Atur Rejeki, Putri Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

OPTIMALISASI TABUNGAN DOMESTIK INDONESIA MELALUI PENEKANAN LAJU TINGKAT KETERGANTUNGAN PENDUDUK Atur Rejeki, Putri Wulandari
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v10i1.246

Abstract

With Ordinary Least Square (OLS), the main purpose of this study is to analyze impact of young dependency ratio and old dependency ratio on the domestic saving in Indonesia. The data used in this study were data time series from 1980to 2009 obtained from Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Nota Keuangan and World Bank. The result of this study shows that all of the dependency ratio simultaneously significant influence on the domestic saving and individually thedependency ratio significant influence on the domestic saving on Indonesia. Based on the value of elasticity and the level of significance of dependency ratio, the old dependency ratio plays a big role in influencing the domestic saving inIndonesia.
PERKEMBANGAN BESARAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD) KABUPATEN PEKALONGAN (STUDI BANDING IMPLEMENTASI PP NO. 84 TAHUN 2000, PP NO. 8 TAHUN 2003, DAN PP NO. 41 TAHUN 2007) Atur Rejeki, Putri Wulandari
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 6, No 4 (2009): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v6i4.363

Abstract

The Implementation PP No. 41 Tahun 2007 about OPD as the replacement of PP No. 8 Tahun 2003 and PP No. 84 Tahun 2000, provided to give comprehensive guidance for the arrangement and controlling OPD that can handle all government matter. Determinant factor of OPD based on PP No. 41 Tahun 2007 consist of 3 variables namely total number of resident, luas wilayah and APBD. Total value from those variables are 61, so based on PP No. 41 Tahun 2007 Pekalongan Government has right to have Regional Secretariat (Sekretariat daerah), consist of at most 3assistant, Secretariat of DPRD, Dinas at most 15 and Lembaga Teknis Daerah at most 10.
OPTIMALISASI TABUNGAN DOMESTIK INDONESIA MELALUI PENEKANAN LAJU TINGKAT KETERGANTUNGAN PENDUDUK Atur Rejeki, Putri Wulandari
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 10, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v10i1.246

Abstract

With Ordinary Least Square (OLS), the main purpose of this study is to analyze impact of young dependency ratio and old dependency ratio on the domestic saving in Indonesia. The data used in this study were data time series from 1980to 2009 obtained from Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Nota Keuangan and World Bank. The result of this study shows that all of the dependency ratio simultaneously significant influence on the domestic saving and individually thedependency ratio significant influence on the domestic saving on Indonesia. Based on the value of elasticity and the level of significance of dependency ratio, the old dependency ratio plays a big role in influencing the domestic saving inIndonesia.
Upaya Pelestarian Lingkungan melalui Pengolahan Sampah Organik Skala Rumah Tangga di Kelurahan Karang Mekar Cimahi Atur Rejeki, Putri Wulandari; Akbar, Ali; Nurina, Syifa
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v5i2.60

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim Politeknik STIA LAN Bandung ini bertujuan untuk mengatasi salah satu masalah penumpukan sampah di Kota Cimahi dan sekitarnya. Dibandingkan dengan jenis sampah lainnya, sampah organik memiliki volume yang lebih banyak, dan ini berdampak buruk pada lingkungan. Eco enzyme merupakan produk fermentasi limbah dapur yang kaya manfaat yang diperoleh dari hasil pengolahan sampah organik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis dan praktek langsung. Jumlah peserta yang terlibat adalah sebanyak 33 warga yang berasal dari RW 10 Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan tentang kondisi dan masalah persampahan di Indonesia, khususnya di Kota Bandung dan Cimahi. Selanjutnya pentingnya pemilahan sampah organik, pengelolaan sampah organik melalui eco enzyme, kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan eco enzyme. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik khususnya dengan membuat eco enzyme, yang diindikasikan dengan keaktifan dalam sesi diskusi serta pada proses pembuatan eco enzyme di rumah masing-masing. Kesimpulannya adalah kegiatan ini telah meningkatkan keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah organik dan memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Dengan membuat eco enzyme, tumpukan sampah akan berkurang secara signifikan.
Efektivitas Unit Reaksi Cepat Tambal Jalan Di Kota Bandung Atur Rejeki, Putri Wulandari
Jurnal Borneo Administrator Vol. 12 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Pusjar SKPP Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.164 KB) | DOI: 10.24258/jba.v12i3.252

Abstract

Bandung is one of cities that creates various innovations. One of the innovations has been done in the infrastructure sector, namely the implementation of Rapid Response Unit of Road Patch (URCTJ). URCTJ reacts to the potholes locations (street with plenty small holes) but not to the overall damaged road. The mechanism that can be done by public society to inform about the damaged road is by informing the situation directly to the Dinas Bina Marga dan Pengairan Bandung City or to the nearest urban village. Moreover, citizens can send their complaints via SMS, phone, email or twitter. The quality of repaired road is the same as the previous one (before the road was damaged). With a good road quality, the distributions of goods/services in Bandung is getting easier. Meanwhile, in case of accident rate, URCTJ has not shown much improvement due to many factors that influence it.Keywords: effectiveness, rapid response unit,innovation.Bandung merupakan salah satu daerah yang aktif menciptakan berbagai inovasi. Inovasi yang dilakukan dalam bidang infrastruktur adalah peluncuran Unit Reaksi Cepat Tambal Jalan (URCTJ). URCTJ bekerja pada lokasi jalan yang berlubang (jalan dengan lubang yang kecil dan banyak), bukan pada jalan yang rusak secara keseluruhan. Mekanisme yang dapat dilakukan oleh masyarakat ketika hendak memberikan informasi mengenai jalan rusak adalah dengan menyampaikan langsung kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung atau ke kelurahan terdekat. Masyarakat pun dapat menyampaikan keluhannya melalui short Messages Service (SMS), telepon, email atau twitter. Kualitas jalan yang diperbaiki oleh Tim URC Tambal Jalan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung adalah sama seperti kualitas jalan sebelumnya. Bahkan dengan kualitas jalan yang baik kegiatan distribusi barang/jasa di Kota Bandung akan semakin lancar. Sementara untuk penurunan tingkat kecelakaan, Tim URC Tambal Jalan belum menunjukkan efektivitas yang tinggi karena banyak faktor yang mempengaruhinya.Kata Kunci: efektivitas, unit reaksicepat, inovasi.
Pengaruh Kemampuan Menyusun Perencanaan dan Memobilisasi Stakeholder terhadap Pencapaian Target Kinerja Pejabat Publik di Indonesia: The Influence of Planning Ability and Mobilizing Stakeholder on Achievement of Public Officials Performance Targets in Indonesia Atur Rejeki, Putri Wulandari; Yuningsih, Yuyu
Jurnal Borneo Administrator Vol. 16 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Pusjar SKPP Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24258/jba.v16i2.651

Abstract

Public officials as leaders who take care of the interests of many people are bound to have managerial abilities such as planning ability and mobilizing stakeholder ability to achieve organizational goals. This research aims to discover the influence of the ability to formulate plans and mobilize stakeholder in achieving performance targets for public officials in Indonesia. This research used a quantitative approach. The population was all public officials in Indonesia. The sample used was all participants of the Leadership Training in Puslatbang PKASN LAN in 2019. Multiple linear analysis was used to analyze the data. The dependent variable was Performance Target Achievement of Public Officials (PTKPP). The independent variable was Ability to Plan (KMP) and Ability to Mobilize Stakeholder (KMS). The results showed that the R2 value was 0.878. It means that 87.8% of the public official performance targets could be explained by planning and mobilizing stakeholder ability. It also showed that both variables had a positive and significant influence on the achievement of public officials’ performance targets. Further research needs to be conducted to measure and modelize various aspects related to the achievement of public officials’ performance targets beside two variables used in this research, such as human resources, budget, and facilities. Keywords: Public Officials, Planning, Mobilizing, Stakeholder, Performance Abstrak Pejabat publik sebagai seorang pemimpin yang mengurusi kepentingan orang banyak dituntut untuk memiliki kemampuan manajerial, seperti kemampuan menyusun perencanaan dan kemampuan memobilisasi stakeholder dalam rangka pencapaian target kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kemampuan menyusun perencanaan dan memobilisasi stakeholder terhadap pencapaian target kinerja pejabat publik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pejabat publik di Indonesia. Sampel yang digunakan adalah seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan di Puslatbang PKASN LAN pada tahun 2019. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pencapaian Target Kinerja Pejabat Publik (PTKPP). Variabel independen adalah Kemampuan Membuat Perencanaan (KMP) dan Kemampuan Memobilisasi Stakeholder (KMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai determinasi (R2) sebesar 0,878 yang berarti bahwa sebesar 87,8% variasi pencapaian target kinerja pejabat publik di Indonesia dapat dijelaskan oleh kemampuan menyusun perencanaan dan kemampuan memobilisasi stakeholder. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan siginifikan terhadap pencapaian target kinerja pejabat publik. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan menambahkan beberapa variabel independen yang berkaitan dengan pencapaian target kinerja pejabat publik, seperti dukungan sumber daya manusia, anggaran, dan sarana dan prasarana. Kata kunci: Pejabat Publik, Perencanaan, Mobilisasi, Stakeholder, Kinerja