Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM KOLOID Firjatillah, Miftah; Junaidi, Eka; Martini, Hasinah
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan model discovery learning untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus berdasarkan model Kemmis dan Taggart. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Mataram dengan jumlah peserta didik sebanyak 36, 11 laki-laki dan 25 perempuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi keaktifan peserta didik yang terdiri dari lima indikator keaktifan dan instrumen kedua berupa lembar check list dokumentasi tugas peserta didik yang terdiri dari dua indikator. Indikator keberhasilan yang digunakan yaitu keaktifan peserta didik mencapai ? 75% dari skor maksimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentasi keaktifan belajar peserta didik mengalami peningkatan mulai dari siklus pertama hingga siklus kedua. Kenaikkan rata-rata keaktifan sebesar 43,26% dengan persentase kenaikkan tertinggi pada indikator ketiga yakni menyampaikan pendapat/ide yaitu sebesar 55,6% pada siklus I dan pada siklus dua juga mengalami kenaikkan dengan rata-rata kenaikkan sebesar 7,8% dengan kenaikkan tertinggi pada indikator ketiga menyampaikan pendapat/ide yaitu sebesar 11,1%. Untuk data pendukung kedua juga mengalami kenaikkan sebesar 13,9% dari 69,4% pada siklus I dan pada siklus II data hasil dokumentasi pengumpulan tugas mengalami kenaikkan sebesar 8,4% dari 83,3%.
PENERAPAN CURTURALLY RESPONSIVE TEACHING DENGAN MEDIA LKPD BERBASIS KEBUDAYAAN MASYAKARAT DESA SADE YANG MELUMURI LANTAI DENGAN KOTORAN TERNAK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROKARBON Febriani, Nadia; Junaidi, Eka; Martini, Hasinah
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI SAINTEK 2 SMA Negeri 2 Mataram pada materi hidrokarbon dengan menerapkan pendekatan Curturally Responsive Teaching (CRT) melalui media LKPD berbasis kebudayaan masyakarat desa sade yang melumuri lantai dengan kotoran ternak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini di lakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian berupa hasil belajar kognitif yang diambil dengan teknik tes dari LKPD. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I presentase hasil belajar peserta didik sebesar 76,32% dan meningkat pada siklus II sebesar 82,86%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan penerapan pendekatan Curturally Responsive Teaching dengan media LKPD pada materi hidrokarbon dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
Improving Learning Engagement through the Implementation of Problem-Based Learning (PBL) Model with a Culturally Responsive Teaching (CRT) Approach and Homogeneous Group Discussions Hidayati, Maulidiana; Junaidi, Eka; Martini, Hasinah
DIDAKTIKA : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Lombok Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63757/jptk.v2i2.15

Abstract

This classroom action research aims to enhance the learning engagement of Grade XII students at SMA Negeri 2 Mataram in studying colligative properties of solutions through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model, using a Culturally Responsive Teaching (CRT) approach and homogeneous group discussions. The classroom action research was conducted in two cycles. The increase in student engagement was assessed based on changes in student groupings, categorized into Groups 1, 2, 3, and 4. Group 1 represented students with high learning engagement. Before the intervention, 28% or 12 students were in Group 1, which increased to 42% or 15 students by the end of Cycle II. Additionally, no students remained in Group 4, representing those with very low engagement. Homogeneous group discussions fostered increased learning engagement by allowing the teacher to create an environment more responsive to each student's needs. The problem-based learning model combined with the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach successfully enhanced student engagement, as the problems presented in learning activities were aligned with real-life situations experienced by the students in their daily lives.