Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOAS

Variativitas Dosis Dolomit dan Dosis Garam Dapur Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Furoidah, Anis; Fathurrahman, Fathurrahman; Widiastuti, Yusmia
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.646

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan April–Juni 2018. Tujuan mengetahui interaksi antara variativitas dosis dolomit dan dosis garam dapur terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman seledri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor, yaitu variativitas dosis dolomit dan dosis garam dapur dengan tiga kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan dosis dolomit menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 13,42 cm (D2) dan jumlah cabang 7 mspt sebesar 10,15 tangkai (D1). Berbeda nyata terhadap parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 65,11 helai (D4), berat basah panen ke 4 sebesar 4,07 gram (D1), berat kering panen ke 4 sebesar 1,48 gram (D1) dan berat kering panen ke 5 sebesar 0,55 gram (D4). Perlakuan dosis garam dapur menunjukkan berbeda sangat nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 13,42 cm (G3). Tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 59,06 helai (G1), jumlah cabang 8 mspt sebesar 16,36 tangkai (G1), berat basah panen ke 5 sebesar 4,68 gram (G1) dan berat kering panen ke 5 sebesar 1,44 gram (G1). Interaksi antara dosis dolomit dengan garam dapur menunjukkan berbeda nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman 7 mspt sebesar 16,97 cm (D4G3) dan berat kering panen ke 4 sebesar 0,69 gram (D1G1). Tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan jumlah daun 8 mspt sebesar 62,89 helai (D4G3), jumlah cabang 8 mspt sebesar 16,67 tangkai (D3G1) dan berat basah panen ke 4 sebesar 5,45 gram (D1G1).
Pengaruh Pemberian Asam Humat (Humic Acid) dan Giberelin Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens, L.) Prayogo, Dwi Dandie; Widiastuti, Yusmia; Fathurrahman, Fathurrahman
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.647

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 – Januari 2022 di Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi antara pengaruh pemberian asam humat dan giberelin terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens, L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian asam humat yang terbaik adalah asam humat (H3) menhasilkan jumlah cabang tertinggi dengan nilai 153.73, tinggi tanaman 42 hst (H3) dengan nilai tertinggi 158.99, pada jumlah buah nilai terbaik pada 70 hst (H3) dengan nilai 10.33, berat buah terbaik ada pada 110 hst (H3) dengan nilai 49.80. Beberapa perlakuan giberelin yang terbaik adalah pada jumlah cabang 35 hst perlakuan (G1) 153.30, tinggi tanaman 42 hst (G2) 154.02. jumlah buah 70 hst (G1) 9.35, berat buah 110 hst (G2) 49.80. sedangkan interaksi perlakuan asam humat dan giberelin terbaik 35 hst (H1G2) dengan nilai 56.27, tinggi tanaman 42 hst (H3G1) dengan nilai 55.74, jumlah buah 70 hst (H3G3) dengan nilai 3.73, dan berat buah nilai terbaik ada pada 105 hst (H3G2) dengan nilai 17.53.
Volume Air Cucian Beras dan Variativitas Bobot Kulit Telur dengan Penambahan Pupuk Cair EM4 Terhadap Produktivitas Pertumbuhan Tomat (Solanum licopersicum) Deban, Hamdan; Widiastuti, Yusmia; Fathurrahman, Fathurrahman
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 1 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i1.648

Abstract

Penelitian variativitas bobot kulit telur dan volume air cucian beras dengan penambahan EM4, sebagai pupuk cair lanjutan terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat (Solanum licopersicum) dilaksanakan pada bulan September - Desember 2017 di kelurahan Sobo Kec. Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwaair cucian beras 50 ml (A1) merupakan pertumbuhan tertinggi dengan nilai 36,32 cm, sedangkan air cucian beras 100 ml (A3) merupakan produktivitas tertinggi dengan nilai rerata 159,08 gram. Kulit telur 20 gram (K3) merupakan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi dengan nilai 34,34 cm dan 119,54 gram. Interaksi air cucian beras 50 ml dengan kulit telur 10 gram (A1K1) merupakan pertumbuhan tertinggi dengan nilai 42 cm, sedangkan interaksi air cucian beras 100 ml dengan kulit telur 20 gram (A3K3) merupakan produktivitas tertinggi dengan nilai rerata 170,28 gram.