p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kimia Padjadjaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deteksi Kontaminasi Babi pada Olahan Daging dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Nurrusyda, Fajriana S; Ishmayana, Safri; Fadhlillah, Muhammad; Safari, Agus; Zamzahra, Salma; Septiana, Reysha A. Q. A.; Wiliandini, Fadilla; Nabila, Najwa; Sumeru, Husain A.; Latifah, Rina G.
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontaminasi daging babi pada produk olahan daging menjadi masalah yang sering terjadi, terutama bagi konsumen yang memerhatikan keyakinan agama atau budaya mereka. Oleh karena itu, deteksi keberadaan kontaminasi daging babi dalam produk olahan daging menjadi penting untuk memastikan keaslian dan keamanan produk tersebut. Dalam beberapa penelitian sebelumnya, metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan primer cytochrome b banyak digunakan untuk mendeteksi DNA babi karena memiliki kepekaan yang tinggi dalam identifikasi kontaminasi DNA babi pada bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji metode PCR dalam mendeteksi kontaminasi daging babi pada olahan daging. Sampel yang digunakan adalah bakso sapi dan bakso babi dengan tiga tahapan utama yaitu isolasi DNA, amplifikasi DNA dengan menggunakan PCR, dan visualisasi produk PCR dengan elektroforesis. Berdasarkan hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa metode PCR dengan primer cytotchrome b merupakan metode yang efektif untuk mendeteksi kontaminasi babi pada olahan daging dapat dilakukan karena metode ini sensitif, spesifik, dan relatif mudah untuk dilakukan
Produksi Biodiesel dari Crude Palm Oil (CPO) dengan Menggunakan Lipase dan Etanol Konsentrasi Rendah Rachmadona, Nova; Nurrusyda, Fajriana S.; Sumeru, Husain A.; Kusuma, Hersandy D.; Dewi, Dewa A.S.L.A.
Kimia Padjadjaran Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah masyarakat yang semakin bergantung pada bahan bakar fosil dan menghadapi potensi krisis energi, biodiesel muncul sebagai sumber energi alternatif yang menjanjikan. Namun, metode pembuatan biodiesel yang lazim, kurang efisien ketika menggunakan bahan baku dengan kandungan asam lemak bebas (FFA) yang tinggi, kini mendapat tantangan. Solusi inovatif hadir melalui penggunaan katalis enzimatik. Teknik canggih ini memanfaatkan enzim yang telah diimobilisasi untuk mengubah trigliserida menjadi asam lemak etil ester (FAEE) melalui proses trans/esterifikasi yang efisien. Penelitian ini menguji penggunaan minyak sawit mentah (CPO) dengan FFA 2.34 ± 0.02% (w/w) sebagai bahan baku. Proses trans/esterifikasi dilaksanakan dengan lipase terimobilisasi pada suhu 30°C dan kecepatan pengadukan 35 rpm, dengan rasio molar metanol terhadap CPO 1:4 selama 48 jam. Hasilnya, yield biodiesel yang berhasil dihasilkan mencapai 61,67% (w/w), menandakan potensi besar dalam peningkatan efisiensi produksi biodiesel. Penelitian ini tidak hanya menegaskan viabilitas biodiesel sebagai alternatif energi yang berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan potensi transesterifikasi enzimatik sebagai metode produksi yang efektif. Dengan mengandalkan katalis enzim yang diimobilisasi, proses ini membuka jalan bagi pendekatan yang lebih hijau, mengurangi ketergantungan pada proses kimia yang keras dan menawarkan pengurangan energi serta penggunaan bahan kimia yang lebih efisien.