Makainas, Idradjaja
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSERVATORIUM DI MANADO. Architecture in Music. Manege, Fransisca G.; Makainas, Idradjaja; Lahamendu, Verry
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.16758

Abstract

Konservatorium merupakan suatu wadah atau tempat yang setara dengan perguruan tinggi untuk menyalurkan dan mengembangkan keahlian dalam bermusik baik dalam hal pendidikan, pemeliharaan hingga pengembangan musikal.Tema perancangan yang digunakan ialah Architecture In Music dimana dalam dunia musikal irama dan harmonisasi yang seimbang sangat penting begitu juga dengan karya arsitektur, agar tidak menghasilkan karya yang tidak sesuai dengan prinsip arsitektural tentunya irama dan harmonisasi menjadi sangat penting dicermati oleh para pelaku seni musik dan arsitektur.Sesuai dengan RTRW kota Manado, lokasi pengembangan pendidikan khusus perguruan tinggi diarahkan ke kecamatan Mapanget untuk itu lokasi berada di kecamatan Mapanget.  Dan fungsi ruang dalam bangunan mulai dari fasililitas pendidikan, tempat penjualan alat musik hingga ruang konser untuk menyalurkan ilmu dan bakat mahasiswanya. Konsep bangunan menggunakan bentuk not balok ½ ketuk yang bentukannya disesuaikan dengan kondisi site yang ada.Dengan adanya konservatorium ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era moderenisasi ini khususnya dalam bidang musik. Kata Kunci : Konservatorium, Sekolah Tinggi Musik, Musik dan Arsitektur
MANADO CHRISTIAN COMMUNITY CENTER. Arsitektur Simbolisme Manaroinsong, Keren E.; Makainas, Idradjaja; Tinangon, Alvin J.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17257

Abstract

Kota Manado adalah sebuah kota yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat. Kota Manado kini berkembang menjadi sebuah kota maju dan  semakin berkembang. Hal ini ditandai dengan makin banyaknya investor menanam modalnya di wilayah Kota Manado. Dengan demikian tentu saja hal tersebut memacu roda industri didaerah ini yang ujungnya bermuara kepada pembukuan lapangan pekerjaan baik sektor formal maupun informal. Hal ini tentu saja mengundang banyak kaum urbanis yang berbondong-bondong tiap tahunnya untuk datang ke Kota Manado. Jumlah penduduk yang  meningkat tiap tahunnya tentu saja membutuhkan fasilitas umum, antara lain adalah fasilitas kesehatan, fasilitas olahraga, pusat perbelanjaan, fasilitas transportasi dan fasilitas institusi Pendidikan (TK, SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi). Namum belum adanya suatu fasilitas umum yang berkaitan dengan aspek sosial-spiritual. Manado Christian Community Center merupakan sebuah tempat/wadah yang menampung aktifitas masyarakat Kristen dalam aspek sosial, rohani-edukatif, dan juga rekreatif. Sebuah community center didalamnya terdiri dari perpustakaan umum, museum rohani mini, studio music, internet caffe, convention hall, amphitheater dan mungkin beberapa fasilitas publik lainnya yang terangkum dalam suatu kawasan yang dilengkapi oleh penataan ruang luar yang baik. Dengan mengambil tema Arsitektur Simbolisme, akan dibuat Christian Community Center yang cukup berbeda dengan Christian Community Center yang lainnya,  dimana bangunan ini akan mengacuh pada simbol-simbol kekristenan dengan estetika interior dan strukturnya akan sangat menarik dan memperjelas fungsi dari bangunan tersebut. Begitu pula dengan karya-karya arsitektural yang juga merupakan kumpulan dari elemen-elemen pembentuk yang memiliki suatu makna/arti dapat menjadikan Manado Christian Community Center sebagai tempat yang mewadahi aktifitas pertemuan, berkomunikasi, dan bertukar pikiran, saling memberikan informasi dan  pengetahuan kekristenan, serta saling menunjang dengan fungsi lainnya untuk menjadikan Manado Christian Community Center sebagai sarana yang menunjang ifrastruktur perkembangan Kota Manado.Kata Kunci : Chritian Community Center, Masyarakat, Architecture Symbolisme,   Manado.
BOUTIQUE HOTEL DI MANADO. Superimpose Architecture Pulu, Astrid A.; Makainas, Idradjaja; Erdiono, Deddy
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17292

Abstract

Penyediaan jasa akomodasi yang memadai menjadi salah satu sarana pendukung kelancaran pariwisata suatu daerah. Bagi kota Manado dengan objek pariwisata yang mampu mencuri perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara, hal ini merupakan sesuatu yang sangat penting. Berbagai hotel beserta klasifikasinya pun sudah banyak bermunculan. Namun melihat perkembangan minat wisatawan terhadap properti yang unik dan terasa berbeda semakin meningkat, maka kehadiran boutique hotel sangat dibutuhkan mengingat hotel jenis ini merupakan konsep baru dalam dunia perhotelan. Boutique hotel yaitu suatu hotel tematik dan non standar pada tampilan bentuk dan ukuran ruangannya dengan menampilkan gaya dan desain yang unik dan mampu memberikan suatu produk hotel yang berbeda dari yang biasanya dengan penggunaan struktur dan utilitas pada bangunan tetap memperhatikan syarat dari kekuatan,keamanan dan kenyamanan suatu bangunan.Perancangan boutique hotel di Manado menerapkan tema superimpose architecture (tumpang tindih), yaitu suatu tema yang mengedepankan prinsip dari teori function follow form menjadikan boutique hotel di Manado memiliki keunikan tersendiri sehingga dapat memberikan pengalaman baru bagi para tamu hotel. Dengan menggunakan metode perancangan yang dilakukan berdasarkan studi literatur terhadap karakteristik objek maka dapat disimpulkan bahwa sasaran utama boutique hotel ialah para wisatawan domestik maupun mancanegara, pelancong bisnis dan masyarakat sekitar yang notabenenya memiliki penghasilan menengah ke atas. Kata Kunci : Boutique Hotel, Unik, Superimpose Architecture, Function Follow Form
CONCERT HALL DI MANADO. Architectural and Acoustic Design Turangan, Gabriela R.; Makainas, Idradjaja; Sela, Rieneke L. E.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17469

Abstract

Desain Arsitektur Akustik adalah teknologi untuk mendesain ruangan, struktur dan konstruksi dari sebuah ruangan yang tertutup. Dengan desain arsitektural yang baik, suara-suara yang diinginkan dapat dinikmati dengan sempurna dan suara-suara yang mengganggu pendengaran dapat dihindarkan contohnya pada bangunan pementasan atau Concert Hall. Di Kota Manado saat ini, peminat seni sudah sangat berkembang pesat khususnya dalam seni musik. Oleh sebab itu guna meningkatkan kualitas terhadap seni musik di Manado, maka perlu adanya wadah yang dapat menfasilitasi hal tersebut. Karena sampai saat ini, kota Manado belum mempunyai standar gedung dengan akustik yang memadai. Sehingga nantinya, wadah itu diharapkan bisa memberikan pengaruh yang baik terhadap perkembangan seni musik yang ada di kota di Manado melalui infrastruktur yang mendukung dan modern. Jadi kesimpulannya, penerapan arsitektural akustik pada Concert Hall di Manado mampu menyajikan bangunan yang modern serta mampu memberikan kenyamanan dan keamanan akustika bangunan.  Kata Kunci : Concert Hall,Architectural, dan Acoustic