Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI EFEK PENYEMBUHAN LUKA SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (VERNONIA AMYGDALINA.DEL) PADA MENCIT JANTAN Ernawaty, Ernawaty; Bintarti, Tri; Handayani, Maya
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.559 KB)

Abstract

African leaf (Vernonia amygdalina) is one of the potent plants as antidiabetic, antibacterial,antifungal, analgesic and antioxidant. The aims of this study was to determine the wound healingeffect of ethanolic extract of african leaves gel and obtain an effective formula. It was an experimentalresearch. Injuries were made by cutting the back of mice’s skin with diameter ± 1 cm. Fourty eightmice were divided into 8 groups, one group as control, EEDA 1%, EEDA 3% , EEDA 5%, EEDA 7%,EEDA 9% , Bioplacenton as positif control and base gel group. The observation was done bymeasured the diameter of wound visually. The mice declared cure and marked growth of new skin andhair around the wound. At the end of the test performed histophatological test. This study concludedthe ethanol extract of Africa leaves have wound healing effect in mice and EEDA 9% have woundhealing effect at 15th daya.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI KEMAMPUAN SEBAGAI ANTIOKSIDAN DARI DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava. L) Bintarti, Tri
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.229 KB)

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul yang mempunyai elektron bebas, sangat mengganggu  kesehatan. Salah satu upaya penanggulangannya dengan antioksidan. Berbagai antioksidan sintetis telah digunakan misalnya butilhidroksi toluen dan butilhidroksi anisol, namun menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan. Secara alamiah di dalam tubuh terdapat antioksidan yaitu  superoksida dismutase, glutatin dan katalase, tetapi tergantung pada asupan makanan terutama mengandung fenolik dan flavonoid. Secara trdisional daun jambu biji digunakan untuk mengobati diare, disentri, menurunkan kolesterol, haid tidak teratur, luka, dan sariawan. Dilihat dari berbagai khasiat ini kemungkinan daun jambu biji mengandung senyawa kimia yang berpotensial sebagai antioksidan, terutama senyawa fenolik, maka penulis menguji kemampuan daun jambu biji sebagai antioksidan. Daun jambu biji disiapkan menjadi ekstrak etanol, difraksinasi dengan n-heksan, etil asetat dan air, dilakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak etanol dan masing-masing fraksi. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode Radical Scavenger menggunakan 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak etanol mengandung alkaloid, tannin, flavonoi, steroid, saponin, dan glikosida. fraksi n-heksan mengandung alkaloid dan glikosida. fraksi etil asetat mengandung  tanin.  fraksi air mengandung tannin dan  glikosida. Sebagai antioksidan ekstrak etanol dan fraksi air berkategori kuat dengan IC50 etanol =42,06mg/ml, fraksi air = 49,41mg/ml,  fraksi n-heksan dan etil asetat berkategori sedang dengan  IC50 fraksi n-heksan = 58,15mg/ml, fraksi etil asetat =51,60mg/ml.