Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Influence of Convenience, Price, and Social Media on Consumer Behavior in the Digital Era Syirah, Amelia; Sunarto, Andang; Efrianto, Eeng Juli
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.6.1.209-218

Abstract

Purpose: This study aims to determine the influence of convenience, price, and social media on consumptive behavior in the digital era. Methodology: The research employs a quantitative approach, using primary data collected through a Google Form questionnaire distributed to 93 respondents. Data analysis was performed using multiple linear regression with SPSS version 26. Results: The F-test results show that the variables of convenience, price, and social media collectively have a significant effect on consumptive behavior, with a significance value of 0.000 < 0.05. The t-test results confirm that each independent variable significantly influences consumptive behavior, with significance values below 0.05. Findings: The combined influence of convenience, price, and social media accounts for 30.7% of the variance in consumptive behavior, indicating a moderately strong effect on students’ purchasing habits. Novelty: This study provides valuable insights into how digital-era factors like convenience, price, and social media shape consumptive behavior among students, a topic not widely explored in current research. Originality: The study is original in its focus on students’ consumptive behavior in the context of the digital era, incorporating modern factors like social media into the analysis. Conclusions: Convenience, price, and social media significantly influence consumptive behavior, with a moderate effect on students’ purchasing decision. Type of Paper: Empirical research paper.
Gaya Hidup “Frugal Living” Masyarakat Kota Bengkulu dalam Tinjauan Etika Ekonomi Islam Efrianto, Eeng Juli; Suharyono, Suharyono
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 8, No 1 (2023): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v8i1.4950

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif, yang dilakukan di kota Bengkulu. Informan dalam penelitian ini adalah 100 masyarakat kota Bengkulu, yang diambil dengan metode purposive sampling dengan indikator pengetahuan dan pemahaman mereka terkait dengan isu-isu yang sedang diteliti. Data pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup yang dilakukan masyarakat kota Bengkulu dapat dikategorikan ke dalam gaya hidup frugal living. Gaya hidup frugal living adalah pola hidup hemat extrem dan mengalokasikan uang mereka kepada hal yang lebih penting untuk masa depan seperti menabung dan investasi dengan mengabaikan konsumsi. Masyarakat memilih mengkonsumsi makanan yang murah tanpa mengetahui kebaikan dan gizi yang terkandung di dalamnya, pola konsumsi masyarakat lebih mementingkan variabel kenyang daripada gizi. Masyarakat frugal living lebih memilih untuk tidak berinfak dan bersedekah karena mereka menganggap hal tersebut tidak wajib dilakukan. Setiap tahun, mereka hanya membayar zakat fitrah saja, walaupun harta yang mereka miliki memenuhi syarat dan rukun untuk zakat. Hal ini tentu bertolak belakang dengan etika konsumsi Islam yang mewajibkan umat Islam untuk mengkonsumsi makanan yang halalan tayyiban (halal dan baik), menjauhi sifat kikir, dan memproduktifkan harta.
Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Tenun Bumpak Leni Kampai Melalui Penguatan Produksi dan Pemasaran dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Ziantika, Asty; Kartika, Misi; Situmorang, Destin Rosmaya; Nabila, Alifa Faiza; Agustiya, Resti; Efrianto, Eeng Juli
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3365

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional. UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Di Kota Bengkulu, sektor UMKM kerajinan memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi lokal. Salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi kerajinan tenun lokal adalah Tenun Bumpak Leni Kampai yang berlokasi di Perum Bukit Asri, Kecamatan Selebar. UMKM ini merupakan usaha produksi batik yang dikelola secara mandiri dengan memanfaatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat setempat. Produk yang dihasilkan memiliki nilai seni dan potensi ekonomi yang cukup tinggi, sehingga berpeluang menjadi produk unggulan daerah apabila dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi ekonomi lokal serta peluang pengembangan usaha masyarakat, mendorong peningkatan kualitas produk serta nilai tambah usaha melalui pengembangan kreativitas dan inovasi, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan partisipatif, edukatif, analitis, kolaboratif, dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran langsung di lapangan maupun bagi mitra usaha dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pengelolaan bisnis. pendampingan pengelolaan usaha, serta penyusunan rekomendasi pengembangan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang partisipatif dan aplikatif.
Pengembangan UMKM Tenun Berbasis Kreativitas dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Putri, Eka Juliana; Syahirah, Amallya; Alfitri, Anisa; Pratama, Yoga Okta; Efrianto, Eeng Juli
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3366

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tenun Bumpak Leni Kampai merupakan aset ekonomi lokal yang kaya akan nilai budaya tradisional, namun sering kali terkendala oleh keterbatasan dalam proses produksi dan akses pemasaran yang luas. Penelitian ini difokuskan pada strategi pemberdayaan dan pengembangan UMKM tersebut melalui penguatan produksi serta optimalisasi pemasaran, dengan tujuan utama meningkatkan nilai ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan yang diterapkan mencakup peningkatan kualitas bahan baku lokal, inovasi desain motif tenun yang menggabungkan elemen tradisional dan modern, pelatihan keterampilan bagi pengrajin, serta diversifikasi saluran pemasaran melalui platform digital, pameran lokal, dan jaringan ekspor. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, observasi langsung proses produksi, serta analisis dokumen sekunder dari lembaga pemberdayaan ekonomi desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, analitis, kolaboratif, dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa sebagai proses pembelajaran langsung di lapangan maupun bagi mitra usaha dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pengelolaan bisnis. pendampingan pengelolaan usaha, serta penyusunan rekomendasi pengembangan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang partisipatif dan aplikatif. Hasil menunjukkan penguatan produksi meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, memperkuat daya saing pasar. Strategi pemasaran membuka peluang baru, memperluas jangkauan konsumen, dan meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memberdayakan perempuan pengrajin serta melestarikan warisan budaya.