Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan daya tarik taman ayun di kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan teknik analisis SWOT dengan melibatkan 5 informan dan 5 responden, kemudian untuk pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Terdapat dua jenis kuesioner yaitu kuesioner bobot untuk informan dan kuesioner rating untuk responden. Kuesioner variabel internal terdapat 4A yakni Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary. Terdapat 12 indikator internal, 10 indikator sebagai kekuatan dan 2 indikator sebagai kelemahan. Sedangkan untuk variabel eksternal terdapat 6 variabel yaitu Pemerintah, Kerjasama pemerintah, Pesaing, Sosial dan ekonomi, Budaya, Keamanan dan Ancaman. Terdapat 13 indikator eksternal, dengan 9 indikator peluang dan 4 indikator ancaman. Melalui analisis matriks IFAS dan EFAS mendapatkan hasil perhitungan skor untuk IFAS sebesar 3,38 dan EFAS sebesar 3,73 yang berarti Daya Tarik Wisata Taman Ayub berada pada kuadran I yaitu posisi Pertumbuhan. Sehingga didapatkan strategi SO antara lain, Tetap menjaga daya tarik (1) Keindahan; (2) Keasrian; dan (3) Kenyamanan lingkungan yang dimiliki Wisata Taman Ayun agar terus dapat berkembang. Strategi ST antara lain, meningkatkan daya saing dengan memanfaatkan daya tarik (1) Relief-relief yang indah yang asri; (2) Alam yang masih asri dan tertata rapi; (3) Kawasan wisata bersih; dan (4) Suasana yang nyaman. Strategi WO antara lain, mengajukan permohonan kepada pemerintah atau pihak terkait tentang pengadaan fasilitas tempat makan. Dan Strategi WT antara lain, melakukan kerjasama dengan daya tarik wisata lain untuk membuat paket wisata bersama.