Rohmah, Usisa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelaksanaan Citizen Charter Sebagai Inovasi dalam Manajemen Pelayanan Publik di Kota Yogyakarta Rohmah, Usisa
Jurnal Transformative Vol 1, No 2 (2015): Inovasi Pemerintahan
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontrak pelayanan citizen charter merupakan salah satu inovasi dalam manajemen pelayanan publik untuk menuju penyelengaraan pelayanan yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kontrak pelayanan citizen charter menuntut keterlibatan warga secara aktif, juga memberdayakan warga melalui pengenalan hak dan kewajiban diantara pengguna dan penyelengara layanan yang akan menumbuhkan kesadaran warga untuk mengontrol penyelengaraan pelayanan publik, bawasannya birokrasi penyelengara layanan bukan satu-satunya pemegang otoritas dalam penyelengaraan pelayanan, wargapun mempunyai hak untuk turut serta dalam penyelengaraan pelayanan dan warga pun harus diberdayakan agar mempunyai posisi tawar jika berhadapan langsung dengan para birokrasi penyelengara layanan.
Inovasi Pelayanan dalam Penangulangan Kemiskinan Studi Kasus Pada Unit Pelayanan Terpadu Penanggula ngan Kemiskinan (UPTPK) di Kabupaten Sragen Rohmah, USISA
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 2, No 1 (2016): JOURNAL OF GOVERNMENT (KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAN OTONOMI DAERAH)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.367 KB) | DOI: 10.52447/gov.v2i1.525

Abstract

Capacity development in poverty reduction activities are crucial, based on the updated figures issued by BPS poverty levels have not been able to reduce poverty targeting accordingly, especially in poor areas. This paper aims to develop innovation and as a form of capacity building in poverty reduction, Sragen government initiated service innovation through Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK). The research method is qualitative descriptive type. The results showed UPTPK implementation services based on criteria supported by the poverty report of  (Tim Nasional Percepatan Penangulangan Kemiskinan) TNP2K and proverty report by PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) BPS 2011 to be better targeted distribution. UPTPK service innovation. Sragen in building a bureaucracy based management plurality, creativity, fairness, necessity, responsiveness to construct public service management appreciate the differences that can be accessed by different groups, so that justice can be upheld services. UPTPK services implementation are still having problems related to the budget, human resources personnel and the lack of support DPRD Sragen district. Keywords : Poverty, Innovation and Strategic Management of Public Services.
INTERAKSI SOSIAL WARGA NU DAN MUHAMMADIYAH Studi Kasus di Desa Punduhsari Rohmah, Usisa
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 1, No 2 (2016): JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.55 KB) | DOI: 10.52447/gov.v1i2.263

Abstract

ABSTRACT Nu and Muhammadiyah are two different religious organizations. The difference may come from the background of the establishment of organizational culture. Cultural differences lead to differences in the identity of the people in the region, a difference identities are inevitable that sometimes obscures the social interaction of residents. Social interaction residents can rebuilt residents through openness, tolerance and awareness among fellow citizens, that Interaction is a requirement which can not be avoided people as social beings Keywords: Social Interaction, Identity and Integration ABSTRAK Nu dan Muhammadiyah adalah dua organisasi keagamaan yang berbeda. Perbedaannya mungkin berasal dari latar belakang pembentukan budaya organisasi. Perbedaan budaya menyebabkan perbedaan identitas orang-orang di wilayah ini, perbedaan identitas yang tak terelakan bahwa kadang-kadang mengaburkan interaksi sosial warga. Warga interaksi sosial dapat dibangun kembali penduduk melalui keterbukaan, toleransi dan kesadaran di antara sesama warga, bahwa interaksi merupakan syarat yang tidak dapat dihindari manusia sebagai makluk sosial