Dalam pembelajaran seni budaya masih banyak siswa yang belum memahami materi tari tradisional khususnya tari ranup lampuan. Pelaksanaan pembelajaran yang diterapkan guru masih berpusat pada guru, guru yang kurang melibatkan siswa sehingga masih banyak siswa yang kurang aktif. Untuk itu perlu diterapkan suatu pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran seni budaya. Maka digunakanlah suatu media pada penelitian ini yaitu media audio visual. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “apakah terdapat pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya yaitu Quasi Experimental dengan desain Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh, dengan mengambil sampel peserta didik kelas VA berjumlah 16 orang dan VB berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk pretest dan posttest, sedangkan teknik analisis data menggunakan SPSS Statistic 24 dan pengujian hipotesis dengan uji Mann-Whitney. Hasil pengujian hipotesis dengan statistik uji Mann-Whitney diperoleh nilai asymp. signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka kriteria pengambilan keputusan yaitu diterima dan ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh.