Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi perbandingan adsorpsi Rhodamin B menggunakan karpel buah roda teraktivasi asam dan basa Bunga F. R. Abadi; Dian Arrisujaya; Nurlela Nurlela; Gladys A. P. K. Wardhani
Jurnal Litbang Industri Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v13i1.7669.11-17

Abstract

Studi perbandingan adsorpsi Rhodamin B dalam larutan telah dilakukan menggunakan adsorben karpel buah roda teraktivasi asam dan  basa. Adsorben diaktivasi menggunakan HNO3 0,01M dan NaOH 1%. Metoda yang digunakan dalam adsorpsi Rhodamin B dengan variasi parameter yang mempengaruhi kapasitas adsorpsi diantaranya, pH larutan, waktu kontak, bobot adsorben, dan konsentrasi larutan yaitu dengan metode batch. Interpretasi data adsorpsi Rhodamin B menggunakan model isoterm Langmuir, Freundlich, Temkin dan Dubinin–Radushkevich. Pengukuran kapasitas adsorpsi dari nilai penurunan konsentrasi Rhodamin B menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 555 nm. Kapasitas adsorpsi maksimum Rhodamin B oleh karpel buah roda teraktivasi asam dan basa masing-masing sebesar 57,80 mg/g dan 48,30 mg/g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben karpel buah roda merupakan adsorben yang potensial dalam menurunkan konsentrasi Rhodamin B dalam larutan.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI MIKRO PARTIKEL KARBON AKTIF TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Mamay Maslahat; Elli Kamalia; Dian Arrisujaya
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 02 October (2022) Analit : Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i02.2022.p177-188

Abstract

Karbon aktif memiliki banyak kegunaan dalam berbagai bidang di antaranya lingkungan, kesehatan dan farmasi, serta kecantikan. Fungsi dan kegunaan karbon aktif terkait erat dengan ukuran partikel karbon aktif itu sendiri. Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi karbon aktif tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam ukuran mikropartikel. Sintesis mikropartikel karbon aktif dilakukan secara top down dengan menggunakan planetary ball milling. Karakterisasi terhadap mikropartikel karbon TKKS meliputi uji mutu berdasarkan SNI No. 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis yaitu parameter kadar air, kadar abu, uji spektrum Fourier Transform Infrared (FTIR), dan uji Scaning Electron Microscopy (SEM). Mikropartikel karbon aktif TKKS telah berhasil disintesis selama 10 jam mencapai ukuran partikel 1,60 µm, dan telah memenuhi standar kualitas SNI No. 06-3730-1995 pada parameter kadar air sebsar 3,03%, daya serap terhadap iodin dan daya serap terhadap biru metilen berturut-turut sebesar 1547,58% dan 148,21 mg/g.Kata kunci: FTIR, karbon aktif, mikropartikel, SEM, TKKS. 
Water Quality Status of Situ Tlajung Hilir Assessed by The STORET Method Mia Azizah; Eva Muzdalifah; Dian Arrisujaya
Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Vol. 16 No. 1 (2026): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v16i1.1000

Abstract

Situ Tlajung Hilir is a small lake in Wanaherang Village (Gunung Putri, Bogor Regency) that supports irrigation, recreational fishing, and small-scale aquaculture for the surrounding community. After reports of severe pollution in late 2021, when blackened and malodorous water accompanied by fish kills was linked to domestic and industrial discharges, its present condition warranted re-assessment. This study evaluated the lake’s water-quality status using the STORET method against the Class II criteria of Government Regulation No. 22 of 2021. Samples drawn from three representative points (Points 1–3) on a single sampling occasion (19 March 2023) were examined for temperature, TDS, TSS, pH, COD, BOD, DO, total phosphate, sulphate, dissolved cadmium and lead, and fecal coliform, following the relevant Indonesian National Standards (SNI) and Standard Methods (23rd ed.) through gravimetric, titrimetric, spectrophotometric, ICP-OES, and Most Probable Number techniques. Averaged over the three points, the physical indicators and the dissolved metals stayed within Class II limits, whereas COD (27.35 mg/L), BOD (5.43 mg/L), DO (4.2 mg/L), total phosphate (0.10975 mg/L), and fecal coliform (2000 MPN/100 mL) each breached their thresholds. Summing the penalty scores produced a STORET value of –90, classifying the lake as Class D (heavily polluted), with organic and microbial loading from domestic and adjacent land-use activities as the dominant drivers.
PEMANFAATAN ARANG AKTIF TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU DI SENTRA PRODUKSI TAHU KAMPUNG IWUL, BOGOR Mamay Maslahat; Srikandi Srikandi; Nia Yuliani; Dian Arrisujaya
Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jai.v2i1.460

Abstract

AbstractTofu is one of the highly nutritious food ingredients, a source of vegetable protein that is needed by the community, has a relatively low price so that it can be reached by the community, and can replace rather expensive animal protein sources. Bojong Sempu Village, Parung District, Bogor Regency, is a tofu production centre village with business actors included in the Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) criteria. One of the partners' problems is the need for a wastewater treatment plant (IPAL) for tofu liquid waste. This service informs tofu artisans about processing liquid waste by adsorbing activated charcoal from empty palm oil bunches (Arif-Takosa). The activities carried out in the implementation of community service are counselling, filling out pretest and post-test questionnaires for participants, submitting drums for processing tofu liquid waste, stainless steel pans, Arif-Takosa and monitoring liquid waste storage and tofu liquid waste disposal channels. The results achieved by counselling on making Arif-Takosa and processing tofu liquid waste increased the knowledge and understanding of tofu artisans about making Arif-Takosa and processing tofu liquid waste. We have seen this from the post-test after counselling. Each tofu artisan was given a drum and Arif-Takosa for processing tofu liquid waste at the factory. Based on monitoring at partner locations, the liquid waste from tofu production had not been processed and was immediately discharged into the environment.Keywords: Adsorption, Arif-Takosa, Tofu Artisans AbstrakTahu merupakan salah satu bahan pangan bergizi tinggi, sumber protein nabati yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, yang memiliki harga yang relatif murah sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat dan dapat menggantikan sumber protein hewani yang relatif mahal. Desa Bojong Sempu, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor adalah salahsatu desa sentra produksi tahu dengan pelaku usaha termasuk dalam kriteria Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu permasalahan UMKM tahu ini sebagai mitra adalah belum ada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk limbah cair tahu. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pengrajin tahu tentang pengolahan limbah cair tahu secara adsorpsi menggunakan arang aktif berbahan dasar tandan kosong kelapa sawit (Arif-Takosa). Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan, pengisian kuisioner pretest dan post test peserta, penyerahan drum untuk pengolahan limbah cair tahu, panci stainless steel, Arif-Takosa, dan pemantauan penampungan limbah cair dan saluran pembuangan limbah cair tahu. Hasil yang dicapai dengan dilakukannya penyuluhan pembuatan Arif-Takosa dan pengolahan limbah cair tahu adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman para pengrajin tahu tentang pembuatan Arif-Takosa dan pengolahan limbah cair tahu, hal ini ditunjukkan dari post test setelah penyuluhan. Para pengrajin tahu masing-masing diberikan 1 buah drum dan Arif-Takosa yang dapat digunakan pada pengolahan limbah cair tahu di pabriknya karena berdasarkan pemantauan di lokasi mitra, limbah cair produksi tahu belum diolah dan langsung dibuang ke lingkungan.Kata Kunci: Adsorbsi, Arif-Takosa, Pengrajin Tahu