Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pajanan Logam Berat Dan Keluhan Pernafasan Pada Petani : Studi Kualitatif di Area Industri Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan Indonesia Meirindany, Tina; Rahma Siregar, Nurul; Dynaria Siregar, Yetti
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1730

Abstract

Aktivitas industri dan pertanian meningkatkan emisi polutan berbahaya ke lingkungan terutama akumulasi logam berat. Peningkatan logam berat, terutama kadmium (Cd) berkaitan dengan gangguan pernapasan dan penyakit paru kronis. Pada wilayah industri Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan terdapat kasus ISPA yang mengalami tren peningkatan. Pengukuran menunjukkan kadar kadmium dalam tanah dan gabah melebihi Batas Maksimum Residu (BMR).Paparan kadmium meningkatkan risiko kesehatan bagi petani dan masyarakat sekitar. Kondisi ini menurunkan produktivitas petani serta berdampak pada kesehatan masyarakat dan keluhan pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman petani terkait keluhan pernapasan dan mengidentifikasi faktor lingkungan kerja yang berpotensi menyebabkan pajanan logam berat, serta menganalisis kesadaran petani terhadap risiko paparan logam berat dan dampaknya terhadap pernapasan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif petani terkait keluhan pernapasan akibat pajanan logam berat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi dan analisis data secara tematik. Petani mengalami keluhan pernapasan seperti batuk kronis dan sesak napas yang berdampak pada produktivitas. Sumber paparan utama meliputi polusi udara industri dan penggunaan pupuk kimia sehingga kadmium semakin larut ditanah dan pestisida yang diduga mengandung logam berat. Pengetahuan petani mengenai risiko logam berat masih sangat terbatas sehingga perilaku protektif terhadap zat berbahaya belum optimal. Paparan polusi udara dan logam berat di lingkungan pertanian berdampak signifikan terhadap kesehatan pernapasan petani. Rendahnya pengetahuan akan bahaya logam berat memperburuk kondisi ini meskipun petani menunjukkan keinginan kuat untuk mendapatkan edukasi dan dukungan. Oleh karena itu, intervensi terpadu dari pemerintah, industri, dan instansi kesehatan diperlukan guna mengurangi risiko kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KADAR MERKURI (Hg) PADA AIR SUMUR PENDUDUK DI DESA TAMIANG KECAMATAN KOTANOPAN KABUPATEN MANDAILINGNATAL Siregar, Nurul Rahmah; Pandia, Setiaty; Ashar, Taufik
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 1 No 1 (2016): Vol.1 No.1. April 2016
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ground water could be contaminated by heavy metal Mercury (Hg), which could come from the activity of gold mining at the side of river flow. Waste with mercury content will flow to the river so could pollute wellwater along the watershed. The contamination of wellwater is affected by some factors.The objective of the research was to analyze some factors which influenced mercury (Hg) content in people’s wellwater at Tamiang Village, Kotanopan Subdistrict, Mandailing Natal District. The research used an analytic survey with cross sectional study. The samples of the research were the wellwater used as drinking water and the soil around these sites. The data were analyzed by using Mann-Whitney test and multiple linear regression tests.The result of the research showed that the highest mercury measured was 0,00207mg/l, Variables of the distance of polluting source from the wells (p = 0.000), and soil porosity (p = 0.000) influenced the mercury (Hg) content in wellwater, while the age of the wells (p = 0.183), well construction/physic (p >0.25), wellwater temperature (p = 0.760), and well depth (p = 0.594)did not have any influence on the mercury (Hg) content in wellwater. The multiple linear regression tests showed that the mercury content in wellwater was affected by the variable of the distance of the polluting source from the wells with coefficient value Exp (β) of 5.882E6 and the soil porosity with coefficient value Exp (β) of 5.317E-5.