Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Usia Dini Di Lingkungan Keluarga Sari, Nelfa; Hakim, Anwar
Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/zuriah.v4i1.6645

Abstract

This research was conducted to analyze Islamic religious education for early childhood in the family environment. This research is a narrative literature review using an overview article. The data analysis technique used is conduct a search, identify keywords, review abstracts and article and document results. The results of this research are Islamic religious education material for early childhood in the family environment, namely faith education, worship education, and moral education. Meanwhile, Islamic religious education methods for early childhood in the family environment are example, advise, customs attention, training, experience, games, songs, stories, praise, punishment, targhib and tarhib.
ANALISIS HUKUM ARISAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Hakim, Anwar
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i4.821

Abstract

Diantara tindakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan materi ialah arisan, arisan merupakan kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi diantara mereka untuk menentukan siapa yang memperolehnya, undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan berkala sampai semua anggota memperolehnya. Sistem arisan adalah salah satu sistem perekonomian tradisional Indonesia yang mengedepankan prinsip gotong royong dan kekeluargaan. Penelitian ini merpuakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan analisis data kualitatif, yaitu setelah semua data telah berhasil dikumpulkan, maka penulis menjelaskan secara rinci dan sistematis sehingga dapat tergambar secara utuh dan dapat dipahami secara jelas kesimpulan akhirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis berbagai macam kegiatan arisan yang ada di masyarakat dan bagaimana hukum arisan dalam Islam. Dari hasil penelitian diperoleh seagai berikut: Pertama: Dalam sistem arisan yang berkembang di masyarakat, baik itu arisan uang maupun barang diperbolehkan menurut hukum Islam dengan alas an 1) karena tidak nash yang secara tegas melarangya dan ini merupakan bagian dari perkara muamalah yang secara prinsip boleh selama tidak ada unsur yang menyebabkan perbuatan itu dilarang; 2) Tidak ada unsur penipuan (tadlis), gharar, selama dilakukan dengan adil, transparan, disaksikan oleh peserta, tidak ada yang dirugikan, serta arisan ini; 3) merupakan bagian dari tolong-menolong, menjalin silaturahim. Kedua, arisan dengan system menurun diharamkan menurut hukum Islam karena terdapat unsur riba, tadlis (penipuan), gharar, dan kecurangan.
Analisis Putusan MA Perkara No 916/Pdt.P/2022/PN.Sby Dalam Mengabulkan Permohonan Pencatatan Nikah Beda Agama Dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 Hakim, Anwar; Soderi, Ridhokimura
Berasan: Journal of Islamic Civil Law Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/berasan.v1i1.4736

Abstract

Abstract: Interfaith Marriage in the Perspective of Marriage Law No. 1 of 1974 (Review of Analysis of Article 2 of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage). Indonesia is a country with a multi-religious society. The various religions and beliefs held by the Indonesian people open up the potential for interfaith marriages. Interfaith marriages often cause polemics in society, this is because in Indonesia interfaith marriage is something that is considered uncommon and contrary to religious beliefs held by the majority of Indonesian people. In Indonesia, the rules related to marriage are contained in Law No. 1 of 1974 concerning Marriage and the Compilation of Islamic Law. Article 2 of the Marriage Law No. 1 of 1974 states that "a marriage is said to be valid if it is carried out according to the laws of each religion and belief". Problems arise when marriages are carried out by different religions and different beliefs, and the article does not mention interfaith marriages. The purpose of writing this scientific article is to examine and analyze the meaning related to these rules and other rules related to marriage in the Indonesian legal system, in order to determine and confirm the position of interfaith marriages according to Indonesian laws and regulations. This research is a normative research using the approach of legislation in Indonesia. Based on the analysis of the legal material obtained, interfaith marriage according to the marriage law in Indonesia is not allowed.
Implikasi Perbedaan Usia dalam Perkawinan terhadap Hak dan Kewajiban Suami Istri menurut Hukum Islam Hakim, Anwar
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Family Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v6i1.44611

Abstract

This study aims to analyse the implications of age difference in marriage on the rights and obligations of husband and wife, with a focus on the aspects of maintenance, household leadership, harmony, and resolution of domestic conflicts according to Islamic law and religious court practices.The research method used is empirical research with a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews with married couples with significant age differences and through a document study of religious court decisions relating to age-difference marriages. The results show that age differences in marriage affect the pattern of household leadership, communication, and the division of roles in the family. In some cases, younger husbands tend to experience challenges in carrying out the role of head of the family, while older wives are more dominant in decision-making. Economic factors and the level of emotional maturity also play a role in determining household harmony. From the perspective of Islamic law, age difference is not a barrier in marriage, but it can be a source of conflict if there is no balance in carrying out the rights and obligations of husband and wife. The conclusion of this study is that marriages with significant age differences require a deeper understanding of the rights and obligations in the household in order to create balance and harmony. Therefore, pre-marital guidance and the active role of religious courts in providing legal advice for couples with significant age differences are needed.
Describing Student Engagement in Higher Education Hakim, Anwar
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/6s7qbe88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterlibatan siswa dengan cara ini. Secara khusus, definisi keterlibatan siswa, domain keterlibatan akademik dan sosial, dan pentingnya keterlibatan sebagai motivator untuk ketekunan siswa disajikan.Hasil penelitian menunjukkan Domain di mana keterlibatan mahasiswa kurang informasi adalah keterlibatan sosial, Yaitu, mengetahui perilaku, kognisi, dan emosi siswa karena berkaitan dengan pengalaman sosial mereka dengan teman sekelas dan teman di atau di sekitar kampus dalam tugas-tugas non-akademik. Meskipun ada ukuran keterlibatan siswa, ada kebutuhan untuk ukuran keterlibatan yang lebih berorientasi sosial karena keterlibatan sosial dapat bermanfaat bagi siswa.
PETUNG HARI PERNIKAHAN ETNIK JAWA KECAMATAN AIR RAMI KABUPATEN MUKOMUKO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Hakim, Anwar
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v5i2.2995

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perhitungan hari baik pada masyarakat Jawa di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko dalam perspektif hukum Islam. Rumusan masalah yang diambil : Pertama, bagaimana sistem perhitungan hari baik pada masyarakat Jawa di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. Kedua, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap perhitungan hari baik pada masyarakat Jawa di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. Jenis penelitian merupakan penelitian lapangan (library resarch) dengan menggunakan pendekatan historis dan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data menggunakan sistem wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan: Pertama, sistem perhitungan hari baik di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko menggunakan sistem perhitungan neptu hari dalam seminggu dan neptu pasaran lima, serta sistem perhitungan hari baik melalui proses penentuan hari geblak mbo’e, menghindarkan bulan buruk dan mencari bulan baik, menggunakan perhitungan hari mujur (halmuj). Kedua, ditinjau berdasarkan hukum Islam perhitungan hari baik pada masyarakat Jawa di Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko termasuk ke dalam urf shahih yang dapat diterima oleh syara’. Kata kunci: Petung Hari, Hukum Islam. Abstract: This study aims to determine the system of calculating good days in the Javanese community in Air Rami District Mukomuko District in the perspective of Islamic law. The formulation of the problem is taken: First, how is the system of calculating good days in the Javanese community in Air Rami District, Mukomuko Regency. Second, how is the review of Islamic law on the calculation of good days in the Javanese community in Air Rami District, MukomukoRegency. This type of research is field research (library resarch) using a historical approach and an empirical juridical approach. Data collection techniques using a system of interviews, observation and documentation. From the results of the research concluded: First, the system of calculating the good days in Air Rami Subdistrict, Mukomuko Regency uses the system of calculating days in a week and five markets, and the system of calculating good days through the process of determining the day of the meblegeblak, avoiding bad months and looking for a good month, using lucky day calculations (halmuj). Secondly, it is reviewed based on Islamic law calculation of good days in the Javanese community in Air Rami Subdistrict, Mukomuko Regency, including the valid urf that can be accepted by syara'. Keywords: Petung Hari, Islamic Law.