Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIODIESEL PRODUCTION FROM PALM OIL MILL EFFLUENT BY USING THERMOMYCES LANUGINOSUS LIPASE AS A CATALYST Rachmadona, Nova
KINETIKA Vol. 8 No. 3 (2017): KINETIKA 01112017
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.987 KB)

Abstract

Biodiesel production via enzymatic transesterification using Palm Oil Mill Effluent (POME) as the raw material and Thermomyces lanuginosus lipase (TLL) as the catalyst is proposed in this study. POME is one of the waste water discharged from the sterilization process, crude oil clarification process and cracked mixture separation process of palm oil in mills. POME contains a high amount of organic matter, oil and grease, total solids and suspended solids. POME could be an alternative raw material for producing biodiesel because of its high oil and fat content that could be converted into biodiesel. High Free Fatty Acid (FFA) makes the conversion seems impossible because if using chemical transesterification, it will form saponification. Enzymatic transesterification is the solution for this problem. In this study, the conditions for biodiesel production included lipase content of 0.3%, a methanol/oil molar ratio of 6:1, a water content of 4.7%, a stirring speed of 500 rpm, a reaction temperature of 30 °C and a reaction time of 24 hour. The biodiesel yield was achieved at 81.87%%.
Produksi Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO) dengan Menggunakan Lipase dan Etanol Konsentrasi Rendah Rachmadona, Nova; Nurrusyda, Fajriana S.; Sumeru, Husain A.; Kusuma, Hersandy D.; Dewi, Dewa A.S.L.A.
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah masyarakat yang semakin bergantung pada bahan bakar fosil dan menghadapi potensi krisis energi, biodiesel muncul sebagai sumber energi alternatif yang menjanjikan. Namun, metode pembuatan biodiesel yang lazim, kurang efisien ketika menggunakan bahan baku dengan kandungan asam lemak bebas (FFA) yang tinggi, kini mendapat tantangan. Solusi inovatif hadir melalui penggunaan katalis enzimatik. Teknik canggih ini memanfaatkan enzim yang telah diimobilisasi untuk mengubah trigliserida menjadi asam lemak etil ester (FAEE) melalui proses trans/esterifikasi yang efisien. Penelitian ini menguji penggunaan minyak sawit mentah (CPO) dengan FFA 2.34 ± 0.02% (w/w) sebagai bahan baku. Proses trans/esterifikasi dilaksanakan dengan lipase terimobilisasi pada suhu 30°C dan kecepatan pengadukan 35 rpm, dengan rasio molar metanol terhadap CPO 1:4 selama 48 jam. Hasilnya, yield biodiesel yang berhasil dihasilkan mencapai 61,67% (w/w), menandakan potensi besar dalam peningkatan efisiensi produksi biodiesel. Penelitian ini tidak hanya menegaskan viabilitas biodiesel sebagai alternatif energi yang berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan potensi transesterifikasi enzimatik sebagai metode produksi yang efektif. Dengan mengandalkan katalis enzim yang diimobilisasi, proses ini membuka jalan bagi pendekatan yang lebih hijau, mengurangi ketergantungan pada proses kimia yang keras dan menawarkan pengurangan energi serta penggunaan bahan kimia yang lebih efisien.