Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

APPLICATION OF INTEGRATIVE LEARNING MODULES IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN SOCIAL SCIENCES LESSONS IN CLASS IV PRIVATE ELEMENTARY SCHOOL 06 KEPALA MADAN Facey, Ima; Ritiauw, Samuel Patra; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Leonid
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page109-116

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan penerapan model pembelajaran integratif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dalam penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, observasi, evaluasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan yang terdiri dari 17 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi tes, observasi, analisis data dilakukan dengan kuantitatif yakni menggunakan analasis deskritif, Uji N- Gain. Rumus dalam penelitian ini adalah presentase, mean untuk mencari nilai akhir dan uji normalitas Gain menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan model pembelajaran integratif pada pembelajaran IPS kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan, hasil tes awal dengan jumlah siswa 17, siswa yang mencapai KKM sebanyak 3 siswa dan 14 siswa lainnya belum berhasil mencapai KKM. Dan setelah dilakukan tes lanjutan hingga pada siklus II, tes akhir menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan hasil tes akhir pada siklus II menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memiliki nilai >60 sebanyak 17 siswa dengan kategori tinggi. Hal ini dilihat berdasarkan perhitungan normalisasi gain dengan nilai rata-rata pretest adalah 30,58 dan nilai rata-rata posttest adalah 87,58 serta nilai rata-rata n-gain adalah 81,93. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran integratif pada pelajaran IPS kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan dapat meningkatkan hasil belajara pada siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan.Penelitian ini merupakan penelitian dengan penerapan model pembelajaran integratif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus dalam penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, observasi, evaluasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan yang terdiri dari 17 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi tes, observasi, analisis data dilakukan dengan kuantitatif yakni menggunakan analasis deskritif, Uji N- Gain. Rumus dalam penelitian ini adalah presentase, mean untuk mencari nilai akhir dan uji normalitas Gain menggunakan aplikasi SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan model pembelajaran integratif pada pembelajaran IPS kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan, hasil tes awal dengan jumlah siswa 17, siswa yang mencapai KKM sebanyak 3 siswa dan 14 siswa lainnya belum berhasil mencapai KKM. Dan setelah dilakukan tes lanjutan hingga pada siklus II, tes akhir menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan hasil tes akhir pada siklus II menunjukkan bahwa jumlah siswa yang memiliki nilai >60 sebanyak 17 siswa dengan kategori tinggi. Hal ini dilihat berdasarkan perhitungan normalisasi gain dengan nilai rata-rata pretest adalah 30,58 dan nilai rata-rata posttest adalah 87,58 serta nilai rata-rata n-gain adalah 81,93. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran integratif pada pelajaran IPS kelas IV dengan materi perjuangan para pahlawan dapat meningkatkan hasil belajara pada siswa kelas IV SD Swasta 06 Kepala Madan.
PENERAPAN METODE OUTING CLASS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI KELAS IV SDN 11 KOTA TUAL Beruatwarin, Aprilia Mingsi; Johannes, Nathalia Yohana; Ritiauw, Leonid
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 12 No 1 (2024): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol12issue1page117-123

Abstract

Penelitian ini dibelakangi karena masalah permbelajaran yang terus mengalami perkembangan, oleh karena itu tuntutan untuk mencapai tujuan keberhasilan dalam pembelajaran terus ditingkatan, baik untuk mengkatkan keaktifan, minat, maupun hasil belajar peserta didik. Pembelajaran merupakan suatu hal penting yang dilakukan dlam sebuah proses pendidikan. Oleh karena itu dibutuhkan metode pembelajaran yang tepat. Adapun penerapan yang dapat dilakukan melalui kegiatan metode outing class. Kegiatan outing class juga dapat membantu meningkatkan aspek perkembangan anak. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui pengaruh dan hasil pembelajaran pada anak usia dini melalui metode ouing class. Dengan metode ini bisa menciptakan suasana belajar yang baru, proses pembelajaran bukan hanya didalam kelas saja melainkan diluar kelas juga. Dengan metode ini juga membuat siswa semangat dalam proses pembelajaran siswa merasa tidak jenuh dan semangat dalam belajar
PENGARUH STRATEGI INQUIRI MINDS WANT TO KNOW TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SDN 250 MALUKU TENGAH Meute, Sulce; Mahananingtyas, Elsinora; Ritiauw, Samuel Patra; Ritiauw, Leonid
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 11 No 2 (2023): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol11issue2page256-266

Abstract

Based on the results of initial observations at SDN 250 Central Maluku on January 27 2023, several problems were found in the learning process, especially in creating active learning, the lack of interaction between teachers and students resulted in learning not being achieved optimally. The problems that occur in class IV at SDN 250 Central Maluku are that students do not concentrate in learning, and there is a lack of student activity in the learning process. It was found that out of 10 class IV students, there were 4 students who were always active in the learning process, while the other 6 students were less active in teaching and learning process. These problems result in learning objectives that cover several student competencies being less achievable, including cognitive and affective aspects, so there is a need to implement new strategies, one of which is the inquiry minds want to know learning strategy. In this case, the researcher applied the learning strategy inquiry minds want to know. This strategy is considered to be able to attract students' attention and interest in learning and can increase student activity in the learning process, especially in Social Sciences subjects. The approach used in this research is a quantitative approach. This type of research was carried out using a one group Pretest-Posttest design with a one sample design carried out twice. The sample in question is one class as a sample from the entire population, namely class IV at SD Negeri 250 Central Maluku. This sample is a class that was treated by examining the influence of the inquiry minds want to know learning strategy on the learning process in Class IV SDN 250 Central Maluku. Keywords: Inquiry mind want to know strategy, student activity
Mengoptimalkan Pemahaman Konsep dalam Sejarah Budaya Indonesia dengan Media Pembelajaran Pop-Up Book: Sebuah Studi Kuantitatif dalam Pendidikan Dasar Soselisa, Lientje Fresty; Johannes, Nathalia Yohana; Ritiauw, Leonid; Maipauw, Musa Marsel
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v5i1.42553

Abstract

This study aims to examine the effect of using Pop-Up Book learning media on improving students' conceptual understanding of the material on the History of Indonesian Traditions and Culture in class III at SDN 2 Ambon. This research uses a quantitative design with a one group pre-test post-test method, involving 18 students as the sample. Data were collected through essay tests before and after the intervention, as well as through observations during the learning process. The analysis results show that the use of Pop-Up Book media significantly improved students' understanding, as reflected in the increase of the average score from 58.06 in the pre-test to 90.00 in the post-test. Additionally, the Pop-Up Book media successfully created an active and engaging learning environment, which stimulated students' curiosity and increased their participation in the learning process. The Wilcoxon Signed Rank Test statistical test showed a significant difference between the pre-test and post-test scores, with an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, which is less than 0.05, indicating that the alternative hypothesis is accepted. Moreover, the N-Gain test produced an average value of 0.7556, which falls into the high category, indicating that the improvement in students' conceptual understanding after using the Pop-Up Book media is highly significant. This study concludes that Pop-Up Book media is effective in improving conceptual understanding of the History of Indonesian Traditions and Culture material and can be used as an innovative alternative in primary school education. Future research is recommended to expand the sample size and learning duration to test the sustainability of the effects of this media.
Efektivitas Model Project-Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V pada Pembelajaran Sains Nanlohy, Monalisa; Johannes, Nathalia Yohana; Ritiauw, Leonid; Maipauw, Musa Marsel
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v5i1.42556

Abstract

This study aims to examine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model on student learning motivation in science education for fifth-grade students at SD Negeri 66 Ambon. The research used a quantitative approach with a One-Group Pretest-Posttest Design. The study involved 30 students as the sample, selected using purposive sampling. Data collection was conducted using three techniques: observation, questionnaires, and documentation. The questionnaire instrument used consisted of 14 items with a Likert scale to measure various aspects of student learning motivation. The data obtained were analyzed using SPSS with descriptive analysis, Paired Sample T-Test, and N-Gain tests. The results show that after the implementation of the PjBL model, there was a significant increase in student learning motivation. The average motivation before the implementation of the PjBL model was 52.37% (moderate category), while after the implementation, the average increased to 63.97% (high category). The Paired Sample T-Test results showed a sig (2-tailed) value of 0.000, indicating a significant difference in student motivation before and after the intervention. Based on these findings, it can be concluded that the Project-Based Learning model is effective in enhancing student learning motivation, particularly in science education.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V di SD Kristen Upunyor Veny, Lista; Ritiauw, Leonid; Mahananingtyas, Elsinora; Johannes, Nathalia Y.
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2022): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.2.2.63-74

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses berjalannya pembelajaran dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Sasaran utama kegiatan pembelajaran inkuiri adalah (1) keterlibatan siswa secara maksimal dalam proses kegiatan pembelajaran, (2) keterarahan kegiatan secara logis dan sistematis pada tujuan pembelajaran, dan (3) mengembangkan sikap percaya diri pada diri siswa tentang apa yang ditemukan dalam proses inkuiri. Pada hasil tes dari siklus I dari 9 siswa yang tuntas hanya 4 siswa, dengan rentang nilai tertinggi 75 sedangkan yang tidak tuntas 6 siswa dengan nilai terendah 35. Nilai rata-rata siklus I dari 9 siswa adalah 55,55%. Selanjutnya pada hasil tes siklus II sebanyak 9 siswa yang tuntas berjumlah 9 siswa dengan nilai tertinggi 90. Nilai rata-rata siklus II dari 9 siswa adalah 82,22%. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dan termasuk pada kategori cukup tinggi sehingga jelas pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai tingkat ketuntasan.
Dampak Pembelajaran Daring Terhadap Pembentukan Civic Disposition Siswa SD di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Uniwaly, Desy; Ritiauw, Leonid; Abdurrachman, Ode
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.2.74-86

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dampak pembelajaran online terhadap pembentukan civic disposition (karakter warganegara) siswa sd kec Nusaniwe. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV,V dan VI dengan jumlah 100 siswa pada SD di Kecamatan Nusaniwe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Concept Sentence dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan Pembelajaran Daring di berbagai sekolah dasar yang tersebar pada Kawasan kecamatan nusaniwe berada dalam kategori cukup dengan presentase 34,0%, sebanyak 34 siswa . Berdasarkan tabel distribusi frekuensi civic disposition di berbagai sekolah dasar yang tersebar di Kecamatan Nusaniwe berada pada kategori sangat setuju dengan presentase 32.0 %, dari 32 siswa.
Penggunaan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Toisapu pada Materi Sumber Daya Alam Hukubun, Imelda; Ritiauw, Leonid
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2022): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.2.2.87-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri Toisapu. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 12 orang siswa yang terdiri dari 5 laki-laki dan 7 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran mind mapping sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SD Negeri Toisapu.
INHOUSE TRAINING IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI KECERDASAN ARTIFISIAL DAN KODING DI SD MUHAMMADIYAH 2 AMBON Abdurrachman, Ode; Ritiauw, Leonid; Rahaningmas, Rofika Azzahra
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 1 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.1.18-21

Abstract

This inhouse training program aimed to enhance teachers’ competence in implementing deep learning through the integration of artificial intelligence (AI) and coding at SD Muhammadiyah 2 Ambon. Conducted as a community service project, the program engaged 10 elementary teachers (grades V-VI) using a participatory action research (PAR) approach. The training covered: (1) constructivist learning philosophy, (2) basic AI-coding technical skills, (3) project-based thematic module development, and (4) HOTS-oriented microteaching practices. Evaluation results revealed a significant improvement in teacher understanding, from 32% (pretest) to 82% (posttest), with tangible outputs including 5 innovative teaching modules and 15 technology-integrated HOTS assessment tools. Reflective analysis highlighted that learning by doing and collaborative mentoring were key success factors. The program recommends establishing a community of practice to ensure sustainable capacity building.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Kristen Patti Kecamatan Moa Lakor Taliak, Ruth R. L.; Lesnussa, A.; Ritiauw, Leonid
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 3 No 1 (2022): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/honoli.3.1.16-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Kristen Patti, Kecamatan Moa Lakor, Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi, (3) evaluasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas V, dengan data yang diperoleh melalui tes hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa hanya mencapai 30,19%, dengan 9 dari 26 siswa memperoleh nilai ≥ 65. Pada siklus II, rata-rata meningkat menjadi 80,57%, dan seluruh siswa berhasil mencapai nilai ≥ 65. Dengan demikian, model ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPS.