Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Sosial Budaya dalam Novel Jenderal Kambing Karya Khrisna Pabichara (Perspektif Kajian Sosiologi Sastra) Sorraya, Artifa; Zahrotul Lutfiyah, Luly
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v29i4.477

Abstract

This research is entitled "Socio-cultural Value in General Kambing Novel by Khrisna Pabichara Perspective of Sociology of Literature". The interesting thing about General Kambing's novel is the structure of the novel, and the socio-cultural life contained in the novel. So that this research only focuses on the structure of the novel and what socio-cultural values ​​contained in the novel Gen Kambing. The subject of this study was the novel Gen Kambing by Khrisna Pabichara. The object of this research is the whole data that relates to the existing socio-cultural values, so that the whole part of the novel is considered to support the research data. In accordance with the type of research, data analysis was carried out using descriptive qualitative methods to analyze this novel. In its application, heuristic and hermeneutic reading methods are used. Heuristic reading method is a way of working done by readers by interpreting structurally. While the method of reading hermeneutics is to find meaning. This method is a way of working done by the reader by reading back and forth from beginning to end.
MODEL PEER ASSESSMENT DALAM MATAKULIAH BERBICARA INDIVIDU Sorraya, Artifa
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 1 No. 1 (2018): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v1i1.928

Abstract

Keterampilan berbahasa khususnya matakuliah berbicara individu dalam pembelajaran Bahasa Indonesia memegang peran penting dan menuntut banyak hal yang dikuasai, meliputi aspek kebahasaan dan non kebahasaan sehingga mahasiswa mudah dalam mempercepat penguasaan mahasiswa dalam pembelajaran berbicara, karena itulah matakuliah berbicara individu merupakansarana yang baik untuk menumbuh kembangkan cara berbicara dan berpikir tentang apa yang akan dibicarakan. Proses pembelajaran merupakan suatu interaksi antara peserta didik atau mahasiswa dengan pendidik/ dosen sebagai pengajar, dengan pembelajaran berbicara mahasiswa mampu dan paham tentang pelajaran tersebut sehingga proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan menggunakan paedagogik yang mencakup strategi maupun teknik mengajar. Keberhasilan belajar peserta didik yang dicapai dapat diukur melalui penilaian hasil belajar. Salah satu dengan model peer assessment. pendekatan pengajaran melalui penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar dalam mencapai tujuan belajar. Penilaian dalamaktivitas berbicara terfokus pada faktor atau elemen utama dalam berbicara, yaitu faktor kebahasaan (verbal), Faktor kebahasaan yang dinilai meliputi (1) pengucapan vocal, (2) pilihan kata , (3) penguasaan topik, (4) kejelasan isi, dan(5) kelancaran