arizal, jepri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI MORAL NOVELKARYA ASMA NADIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Arizal, Jepri
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 6, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun yang menjadi permasalahan pada penelitian ini terdapat sebagian moral siswa yang   sudah rusak. Ada yang merokok, pacaran, menggunakan narkoba, pergaulan bebas dan yang paling mengerikan saat ini ialah bahaya LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual, Transgender. Perilaku amoral tersebut sudah merusak akhlak dan religius siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah nilai moral dalam novel karya Asma Nadia yang berjudul Pesantren Impian, Surga yang tak Dirindukan, dan Assalamualaikum Beijing. Data dalam penelitian ini  adalah data yang berwujud kata, kalimat, dan paragraf  yang mengandung nilai moral. Sumber data primer penelitian ini adalah novel. Sumber data sekunder penelitian ini berupa jurnal, biografi pengarang, buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini, dan internet. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, membaca, simak, catat. Hasil analisis nilai moral dalam penelitian ini adalah nilai moral yaitu suatu pandangan yang lebih mengarah kepada akhlak dan budi pekerti manusia. Implementasi hasil penelitian novel karya Asma Nadia  sebagai bahan ajar sastra di SMA sesuai dan relevan untuk dijadikan bahan materi pembelajaran sastra. Novel tersebut mengandung unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik diimplementasikan pada siswa untuk menemukan tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, amanat, serta fakta cerita. Sedangkan unsur ekstrinsik diimplementasikan untuk menemukan nilai moral yang terdapat dalam novel tersebut.
Comparative Study of Curriculum Management Models Between Islamic Educational Institutions and General Educational Institutions Yulia, Fitri; Arizal, Jepri; Habibi; Wijaya, Candra; Hidayat, Rahmat; Azad, Inamul
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2025): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v16i2.29660

Abstract

This study aims to analyze the comparative curriculum management models between Islamic educational institutions and public educational institutions within the context of the national education system in Indonesia. The main focus of this study is to identify the similarities, differences, strengths, and weaknesses of the two curriculum management models. The research method used is a descriptive qualitative approach with literature review and observation of curriculum management practices in madrasas and public schools. The results show that both madrasas and public schools have curriculum management structures that follow national standards, but madrasas integrate Islamic religious values ​​into all aspects of learning. Madrasas tend to emphasize the spiritual, moral, and character dimensions of Islam through a curriculum based on the integration of religious and general knowledge. Meanwhile, public schools focus more on mastering academic competencies and practical skills as stipulated in the independent curriculum policy. The strength of madrasah curriculum management lies in the development of strong morals and religious values, while its weakness is limited innovation in the application of technology and contextual learning. In contrast, public schools excel in implementing adaptive learning models and digitalization, but face challenges in strengthening students' spiritual character. This study confirms that synergy between curriculum management models in madrasas and public schools can be an ideal solution for creating a holistic curriculum, balancing religious values ​​and academic competencies. Therefore, the results of this study are expected to serve as a reference for policymakers, educators, and curriculum developers in optimizing curriculum management that is relevant to the needs of the 21st century.