Tjodi, Andi Maujung
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN, SEKTOR KESEHATAN DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MELALUI PERTUMBUHAN EKONOMI (STUDI DI PROVINSI SULAWESI UTARA) Tjodi, Andi Maujung; Rotinsulu, Tri Oldy; Kawung, George M.V.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 8 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23428.19.8.2018

Abstract

ABSTRAK            Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dibutuhkan berbagai sarana dan prasarana seperti investasi di sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Peran pemerintah dalam implementasi aspek pendidikan dan aspek kesehatan adalah melalui pengeluaran pemerintah. Hubungan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia adalah ketika pendapatan atau PDB per kapita rendah akibat pertumbuhan ekonomi yang rendah, menyebabkan pengeluaran rumah tangga untuk peningkatan pembangunan manusia menjadi turun, begitu juga sebaliknya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, sektor kesehatan dan belanja modal terhadap indeks pembangunan manusia melalui pertumbuhan ekonomi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis) yang merupakan perluasan dari analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian sub-struktur 1 menunjukan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pengeluaran sektor kesehatan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian sub-struktur II menunjukan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, sektor kesehatan dan belanja modal berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kemudian nilai koefisien jalur menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan variabel intervening untuk variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan belanja modal terhadap IPM. Kata Kunci: Pengeluaran Sektor Pendidikan, Pengeluaran Sektor Kesehatan, Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia ABSTRACTCreating quality human resources needed various means and infrastructure such as investment in the sector of education, health and infrastructure. The role of government in the implementation of education aspects and health aspects is through government spending. The relationship of economic growth and human development is when the income of GDP per capital low due to low economic growth, causing household expenses for the improvement of human development to be down, so is the opposite. The purpose of this research to analyze the influence of the government’s spending of education sector, health sector and capital expenditure againts the human development index through economic growth. The method of data analysis used in this research is the analysis of the path (path analysis) which is the expansion of multiple linear regression analysis. The result of research sub-structure I shows that the government expenditure of education sector and capital expenditure affects positive and significant to economic growth, while the spending of health sector affects negative to economic growth. Then sub-structure II shows that the government’s spending of education sector, health sector and capital expenditure are the positive but insignificant againts HDI, while economic growth affects positive and significant towards HDI. Then the value of the path coefficient shows that economic growth is an intervening variable for the variable government spending on education and capital expenditure on the HDI. Keyword: Education sector spending, health sector spending, capital expenditure, human development index
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PIUTANG USAHA PADA PT. BANK SULUTGO KCP RANOTANA Tjodi, Andi Maujung; Saerang, David P. E.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2. (2017). HAL 847
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.347 KB) | DOI: 10.35794/emba.v5i2.16002

Abstract

ABSTRAK: Penyaluran kredit oleh PT. Bank SulutGo KCP Ranotana baik itu kredit produktif maupun kredit konsumtif merupakan sumber pendapatan yang besar yang didapat oleh bank. Pemberian kredit menyebabkan bank tidak menerima kas secara langsung tetapi menimbulkan piutang usaha yang besar. Pengelolaan piutang usaha yang baik akan menghasilkan keuntungan bagi bank dan aktiva perusahaan dapat dilindungi. Mengingat kredit merupakan aktiva lancar bank maka diperlukan sebuah sistem pengendalian internal atas piutang usaha, hal ini supaya bank terhindar dari risiko kerugian akibat piutang tak tertagih dan prosedur pemberian kredit dapat berjalan dengan baik. PT. Bank SulutGo KCP Ranotana menerapkan suatu sistem pengendalian atas piutang yang di tuangkan dalam standar operasional perusahan kepada masing-masing seksi yang berkaitan dengan kredit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pengendalian internal piutang usaha pada PT. Bank SulutGo KCP Ranotana dan apakah sesuai dengan prinsip-prinsip COSO. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelohan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan data kualitatif dan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis sistem pengendalian internal atas piutang usaha pada PT. Bank SulutGo KCP Ranotana diperolah bahwa sistem pengendalian internal atas piutang usaha telah berjalan dengan baik. Manajemen perusahaan telah menerapkan konsep dasar dan prinsip-prinsip pengendalian internal menurut COSO (Committe Of Sponsoring Organizations). Kata kunci: sistem pengendalian internal, piutang usaha.
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN, SEKTOR KESEHATAN DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MELALUI PERTUMBUHAN EKONOMI (STUDI DI PROVINSI SULAWESI UTARA) Tjodi, Andi Maujung; Rotinsulu, Tri Oldy; Kawung, George M.V
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 4 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32762.19.4.2018

Abstract

             Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dibutuhkan berbagai sarana dan prasarana seperti investasi di sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Peran pemerintah dalam implementasi aspek pendidikan dan aspek kesehatan adalah melalui pengeluaran pemerintah. Hubungan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia adalah ketika pendapatan atau PDB per kapita rendah akibat pertumbuhan ekonomi yang rendah, menyebabkan pengeluaran rumah tangga untuk peningkatan pembangunan manusia menjadi turun, begitu juga sebaliknya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, sektor kesehatan dan belanja modal terhadap indeks pembangunan manusia melalui pertumbuhan ekonomi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis) yang merupakan perluasan dari analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian sub-struktur 1 menunjukan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pengeluaran sektor kesehatan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian sub-struktur II menunjukan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, sektor kesehatan dan belanja modal berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kemudian nilai koefisien jalur menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan variabel intervening untuk variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan belanja modal terhadap IPM.                                                                                                                 Kata Kunci: Pengeluaran Sektor Pendidikan, Pengeluaran Sektor Kesehatan, Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia ABSTRACTCreating quality human resources needed various means and infrastructure such as investment in the sector of education, health and infrastructure. The role of government in the implementation of education aspects and health aspects is through government spending. The relationship of economic growth and human development is when the income of GDP per capital low due to low economic growth, causing household expenses for the improvement of human development to be down, so is the opposite. The purpose of this research to analyze the influence of the government’s spending of education sector, health sector and capital expenditure againts the human development index through economic growth. The method of data analysis used in this research is the analysis of the path (path analysis) which is the expansion of multiple linear regression analysis. The result of research sub-structure I shows that the government expenditure of education sector and capital expenditure affects positive and significant to economic growth, while the spending of health sector affects negative to economic growth. Then sub-structure II shows that the government’s spending of education sector, health sector and capital expenditure are the positive but insignificant againts HDI, while economic growth affects positive and significant towards HDI. Then the value of the path coefficient shows that economic growth is an intervening variable for the variable government spending on education and capital expenditure on the HDI. Keyword: Education sector spending, health sector spending, capital expenditure, human development index