such as chest x-rays. With automatic classification technology, pneumonia detection becomes more efficient. The study used Convolutional Neural Network (CNN) with ResNet50 architecture to classify types of pneumonia, including viral pneumony and COVID-19, from chest x-rays. Research methods include literature reviews, data collection, pre-processing, modeling, training, testing, and evaluation using metrics such as accuracy, precision, recall, and F1 scores. Experiments with different epochs yield 99% accurate training data, 81% accurate validation data, and a lack of learning on models that influence accurability on validation.
Prototipe Alat Monitoring Ketinggian Air Tambak dan Sungai Berbasis LoRa (Long Range) Firmansyah, Muhammad Yoga; Setiawan, Aries Boedi; Hidayatulail, Basitha Febrinda
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 3: September 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i3.7675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe alat monitoring ketinggian air tambak dan sungai berbasis LoRa (Long Range). Sistem ini dirancang untuk memberikan solusi bagi petani ikan untuk pemantauan secara real-time terhadap kondisi ketinggian air pada tambak dan sungai yang sering menjadi kendala dalam budidaya ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan perancangan dan pengujian alat secara sistematis. Prototipe ini menggunakan dua sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk mendeteksi ketinggian air pada tambak dan sungai. Data ketinggian air dikirim melalui LoRa RA-02 SX1278 dan dapat dipantau pada layar OLED 0,96”. Hasil pengujian menunjukkan deteksi ketinggian air dapat berjalan dengan baik. Pengiriman dan penerimaan data oleh LoRa dapat berjalan dalam jangkauan hingga 300 meter di area terbuka dan 175 meter di area yang padat hambatan berupa bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani ikan dalam memantau kondisi ketinggian air tambak dan sungai agar dapat melakukan tindakan pencegahan apabila terjadi banjir untuk mengurangi resiko kerugian dan meningkatkan efisiensi pemantauan dari jarak jauh tanpa perlu datang secara langsung ke lokasi tambak.
Pengolahan Limbah Cair Tempe Pada Industri Skala Kecil Di Kepanjen, Kabupaten Malang Sonalitha, Elta; Hidayatulail, Basitha Febrinda; Arianto, Nur Alif; Nachrowie, Nachrowie; Rozaq, Rozaq; Bungalawele, Stepin Bless Etnaf
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i2.6086

Abstract

Limbah cair industri tempe adalah sisa cairan yang dihasilkan dari proses pembuatan tempe secara massal. Limbah ini umumnya mengandung air, bahan organik seperti protein dan karbohidrat, serta kadang-kadang senyawa nitrogen seperti amonia. Limbah cair ini perlu dikelola dengan baik karena dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan benar. Proses pengolahan limbah cair industri tempe umumnya terdiri dari filtrasi, oksidasi, dan pemurnian. Untuk mengurangi dampak limbah tempe terhadap lingkungan, penting untuk melakukan pengelolaan limbah yang baik, seperti pengolahan limbah sebelum dibuang, penggunaan kembali limbah sebagai pupuk cair organik dan penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan limbah tempe. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pembekalan ketrampilan tentang lingkungan yang sehat, pengetempean pengolahan limbah tempe dan pemanfaatan cairan pengolahan limbah. Pelatihan implementasi program pengolahan limbah yang memadukan antara kegiatan ceramah dan praktek, penataan lingkungan produksi dan pengolahan limbah dengan harapan di masa yang akan datang terbangun Lingkungan yang sehat dan bersih. Ketercapaian target kegiatan yaitu pengetahuan lingkungan terhadap pengrajin tempe dusun legok kabupaten kepanjen meningkat, hal ini diketempei dari survey tentang lingkungan yang diaksanakan sebelum dan sesudah kegiatan. Tingkat ketercapaian ketepatan solusi antara persoalan, kebutuhan atau tantangan yang  ditangani dan metode yang diterapkan mendapatkan reaksi positif dari mitra.