Wasanjoyo, Medi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mistisisme Makam Syekh Siti Jenar di Desa Lemahabang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan Wasanjoyo, Medi
RELIGIA Vol 22 No 1: April 2019
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.799 KB) | DOI: 10.28918/religia.v22i1.1853

Abstract

Makam Syekh Siti Jenar hadir sebagai budaya di dalam masyarakat. Melalui makam tersebut masyarakat merasa lebih dekat dengan Tuhan. Mistisisme yang dibangun oleh masyarakat memberikan pandangan lain terhadap makam tersebut. Dalam pandangannya menjadikan ritus sebagai ekspresi terhadap sesuatu yang lain atau di sebut dengan mistisisme dan keramat. Pokok masalah dalam penelitian ini mencakukup dua hal; [1] Bagaimana Mistisisme dalam Makam Syekh Siti Jenar? [2] Bagaima Fungsi Mistisisme Makam Syekh Siti Jenar terhadap Manunggaling Kawulo Gusti bagi peziarah? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan field research dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan fenomenologi, dalam metode ini bermaksud untuk menarik fakta-fakta dan fenomena yang ada. Hasil penelitian ini menunjukan masyarakat sekitar dan peziarah meyakini bahwa makam Syekh Siti Jenar memiliki aura negatif yang berbau mistis. Sehingga makam Syekh Siti Jenar sebagai bentuk atau wujud dari religiusitas masyarakat, terutama bagi para peziarah yang datang ke makam untuk memohon do?a dan meminta ketenangan hidup melaui berzikir di makam Syekh Siti Jenar, tindakan tersebut diwujudkan dalam proses Manunggaling Kawulo Gusti, untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya, karena dzat Tuhan sesungguhnya ada dalam diri manusia.
Mistisisme Makam Syekh Siti Jenar di Desa Lemahabang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan Wasanjoyo, Medi
Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu KeIslaman Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v22i1.1853

Abstract

Syekh Siti Jenar's tomb is present as a culture in the community. Through this tomb, people feel closer to God. The mysticism built by the community gave another view of the tomb. In his view, making rites an expression of something else or called mysticism and sacred. The main problem in this study is enough for two things; [1] How is Mysticism in Sheikh Siti Jenar's Tomb? [2] How is the Function of Sheikh Siti Jenar's Mysticism of the Manunggaling Kawulo Gusti for pilgrims? This study is a field research field research using qualitative descriptive methods, and uses a phenomenological approach, in this method intends to draw facts and phenomena that exist. The results of this study show that the surrounding community and pilgrims believe that Sheikh Siti Jenar's tomb has a negative aura that is mystical. So that Syekh Siti Jenar's grave is a form or form of community religiosity, especially for pilgrims who come to the tomb to ask for prayer and ask for peace of life through the remembrance of Syekh Siti Jenar's tomb, this action is manifested in the process of Manunggaling Kawulo Gusti. to his Lord, because the essence of God really exists in humans