Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN GANDARUSA (Justicia gendarusa, Burm f.) MENGHAMBAT PROSES PENUAAN OVARIUM DAN MENGHAMBAT TERBENTUKNYA KISTA FUNGSIONAL PADA MARMUT (Cavia cobaya) Rusmiatik, Rusmiatik; Pangkahila, Wimpie
JURNAL KEDOKTERAN Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v5i2.231

Abstract

Penuaan merupakan proses alamiah yang dilalui oleh setiap mahluk hidup bila mempunyai umur panjang, sekaligus sebagai proses yang sangat ditakuti oleh kebanyakan orang. Selama proses tersebut, terjadi perubahan anatomi dan penurunan fungsi organ tubuh. penerapan ilmu terkini dan teknologi-teknologi kedokteran untuk deteksi dini, pencegahan, pengobatan, dan pengembalian berbagai disfungsi yang berkaitan dengan usia dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian ekstrak daun gandarusa (justicia gendarusa Burm .f) dapat mengurangi pembentukan kista fungsional dan mampu menghambat proses penuaan pada ovarium marmut. Rancangan penelitian ini adalah posttest only control group design, terdiri dari empat kelompok. Besar sampel 28 ekor marmut betina berusia 24 bulan, berat badan 600-650 gram. Pemilihan sampel secara random. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan waktu perlakuan 28 hari. Kelompok kontrol diberikan 6 ml aquadest dan kelompok perlakuan masing – masing diberikan ekstrak daun gandarusa 6 ml peroral 2 kali sehari sesuai dosis. Sesudah perlakuan dilakukan pembedahan, pembuatan preparat histologi ovarium, dan pengamatan menggunakan mikroskop. Analisis data terdiri dari analisis deskriptif dan komparatif dengan bantuan komputer.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah folikel skunder, dan mengurangi terbentuknya kista fungsional secara bermakna dengan nilai (p<0,05) pada kelompok perlakuan, disebabkan kemampuan ekstrak daun gandarusa sebagai fitoestrogen dan antioksidan alami menghambat terbentuknya radikal bebas, sehingga melindungi DNA dan sel dari kerusakan.Simpulan : ekstrak daun gandarusa meningkatkan jumlah folikel skunder, dan mengurangi terbentuknya jumlah kista fungsional. Saran: perlu penelitian lebih lama agar efek ekstrak daun gandarusa terhadap ovarium tampak lebih jelas.
Antibacterial Effectiveness Test of Combination Ethanol Extract of Rosella Flowers (Hibiscus Sabdariffa) and Green Betel Leaves (Piper betle L) on Growth Escherichia coli Pradivtha, I Wayan Anantha; Wanadiatri, Halia; Rusmiatik, Rusmiatik; Lestari, Novianti Anggie
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11562

Abstract

Infections from bacteria like Escherichia coli continue to be a major health issue, especially because of the rising rates of antibiotic resistance. This situation emphasizes the necessity for creating different antibacterial solutions that come from natural sources. The Roselle flower (Hibiscus sabdariffa L.) and the green betel leaf (Piper betle L.) are recognized for having several secondary compounds that may have antibacterial properties. This study aimed to determine the antibacterial effectiveness of a combination of ethanol extracts of roselle flower and green betel leaf against the growth of Escherichia coli. This study was an experimental laboratory study using a post-test only control group design. Ethanol extractions from the roselle flower and green betel leaf were assessed separately at a concentration of 100% and together at a ratio of 50%:50%. The antibacterial properties were examined using the disk diffusion technique. Ciprofloxacin was utilized as a positive control, and 10% Dimethyl Sulfoxide acted as a negative control. The findings indicated that the 100% ethanol extract of the roselle flower yielded an average inhibition zone diameter of 19.6 mm, whereas the 100% ethanol extract of the green betel leaf resulted in an average inhibition zone diameter of 29.4 mm. The combined extract at a 50%:50% ratio showed an average inhibition zone diameter of 25.2 mm. Thus, it can be concluded that the mixture of ethanol extracts from the roselle flower and green betel leaf demonstrates significant antibacterial effects against Escherichia coli, although it remains less effective than the green betel leaf extract alone.