Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Desain Pembuatan Barrier Guna Mengurangi Kebisingan Kereta Api Akibat Double Track Jalur Kereta Api Di Area Pemukiman Lintas Manggarai - Bekasi Arista, Eka; P, Rianto Rili
Indonesian Railway Journal Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1829.495 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kebisingan adalah dengan perencanaan kota. Akan tetapi di kota-kota besar hal ini seringkali tidak tercapai akibat pertumbuhan populasi dan tidak tersedianya lahan yang seimbang. Sehingga rumah dan bangunan harus dibangun secara berdekatan dan bahkan berdempetan dengan rel kereta api. Seluruh kereta api jarak jauh ke arah Timur (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta), baik kereta api kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif yang berangkat dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir akan melewati Stasiun Bekasi sampai dengan Stasiun Cirebon. Dari data jumlah perjalanan kereta api menurut Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2015, terdapat kurang lebih 122 perjalanan setiap harinya. Aktivitas kereta api dengan frekuensi perjalanan cukup sering sepanjang hari dapat menimbulkan eksternalitas positif dan negatif. Eksternalitas positif yang dirasakan masyarakat yang bermukim dekat dengan kereta api antara lain, penghematan biaya transportasi dan kemudahan serta kecepatan akses. Eksternalitas negatifnya, yaitu polusi kebisingan, keamanan, dan resiko kriminalitas berupa lemparan batu. Kebisingan merupakan salah satu parameter untuk mengukur kualitas lingkungan
Desain Pembuatan Barrier Guna Mengurangi Kebisingan Kereta Api Akibat Double Track Jalur Kereta Api Di Area Pemukiman Lintas Manggarai - Bekasi Arista, Eka; P, Rianto Rili
Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal) Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Perkeretaapian Indonesia Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/jpi.v1i2.36

Abstract

One effort to reduce noise levels is urban planning. However, in big cities this is often not achieved due to population growth and the unavailability of balanced land. So that houses and buildings must be built close together and even close to the railroad tracks. All long-distance trains to the East (West Java, Central Java, East Java and Yogyakarta Special Region), both economy class, business and executive trains departing from Jakarta Kota Station, Pasar Senen Station and Gambir Station will pass through Bekasi Station until with Cirebon Station. From the data on the number of train trips according to the 2015 Train Travel Chart (Gapeka), there are approximately 122 trips each day. Train activities with frequent travel frequencies throughout the day can cause positive and negative externalities. Positive externalities felt by people who live close to trains include savings in transportation costs and ease and speed of access. The negative externalities, namely noise pollution, safety, and the risk of crime in the form of stone throws. Noise is one parameter to measure environmental quality
Penanaman Sikap Sosial dan Emosional Melalui Pembelajaran IPAS Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Ambon: Indonesia Arista, Eka; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34511

Abstract

This study is to describe the process of planting social and emotional attitudes of students in the fourth grade of SD Negeri 2 Ambon. The method used in this study is Quantitative with survey approach. Meanwhile, data collection techniques using questionnaires or questionnaires. The results showed that in general the social and emotional attitudes of students are in the good category. On the aspect of social attitudes, the majority of students showed good cooperation, good manners towards teachers and friends, a sense of responsibility in the group, an open attitude towards differences, and active participation in discussion activities and group projects.
PENANAMAN SIKAP SOSIAL DAN EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Arista, Eka; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26719

Abstract

Penanaman sikap sosial dan emosional merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran IPAS tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan sikap sosial dan emosional siswa melalui interaksi, kerja kelompok, dan pembiasaan nilai-nilai positif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman sikap sosial dan emosional peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Ambon melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penndekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) sebagai alat bantu untuk memperoleh gambaran sikap sosial dan emosional siswa, serta didukung dengan analisis deskriptif terhadap hasil respon peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dengan menafsirkan kecenderungan sikap yang muncul selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap sosial dan emosional peserta didik berada pada kategori baik. Pada aspek sikap sosial, siswa menunjukkan perilaku sopan santun, kerja sama, tanggung jawab dalam kelompok, sikap terbuka terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, pada aspek sikap emosional, siswa cukup mampu mengenali dan mengelola emosi, menunjukkan motivasi belajar, serta memiliki kepedulian terhadap perasaan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan sikap sosial dan emosional apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan, serta kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa.
TEKNIK INVENTARISASI GUNA LAHAN DENGAN PERANGKAT DRONE Djajasinga, Nico D; W, Utut; Hosang, J R C; Subekti, Feri; Arista, Eka
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan lahan merupakan aktivitas manusia pada dan dalam kaitannya dengan lahan, yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. Penggunaan lahan tidak memiliki satu definisi yang benar – benar tepat di dalam keseluruhan konteks yang berbeda. Sedangkan penutup lahan merupakan gambaran kostruksi vegetasi dan buatan yang menutup permukaan lahan. Konstruksi tersebut merupakan konstruksi yang tampak dari sebuah citra penginderaan jauh. Salah satu pemanfaatan penginderaan jauh tersebut adalah Sistem Informasi Geografi. Citra yang diperoleh melalui penginderaan jauh merupakan data dasar atau input yang selanjutnya diolah dan disajikan oleh Sistem Informasi Geografi. Posisi data dari citra Penginderaan Jauh dapat dikoreksi kembali dalam Sistem Informasi Geografi. Dengan demikian, integrasi antara data Penginderaan Jauh dengan Sistem Informasi Geografi akan memperoleh informasi yang optimal sebagai data pemanfaatan wilayah. Teknik inventarisai dengan drone mengambil gambar dari beberapa titik, maka akan didapatkan tingkat kesejajaran dengan peta semakin akurat, artinya penggunaan drone utk memiliki hasil yg akurat harus dilakukan perekaman lebih dr 1 titik terhadap wilayah yg di survey
PENGARUH PERILAKU BELAJAR TARUNA/I SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT TERHADAP INDEKS AKADEMIK Djajasinga, Nico D; W, Utut; Hosang, J R C; Arista, Eka; Yudha, Probo
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kualitas belajar di Perguruan Tinggi seringkali dipertanyakan dalam hal mencetaktenaga yang profesional, apakah mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Para lulusan Perguruan Tinggi banyak mengalami perception gap , yaitu perbedaan pandangan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di dunia kerja. Prakasa (2003) dalam Dwi Hastuti (2003) mengkritisi pendidikan tinggi di bidang/ ilmu Akuntansi bahwa output mahasiswa kurang memiliki ketrampilan dan orientasi profesional yang diperlukan guna mengimplementasikan pengetahuan yang diserap di bangku kuliah ke dunia kerja. Kelemahan ini diperparah lagi dengan kondisi bahwa mahasiswa kurang mendapat pendidikan yang memadai dalam ketrampilan intelektual, komunikasi serta interpersonal. Prestasi akademik yang dicapai seseorang mahasiswa merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhinya, baik dalam diri mahasiswa, maupun luar diri mahasiswa. Pengenalan terhadap factor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik diperlukan untuk memahami bagaimana perubahan dalam deteminan tersebut berhubungan dengan perubahan prestasi, sehingga akhirnya menjadi rekomendasi bagi pengambilan kebijakan dalam pendidikanakuntansi (Syukri, 1995). Dalam realita para dosen sering merasa harus melakukan berbagai perubahan dalam pola mengajar agar tidak membuat mahasiswa cepat bosan. Hal itu dilakukan dengan tujuan sebenarnya adalah agar materi yang diajarkan dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa. Namun demikian seringkali pula para dosen menjadi putus asa karena dengan model mengajar apapun masih juga materi yang disampaikan dinilai kurang optimal diterima oleh mahasiswa. Kondisi demikian akhirnya menimbulkan pertanyaan yang dapat dijawab melalui penelitian ini, yaitu untuk mengkaji lebih dalam tentang pengaruh perilaku belajar dan motivasi terhadap prestasi akademik mahasiswa dengan fokus responden yaitu Taruna/i runtuk mengetahui kondisi/ pengaruh input mahasiswa baru dimana tempat peneliti bekerja di Sekolah Tinggi Transportasi Darat.
SOLUSI PENANGANAN PENUMPUKAN PENUMPANG STASIUN DURI AKIBAT PENGOPERASIAN KA BANDARA Drajat, Bambang; Nomin, Nomin; Arista, Eka; Hosang, J.R.C; Widyanto, Utut
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 9 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini kereta bandara pola pengoperasiannya memiliki frekuensi 18 kereta pulang pergi perharinya, dan dalam proses operasinya kereta bandara ini transit di stasiun Duri untuk melakukan perpindahan masinis dikarenakan track layout stasiun Duri tidak memungkinkan untuk kereta bandara berjalan langsung menuju stasiun antara Batu Ceper maupun stasiun akhir Stasiun Bandara. Dari proses transit di stasiun Duri ini terdapat masalah penumpukan penumpang kereta api Commuter Line, karena para penumpang Commuter Line baik yang bertujuan ke stasiun Angke maupun stasiun Tanah Abang ketika ingin berpindah kereta harus berjalan dari peron yang berada di ujung menuju ke peron yang baik berada di tengah maupun diujung yang lain. Selain masalah penumpukan penumpang juga terdapat masalah lebar peron guna menampung penumpang ketika menunggu kereta, karena selain ada kekurangan dari segi kenyamanan penumpang, sisi keselamatan penumpang pun kurang terjaga serta frekuensi perjalanan berkurang sehingga waku tunggu kereta bertambah lama.
Perencanaan Angkutan Wisata di Pulau Beras Basah Kota Bontang Radjawane, Louise Elizabeth; Setiawan, Anas Ibnu; Arista, Eka; Ronaldo, Aji
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 10 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v10i2.567

Abstract

Kota Bontang disamping menyimpan kekayaan sumber daya alamnya juga memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Salah satu potensi wisata di kota Bontang adalah Pantai Beras Basah yang terletak di Pulau Beras Basah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Akan tetapi tempat wisata ini belum memiliki angkutan yang memadai. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membuat perencanaan angkutan wisata di pulau Beras Basah Kota Bontang. Penelitian ini, desain yang digunakan adalah desain kausal komparatif, karena menerangkan hubungan sebab akibat. Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan pertumbuhan wisatawan setiap tahunnya setiap tahunnya meningkat sebesar 0,12 atau 12%. Ini menunjukkan bahwa kawasan wisata bahari Pulau Beras Basah banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan dari dalam Kota Bontang ataupun luar Kota Bontang. Untuk angkutan wisata bahari Pulau Beras Basah akan mengalami titik impas pada load faktor BEP 75% dari load faktor kapal rencana 70%.