Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Etika Konsumsi Islami dan Penggunaan Platform Fintech Syariah dalam Pengelolaan Keuangan Pribadi Wuragil, Sarno; Purwanto, Hery
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah Vol 5 No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jamasy.v5i4.10303

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Etika Konsumsi Islami, Tingkat Pendidikan, dan Pendapatan terhadap Penggunaan Platform Fintech Syariah dalam pengelolaan keuangan pribadi. Metode - Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuisioner yang disebarkan kepada 400 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi faktor Etika Konsumsi Islami dengan penggunaan teknologi keuangan syariah, yang sebelumnya belum banyak diteliti secara empiris. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi pengaruh simultan dari faktor demografis seperti Tingkat Pendidikan dan Pendapatan dalam adopsi fintech syariah, memberikan pandangan yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mendorong penggunaannya dalam konteks keuangan Islami. Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa Etika Konsumsi Islami memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan platform fintech syariah dengan nilai koefisien regresi β=0,45 dan nilai p=0,000 Selain itu, variabel Tingkat Pendidikan juga berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien β=0,20 dan p=0,03. Sementara itu, variabel Pendapatan memiliki pengaruh signifikan dengan nilai koefisien β=0,15 dan p=0,04. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi penerapan etika konsumsi Islami, serta semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan seseorang, semakin besar kemungkinan penggunaan platform fintech syariah. Implikasi - Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur keuangan syariah dengan menyoroti pentingnya faktor etika dan demografis dalam adopsi teknologi keuangan berbasis syariah. Implikasi kebaruan dari penelitian ini adalah bahwa perusahaan fintech syariah perlu menekankan edukasi mengenai nilai-nilai etika Islami serta mempertimbangkan faktor demografis untuk meningkatkan adopsi platform mereka.
Perencanaan Keuangan Syariah untuk Pelaku Usaha Mikro Perempuan pada Komunitas Alisa Khadijah-Wonosobo: (Kerjasama dan Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung) Hinawati, Titik -; Musfiroh, Mila Fursiana Salma; Sabrina, Laila; Khabib, Ainun; Wuragil, Sarno
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jepemas.v5i1.11217

Abstract

Tujuan - Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi pengetahuan dan ketrampilan kepada masyarakat terutama para pelaku usaha mikro perempuan mengenai pentingnya perencanaan keuanangan yang sesuai syariah Metode - Pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam beberapa tahap diantaranya tahap survei terhadap komunitas Alisa Khadijah Wonosobo. Tahap ini untuk menggali permasalahan yang ada. Tahap perencanaan, tahap ini merupakan tahap penyusunan rencana dan mengidentifikasi perencanaan progam yang akan. Sosialisasi, kegiatan sosialiasi memberikan pengetahuan awal mengenai perencanaan keuangan serta memberikan penyampaian rancangan program kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Pelaksanaan, tahap ini melakukan kegiatan sosialisasi  dan pelatihan perncanaan keuangan syariah. Evaluasi, kegiatan ini dilakukan setelah menyelesaikan program kegiatan. Hasil – Para pelaku usaha mikro perempuan sangat antusias ditandai dengan banyak peserta yang hadir dalam pelatihan ini