Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

FITUR KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN DALAM MAKALAH MAHASISWA Turistiani, Trinil Dwi
Paramasastra Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/parama.v1n1.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aneka jenis kesalahan penggunaan ejaan, tingkat keseriusan kesalahan, dan faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahandalam makalah mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi mahasiwa, dosen mata kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan, dan dosen pada umumnya.Berdasarkan sifat dan karakteristik masalah yang dikaji,penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena berusaha menggambarkan secara objektif atau apa adanyakesalahan penggunaan ejaan pada makalahmahasiswa.Data penelitian berupa  bahasa  tulisan  atau  kalimat  yang mengandung kesalahan penggunaan ejaan.Sumber data penelitian ini berupa 21 makalah yang ditulis oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKUnesa.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa teknik dokumentatif.Teknik analisis data menggunakan prosedur kerja analisis kesalahan berbahasa meliputi,  (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, dan (3) penentuan frekuensi kesalahan. Hasil penelitian ini berupa temuan beberapa jenis kesalahan penggunaan ejaan, meliputi kesalahan penggunaan tanda baca (tanda titik dan tanda koma), kesalahan pemakaian huruf (huruf miring), dan kesalahan penulisan kata (gabungan kata, kata berimbuhan, kata depan, partikel, dan lambang bilangan). Dilihat dari frekuensi dan persebaran kesalahan dapat disimpulkan bahwa kesalahan pemakaian tanda baca dan penulisan kata merupakan bentuk kesalahan yang cukup serius. Apabila dicermati kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan intrabahasa yang disebabkan oleh ketidaktahuan akan pembatasan kaidah dan penerapan kaidah yang tidak sempurna, yakni kaidah ejaan yang disempurnakan (EYD)                                                                                                                                         
FITUR KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN DALAM MAKALAH MAHASISWA Turistiani, Trinil Dwi
Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/parama.v1n1.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aneka jenis kesalahan penggunaan ejaan, tingkat keseriusan kesalahan, dan faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahandalam makalah mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi mahasiwa, dosen mata kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan, dan dosen pada umumnya.Berdasarkan sifat dan karakteristik masalah yang dikaji,penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena berusaha menggambarkan secara objektif atau apa adanyakesalahan penggunaan ejaan pada makalahmahasiswa.Data penelitian berupa  bahasa  tulisan  atau  kalimat  yang mengandung kesalahan penggunaan ejaan.Sumber data penelitian ini berupa 21 makalah yang ditulis oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIKUnesa.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa teknik dokumentatif.Teknik analisis data menggunakan prosedur kerja analisis kesalahan berbahasa meliputi,  (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, dan (3) penentuan frekuensi kesalahan. Hasil penelitian ini berupa temuan beberapa jenis kesalahan penggunaan ejaan, meliputi kesalahan penggunaan tanda baca (tanda titik dan tanda koma), kesalahan pemakaian huruf (huruf miring), dan kesalahan penulisan kata (gabungan kata, kata berimbuhan, kata depan, partikel, dan lambang bilangan). Dilihat dari frekuensi dan persebaran kesalahan dapat disimpulkan bahwa kesalahan pemakaian tanda baca dan penulisan kata merupakan bentuk kesalahan yang cukup serius. Apabila dicermati kesalahan-kesalahan tersebut merupakan kesalahan intrabahasa yang disebabkan oleh ketidaktahuan akan pembatasan kaidah dan penerapan kaidah yang tidak sempurna, yakni kaidah ejaan yang disempurnakan (EYD)                                                                                                                                         
TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DI SLB TUNAS KASIH SURABAYA (KAJIAN PRAGMATIK) Oktaviary, Halimatus; ., Suhartono; Turistiani, Trinil Dwi
Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol6no2hlm1103-1116

Abstract

Abstract: This study aims to describe directive speech acts and teacher speaking strategies at SLB Tunas Kasih Surabaya. The study uses a qualitative descriptive approach with data in the form of speech containing directive speech acts and teacher speaking strategies. Data collection was carried out using the STLC (Listening Without Speaking) method by recording teacher conversations in class. Data analysis used the Miles & Huberman method through 3 steps, namely data reduction, presentation, and verification conclusions. The findings of the study in the form of teacher speech acts amounted to 209 data consisting of commanding speech (75), requesting (34), advising (43), challenging (31), and recommending (24). In addition, 157 teacher speaking strategies were also found consisting of strategies for speaking frankly without further ado (99), speaking with positive politeness (54), and speaking with negative politeness (4). Keywords: Directive Speech, Speech Strategies, Pragmatic
Implementasi Model Experiential Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Miniautobiografi pada Peserta Didik Kelas XII SMK Negeri 10 Surabaya Safitri, Nawa; Turistiani, Trinil Dwi
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 13 No. 2 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.26036

Abstract

Writing skills are an essential aspect of Indonesian language learning for developing critical, reflective, and creative thinking skills. Given the low level of writing skills among Year 12 vocational school students in writing mini-autobiographies, this quantitative research (quasi-experiment) tested the effectiveness of the Experiential Learning model. The results of the study show that the implementation of learning activities reached an optimal level (educators 100%, students 99.1%). There was a significant increase in students' writing skills, from the ‘fair’ category to “good”, with student responses in the ‘very good’ category. These findings confirm that Experiential Learning is effective in improving students' reflective writing skills and active engagement, making it suitable for implementation as a contextual learning strategy.
Implementasi Model Experiential Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Miniautobiografi pada Peserta Didik Kelas XII SMK Negeri 10 Surabaya Safitri, Nawa; Turistiani, Trinil Dwi
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 13 No. 2 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.26036

Abstract

Writing skills are an essential aspect of Indonesian language learning for developing critical, reflective, and creative thinking skills. Given the low level of writing skills among Year 12 vocational school students in writing mini-autobiographies, this quantitative research (quasi-experiment) tested the effectiveness of the Experiential Learning model. The results of the study show that the implementation of learning activities reached an optimal level (educators 100%, students 99.1%). There was a significant increase in students' writing skills, from the ‘fair’ category to “good”, with student responses in the ‘very good’ category. These findings confirm that Experiential Learning is effective in improving students' reflective writing skills and active engagement, making it suitable for implementation as a contextual learning strategy.
Efektivitas Model Pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) Berbasis Baamboozle Dalam Pembelajaran Struktur Teks Surat Resmi Kelas 7 SMPN 53 Surabaya Santoso, Rudi; Turistiani, Trinil Dwi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4469

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran kelas yang masih berpusat pada pendidik, kurangnya antusias dan keaktifan, serta kurangnya pemahaman peserta didik terhadap struktur teks surat resmi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya model pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi, hasil belajar, dan respons peserta didik terhadap model pembelajaran TGT (Teams Game Tournament) berbasis Baamboozle dalam pembelajaran struktur teks surat resmi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif pre-experimental one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Juli 2025 dengan subjek penelitian peserta didik kelas 7E SMP Negeri 53 Surabaya sebanyak 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan berjalan sangat baik dengan persentase observasi pendidik sebesar 89,77% dan persentase observasi peserta didik sebesar 83,92%. Rata-rata hasil belajar juga meningkat antara pretest (52) dan posttest (81,26), ditambah hasil uji t menunjukkan =13,907 < =2,035  dan signifikansi (two tailed) 0,001 < 0,05 yang menyatakan ditolak dan diterima sehingga model pembelajaran TGT berdampak efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Respons peserta didik menunjukkan persentase sebesar 88,82% sehingga termasuk dalam kategori respons yang sangat positif. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif terhadap hasil belajar struktur teks surat resmi peserta didik.  
Implementasi Teknik Curah Gagasan Berbasis Kartu Diksi Pada Pembelajaran Menulis Puisi Kelas VIII SMPN 34 Surabaya Putra, Rio Mahesa; Turistiani, Trinil Dwi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4476

Abstract

Kurangnya kemampuan menulis puisi peserta didik menyebabkan nilai di bawah KKM dan pendekatan pembelajaran hanya terfokus pada satu arah.  Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi pada pembelajaran menulis puisi, mendeskripsikan hasil belajar menulis puisi sebagai tolok ukur keberhasilan implementasi teknik curah gagasan yang diberlakukan, dan mendeskripsikan hasil respons peserta didik setelah diberlakukan teknik curah gagasan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan, tes menulis puisi, dan angket respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi terlaksana dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan pemerolehan hasil rata-rata sebesar 98,8% pada lembar pengamatan pendidik dan 95, 95% pada pengamatan peserta didik. Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik sebesar 86,62 yang dikategorikan dalam predikat baik. Peserta didik juga memberikan respons yang positif dengan pemerolehan total skor respons sebesar 71,42%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik curah gagasan berbasis kartu diksi pada pembelajaran menulis puisi kelas VIII I SMPN 34 berjalan sangat baik dan sesuai dengan yang telah direncanakan. Hasil dari penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan konsep baru dari teknik curah gagasan dan menjadi rujukan pendidik dalam penggunaan pendekatan pembelajaran di kelas.