Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Feature Tasawuf Ibn Arabi (Analysis of Sufistic Values in the Book of FuṠuṠ Al- Ḥikam) Susanti, Listiawati; Amroeni, Amroeni; Nasution, Hasan Bakti
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 2, No 3 (2019): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v2i3.432

Abstract

The aims of this study is to find out the sufistic values in book of FuṠuṠ Al- Ḥikam. This study used qualitative research. The result shows Ibn ‘Arabí̄ has nothing at all to carry the name and opinion of a philosopher or figure both Islamic and outside Islam in initiating his thinking. Even if he mentions the name or the name of one character in order to reject their opinion or compare it with the results obtained. For Fuṡuṡ al-Ḥikam Ibn ‘Arabí̄ to prove that the book was indeed given by the prophet directly to him.
TASAWUF DAN KLASIFIKASINYA Susanti, Listiawati
TADAYYUN: Journal of Religion, Social and Humanities Studies Vol 1 No 2 (2023): Tadayyun: Journal of Religion, Social and Humanities Studies
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama, FUD, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasawuf dengan berbagai dimensi keilmuannya telah berkembang cukup pesat di dunia Islam sehingga melahirkan lembaga lembaga Tarikat yang penamaannya dinisbahkan kepada guru tasawuf yang mengajarkan amalan amalan tertentu seperti zikir zahr dan zikr khafi kepada muridnya. Para sejarawan sepakat bahwa tasawuf sendiri bersumber dari ajaran Islam yaitu dari Alquran dan Hadis seperti yang tercantum dalam Surat Al-Qaf :16 dan Hadis tentang Iman, Islam dan Ihsan, juga Hadis yang berkaitan dengan Ma’rifah dan Tauhid.  Dalam perkembangan selanjutnya tasawuf memiliki corak yang berbeda beda sehingga terbagi menjadi beberapa bagian seperti tasawuf Sunni yang mengedepankan aspek batin dikaitkan dengan sifat Tuhan dan tasawuf Syi’i yang lebih cenderung  menghubungkannya dengan Zat Tuhan. Demikian juga kajian  tasawuf lainnya seperti tasawuf akhlaki, tasawuf ‘amali dan tasawuf falsafi yang memilliki karakteristik dan amalan tersendiri yang berkembang pesat di dunia Islam.