Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Indikasi Seksio Sesarea di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2017 dan 2018 Pamilangan, Edwin D.; Wantani, John J. E.; Lumentut, Anastasia M.
e-CliniC Vol 8, No 1 (2020): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v8i1.27358

Abstract

Abstract: The prevalence of caesarian section (C-section) in Indonesia is increasing continuously from 7% reported by SDKI 2007 to 17% reported by SDKI 2017. This study was aimed to obtain the indication of C-section at Prof. Dr. R.D. Kandou Hospital Manado in years 2017 and 2018. This was a descriptive and retrospective study. The results showed that of total 2822 deliveries in 2017 and 2018, the C-section was performed on 694 patients (49.64%) in 2017 and on 736 patients (51.69%) in 2018. The most common maternal indication for C-section among 424 patients (42.7%) was previous C-section in 107 patients (25,23%) meanwhile the most common fetal indication among 379 patients (38.17%) was fetal distress in 205 patients (54.09%). Moreover, the most common combined indication among 190 patients (19.13%) were severe preeclampsia and fetal distress in 40 patients (21.05%). In conclusion, the most common indications of C-section were previous C-section, fetal distress, and of the combined indication were severe pre eclampsia and fetal distress.Keywords: C-section, maternal indication, fetal indication, combined indication Abstrak: Angka persalinan seksio sesarea di Indonesia terus meningkat, dengan persentase 7% pada SDKI 2007 menjadi 17% pada SDKI 2017 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikasi dilakukannya seksio sesarea di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado tahun 2017 dan 2018. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif. Hasil penelitian mendapatkan dari total 2822 persalinan pada tahun 2017 dan 2018, angka kejadian seksio sesarea ialah 694 pasien (49,64%) pada tahun 2017 dan 736 pasien (51,69%) pada tahun 2018. Indikasi ibu sebanyak 424 pasien (42,7%), paling banyak disebabkan oleh riwayat seksio sesarea sebelumnya sebanyak 107 pasien (25,23%). Indikasi janin sebanyak 379 pasien (38,17%), paling banyak disebabkan oleh gawat janin sebanyak 205 pasien (54,09%). Indikasi gabungan sebanyak 190 pasien (19,13%), paling banyak disebabkan oleh preeklamsi berat (PEB) dan gawat janin pada 40 pasien (21,05%). Simpulan penelitian ini ialah pada persalinan seksio sesarea, indikasi ibu terbanyak ialah riwayat seksio sesarea; indikasi janin terbanyak ialah gawat janin; dan indikasi gabungan terbanyak ialah preeklamsi berat dan gawat janin.Kata kunci: seksio sesarea, faktor ibu, faktor janin, faktor gabungan
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia pada Kehamilan di Indonesia Devi, Delviana; Lumentut, Anastasia M.; Suparman, Eddy
e-CliniC Vol 9, No 1 (2021): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v9i1.32415

Abstract

Abstract: The level of knowledge and behavior of pregnant women regarding anemia during pregnancy affects how they maintain their pregnancies, therefore, the occurrence of anemia during pregnancy can be prevented. This study was aimed to obtain the knowledge and attitudes of pregnant women in preventing anemia in pregnancy in Indonesia. This was a literature review study by using four databases, as follows: Pubmed, ClinicalKey, ScienceDirect, and Google Scholar. Keywords used were anemia AND pregnant woman AND knowledge OR attitude AND Indonesia in Pubmed, ClinicalKey, and ScienceDirect; and anemia AND pregnant women AND knowledge AND attitudes in Google Scholar. There were 11 literatures selected in this study. According to the knowledge of pregnant women about anemia, five literatures showed that the majority of pregnant women had sufficient knowledge, the other four literatures showed poor knowledge, while good knowledge was obtained in two literatures. According to attitude, seven studies got positive attitudes, three studies got negative attitudes, and one study got the same number of positive and negative attitudes. In conclusion, the majority of pregnant women in several regions in Indonesia have sufficient knowledge about anemia and its prevention, and have a positive attitude towards anemia prevention in pregnancy.Keywords: knowledge, attitudes, pregnant women, anemia. Abstrak: Tingkat pengetahuan dan perilaku ibu hamil mengenai anemia saat kehamilan berpengaruh terhadap cara ibu hamil menjaga kehamilannya sehingga dapat membantu dalam mencegah anemia selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan anemia pada kehamilan di Indonesia. Jenis penelitian ialah literature review dengan pencarian literatur menggunakan empat database yaitu Pubmed, ClinicalKey, ScienceDirect dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu anemia AND pregnant woman AND knowledge OR attitude AND Indonesia pada Pubmed, ClinicalKey, dan ScienceDirect, dan menggunakan kata kunci anemia AND ibu hamil AND pengetahuan AND sikap pada Google Scholar. Hasil seleksi mendapatkan 11 literatur yang diteliti. Hasil penelitian mendapatkan bahwa menurut pengetahuan ibu hamil mengenai anemia, lima penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil memiliki pengetahuan cukup, empat literatur lainnya menunjukkan hasil pengetahuan buruk, sedangkan hasil pengetahuan baik didapatkan pada dua penelitian. Menurut sikap, tujuh penelitian mendapat hasil sikap positif, tiga penelitian mendapat hasil sikap negatif, dan satu penelitian mendapat hasil yang sama banyak untuk positif dan negatif. Simpulan penelitian ini ialah mayoritas ibu hamil di beberapa daerah di Indonesia memiliki pengetahuan cukup mengenai anemia dan pencegahan, serta memiliki sikap positif terhadap pencegahan anemia pada kehamilan.Kata kunci: pengetahuan, sikap, ibu hamil, anemia