Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pembelajaran Al-Qur'an dan internalisasi nilai-nilai Islam bagi anak-anak rentan di Surau Wang Ulu, Perlis, Malaysia. Khalayak sasaran melibatkan 15 anak di sekitar daerah tersebut yang mengalami kerentanan keluarga dan keterbatasan ekonomi. Program ini dilaksanakan melalui metode talaqqi (pembelajaran tatap muka langsung), ceramah interaktif, dan pendampingan karakter harian. Kegiatan dilakukan dua kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Rabu setelah salat Magrib. Instrumen evaluasi yang digunakan adalah observasi klinis, lembar kontrol hafalan, dan refleksi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya rata-rata kehadiran peserta mencapai 96,6% serta perubahan perilaku positif yang jelas berdasarkan observasi lapangan. Anak-anak menjadi lebih rajin mengikuti salat Magrib di surau secara konsisten. Selain itu, program bimbingan Al-Qur'an dirancang secara fleksibel sesuai dengan kemampuan membaca dan waktu yang tersedia bagi setiap anak, yang secara efektif menjaga motivasi mereka dalam belajar tanpa tekanan, serta berhasil meningkatkan skor keterampilan tajwid dasar, makhraj, kelancaran, dan hafalan surat-surat pendek mereka. Al-Quran Learning Assistance and Internalization of Islamic Values for Vulnerable Children in Surau Wang Ulu, Perlis, Malaysia This international community service program aimed to provide assistance in Qur’an learning and the internalization of Islamic values among vulnerable children at Surau Wang Ulu, Perlis, Malaysia. The target participants consisted of 15 children living in the surrounding area who experienced family vulnerability and economic constraints. The program was implemented through talaqqi (direct face-to-face learning), interactive lectures, and daily character mentoring. Activities were conducted twice a week, every Tuesday and Wednesday after the Maghrib prayer. The evaluation instruments included clinical observation, memorization monitoring sheets, and participatory reflection. The results showed an average participant attendance rate of 96.6% and clear positive behavioral changes based on field observations. The children became more consistent in attending the Maghrib prayer at the surau. Furthermore, the Qur’an mentoring program was designed flexibly according to each child’s reading ability and available learning time, effectively maintaining their motivation to learn without pressure. The program also contributed to improvements in basic tajwid skills, makhraj pronunciation, reading fluency, and memorization of short surahs.