Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Pasar Cabai Rawit Di Kabupaten Kutai Kartanegara Susilo, Bahari Joko; Damayanti, Arista; Drianti, Astik
JEMI is managed and published by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Kutai Kartanegara University. Institutional legality is reflected in the ISSN number: 1411-9560 published by LIPI in 2003 as a manifestation of the comm Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/jemi.v23i1.1341

Abstract

One of the main measures of marketing efficiency is market integration, which contributes to the formation of agricultural policy. Thus, it is important to understand how much changes in consumer prices can impact farmers in order to increase the effectiveness of policies and price control measures. The purpose of this research is to look at the integration of cayenne pepper prices in the Mangkurawang and Loa Kulu markets using the correlation coefficient R. Data from ten traders in each market were collected for 30 days. The results showed that although there was a positive relationship between the price of cayenne pepper in the Mangkurawang and Loa Kulu markets, the correlation coefficient was moderate, namely 0.49. In addition, price margins in the Mangkurawang and Loa Kulu markets tended to be stable during the study. This shows that changes in the price of cayenne pepper were relatively stable over that time period. Although there is a correlation between the price of cayenne pepper in the two markets, the correlation is not strong. The price of cayenne pepper in both markets is still integrated, although not fully, because the price relationship is not strong; however, differences in competition in the Mangkurawang and Loa Kulu markets can affect the level of price parity, while differences in transportation costs can affect price margins.
ANALISIS ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN TEH SERAI ETAM (Studi Kasus Pada IKM Seruput Wangi di Kelurahan Jahab) Alvita, Ratih; Drianti, Astik; Syahrani, Syahrani
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 10 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i10.2485

Abstract

Penelitian ini menganalisis hasil perhitungan elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran dari tahun 2019 hingga 2022 untuk memahami dinamika pasar Teh Serai Etam dari IKM Seruput Wangi di Kelurahan Jahab. Hasil menunjukkan bahwa dari tahun 2019 ke 2022, elastisitas permintaan dan penawaran menunjukkan sifat inelastis, dengan perubahan harga memiliki dampak terbatas pada jumlah yang diminta maupun ditawarkan. Pandemi COVID-19 memiliki dampak signifikan terhadap penawaran Teh Serai Etam pada tahun 2020 akibat gangguan rantai pasokan dan produksi. Namun, melalui strategi pemulihan dan intervensi sales person, keseimbangan antara permintaan dan penawaran berhasil dipulihkan pada tahun-tahun berikutnya, bahkan mengalami peningkatan signifikan. Kehadiran salesperson memegang peran penting dalam meningkatkan penjualan setelah penurunan akibat pandemi. Strategi pemasaran yang proaktif terhadap calon pembeli memainkan peran kunci dalam pemulihan dan peningkatan penjualan. Penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi tak terduga, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari pasar dan produk tertentu. Dengan pendekatan yang tepat, bisnis dapat mengatasi hambatan dan bahkan berkembang dalam situasi penuh ketidakpastian seperti pandemi COVID-19.
KONTRIBUSI USAHATANI PADI SAWAH TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI KELUARGA DI DESA SUMBER SARI Muharamdani, Muhamad Rizki; Drianti, Astik; Syahrani, Syahrani
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 10 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i10.2487

Abstract

Desa Sumber Sari berada di Kecamatan Loa Kulu merupakan salah satu penghasil padi sawah terbesar karena sebagian besar masyarakatnya menjalankan usahatani padi sawah, jumlah masyarakat Sumber Sari yang berprofesi sebagai petani sebanyak 531 orang, dan 428 orang diantaranya berprofesi sebagai petani padi sawah. Dengan banyaknya jumlah petani di Desa Sumber Sari ada beberapa permasalahan yang muncul beberapa tahun belakangan yaitu luas lahan yang semakin menyempit akibat pertumbuhan penduduk yang sangat pesat dan aktivitas tambang illegal yang terjadi di Desa Sumber Sari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan usahatani padi sawah terhadap usahatani keluarga di Desa Sumber Sari, dan untuk mengetahui besar kontribusi usahatani padi sawah terhadap usahatani keluarga di Desa Sumber Sari. Pendapatan yang diperoleh petani padi sawah di Desa Sumber Sari selama satu musim adalah sebesar Rp. 868.993.000 dengan rata-rata Rp. 10.728.309/ musim/ responden, dan Rp 2.682.077/ bulan/ responden. Selanjutnya dari hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata kontribusi pendapatan usahatani padi sawah terhadap pendapatan keluarga petani padi sawah adalah 50,26 % yang artinya 50,26 % pendapatan petani padi sawah disokong dari usahatani padi sawah, dan 49,74% disokong dari pendapatan diluar usahatani padi sawah.
Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Cabai Keriting di Kelurahan Bukit Biru: Red Chili Supplay Chain Analisys and Marketing Efficiency in Bukit Biru Sub District Drianti, Astik; Damayanti, Arista; Sari, Ira Oktaviani Lita
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 11 No. 1 (2024): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v11i1.6886

Abstract

Red chilii is a commodity that is often sought after by the community to be used as a complementary spice for cooking or is often used to make the color of dishes bright and inviting to eat. Increasing population development has an effect on the need for curly chili in the community. The Aimed of this study was to determine the supply chain of curly chili in the Urban Bukit Biru. To find out the amount of marketing costs, marketing margins, and share margins on each channel. To find out the marketing efficiency of curly chili in Urban Bukit Biru Sub-district Tenggarong. Data collection was carried out by direct interviews with respondents using a list of research questionnaires and direct field observations. The results showed that there were 2 marketing channels in the curly chili supply chain in Urban Bukit Biru Sub-district Tenggarong. The lowest marketing costs are in channel 1 which is IDR 681/Kg, then the highest marketing margin is on channel 2, which is IDR 13,000/Kg and the highest margin share is on channel 1, which is 94.32%. The results of the marketing efficiency calculation stated that channel 1 was efficient and channel 2 was not yet efficient. Key Words : Marketing efficiency, Red chili, Supplay chain