Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Balita Romadhoni, Millah Banizain; Rohmatin, Homsiatur; Supriyadi, Bagus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3097

Abstract

Pola pemberian makan yang mengandung zat gizi akan mempengaruhi proses pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, dan kecerdasan balita. Pemenuhan status gizi pada balita merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan dasar balita akan asah, asih dan asuh. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pola asuh makan dengan ststus gizi balita. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional,dimana data diambil dari beberapa posyandu di Kecamatan Taman Krocok yang dilaksanakan bulan April sampai bulan Juni 2023 dengan jumlah populasi 218 balita dengan sampel sebanyak 59 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik random sampling. Pengumpulan data meliputi coding, editing, dan tabulating, kemudian data dianalisis secara computer dengan spearman rank test dengan P value = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 59 responden memiliki pola asuh sedang sebanyak 24 responden (49,0%), status gizi baik sebanyak 35 responden (71,4%) dan dari hasil uji spearman rank test menunjukkan bahwa ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita dengan nilai P value 0,001 < 0,005. Kesimpulan penelitian ada hubungan antara pola asuh makan dengan ststus gizi balita. Saran yang diajukan yaitu mengoptimalkan pengetahuan orang tua akan pentingnya mengetahui pola asuh makan yang benar karena pola asuh memiliki hubungan dengan status gizi balita.
Hubungan Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Ibu Hamil dengan Kejadian Komplikasi Persalinan Fahmadia, Iknila; Rohmatin, Homsiatur; Supriyadi, Bagus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3098

Abstract

P4K yang dicanangkan pemerintah bertujuan memantau kehamilan menuju persalinan yang aman dan selamat dengan sasarannya adalah seluruh ibu hamil. Indikator P4K adalah dengan pemasangan stiker P4K yang terdiri dari penolong persalinan, tempat persalinan, pendamping persalinan, transportasi, dan calon donor darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penerapan program perencanaan persalinan (P4K) ibu hamil dengan kejadian komplikasi Persalinan di Puskesmas Binakal Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah Korelasional dengan pendekatan Retrospektif, jumlah sampel 147 responden menggunakan data kohort Puskesmas Binakal pada Tahun 2022 dan dianalisa dengan chi-square. Hasil penelitian ibu yang menerapkan P4K lebih sedikit dibandingkan dengan ibu yang tidak menerapkan P4K. Sedangkan ibu yang terjadi komplikasi lebih sedikit dibandingkan dengan ibu yang tidak terjadi komplikasi. Analisis didapatkan nilai p value = 0,00 < α (0,05) maka Ha diterima yang berarti ada hubungan antara kedua variabel tersebut. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penerapan program perencanaan persalinan (P4K) ibu hamil dengan kejadian komplikasi persalinan di Puskesmas Binakal Kabupaten Bondowoso.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BBLR DI DESA JETIS KECAMATAN CURAHDAMI Wulandari, Ari; Ermawati, Iit; Supriyadi, Bagus
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5436

Abstract

Ibu hamil yang menderita anemia berisiko mengalami masalah dengan pertumbuhan janin, seperti bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), perdarahan selama persalinan, dan bahkan perdarahan setelah persalinan yang dapat menyebabkan kematian ibu. serta bayinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara anemia pada ibu hamil dan kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik kolerasi dengan pendekatan retrospektif, dan 32 responden memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data melalui observasi Analisis data univariat melibatkan penggunaan uji distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat melibatkan penggunaan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar ibu hamil mengalami anemia, dengan 24 responden (75,0%) dan kejadian BBLR pada hampir sebagian besar bayi yang dilahirkan, dengan 22 responden (68,8%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara anemia pada ibu hamil dan kasus BBLR di Desa Jetis Kecamatan Curahdami Bondowoso. Dengan nilai uji statistik r-Value = 0,000, ibu hamil yang menderita anemia memiliki risiko 49 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR.
HUBUNGAN STATUS EKONOMI DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS ( KEK ) PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS CURAHDAMI Hotimah, Husnul; Ekasari, Tutik; Supriyadi, Bagus
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5419

Abstract

Gizi merupakan masalah utama yang terjadi di Indonesia salah satu masalah gizi pada ibu hamil yaitu kekurangan energi kronis (KEK). World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa prevalensi ibu hamil yang mengalami KEK cenderung terjadi di negara berkembang daripada di negara maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status ekonomi dengan KEK pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Curahdami Bondowoso. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Variabel bebas adalah staus KEK variabel terikatnya adalah status sosial ekonomi, paritas, dan jarak kehamilan. Pengumpulan data menggunaka koesioner, dan pengukuran LILA. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini adalah dari 30 responden didapatkan 63,3% mengalami KEK, 70% status ekonomi rendah. Hasil uji chi square Pvalue= 0,002. Sehingga dinyatakan ada hubungan antara status ekonomi dengan kejadian KEK di Puskesmas Curahdami. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan sebagai upaya untuk memperhatikan kebutuhan pola makan dan gizi ibu hamil untuk mencegah terjadinya Kekurangan Energi Kronis (KEK).