Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB SUNTIK DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI (BPM) SUMAYA AGUSTINA S.ST CISARUA BOGOR 2016 Siti Rafika Putri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.086 KB) | DOI: 10.37874/ms.v2i1.36

Abstract

Menurut WHO, diperkirakan adalah 460 juta, atau sekitar 51% dari pasangan yang beresiko hamil. Metode spesifik yang digunakan adalah Sterilisasi Wanita Sukarela 26%, Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) 19%, Kontrasepsi Oral 15%, Sterilisasi Pria Sukarela 10%, Kondom 10%, Koitus Interuptis 8%, Metode Keluarga Berencana Alami 7%, Metode Sawar Vagina 2%, Kontrasepsi Suntik 1%, metode lain 2%. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik akseptor KB Suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST Cisarua Bogor. Variabel yang diteliti meliputi usia, paritas, pekerjaan dan pendidikan dari Aseptor KB suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST Cisarua Bogor. Dengan populasi seluruh Akseptor KB Suntik sejumlah 804 Akseptor dan sampel yang diteliti sebanyak 268 Akseptor. Tekhnik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Karakteristik Akseptor KB suntik di BPM Sumaya Agustina,S.ST didapatkan terbanyak pada akseptor dengan karakteristik usia 20-35 tahun (82.2%), paritas Multi-Grande (56%), Pendidikan SD-SMP-SMA (92.2%) dan Akseptor yang tidak bekerja (78.7%).
Efektifitas Pijat Oksitosin dan Aromaterapi Lavender terhadap Keberhasilan Relaktasi pada Ibu Nifas Siti Rafika Putri; rahmawati rahmawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i01.782

Abstract

Relaktasi adalah suatu proses kembalinya menyusui setelah berhentinya menyusui dan kembali menyusui secara eksklusif. Penelitian ini sangat penting mengingat tehnik pijat oksitosin dan aromaterapi lavender dapat meningkatkan keberhasilan relaktasi agar bayi mendapatkan ASI kembali, sehingga kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi dan bayi dapat tumbuh kembang dapat optimal dan juga mendukung perkembangan imunitas bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat oksitosin dan aroma terapi lavender terhadap keberhasilan relaktasi pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah penelitian experiment. Desain penelitian one group pretest post-test. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di BPM Hj. Elly Liawati Kabupaten Bogor pada Bulan April-September Tahun 2020 sebanyak 22 responden. Hasil analisis uji Wilcoxon, diperoleh nilai p value 0,000 (p- value=0,000<0,05) menunjukka ada pengaruh pemberian pijat oksitosin dengan aromaterapi lavender terhadap keberhasilan relaktasi pada ibu postpartum (Pv=0,000). Penelitian ini membuktikan bahwa terapi pijat oksitosin dan aromaterapi lavender dapat meningkatkan angka keberhasilan relaktasi sehingga bayi dapat memperoleh ASI kembali. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan tentang relaktasi sangatlah penting sehingga dapat meningkatkan pemberian ASI.
Pengaruh Perilaku WPS Dalam Pencarian Pengobatan PMS, Lingkungan Dan Status Kesehatan Terhadap Kualitas Hidup WPS Di Kelurahan Dadap Tangerang Tahun 2011 Siti Rafika Putri
CICES (Cyberpreneurship Innovative and Creative Exact and Social Science) Vol 2 No 1 (2016): CICES
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.262 KB) | DOI: 10.33050/cices.v2i1.201

Abstract

Sexually transmitted diseases are a public health problem in the world, including in Indonesia. WPS issuspected as the spread of sexually transmitted diseases caused by free sex behavior. PMS is a lot ofpeople who do not perform the treatment at health facilities resulting in lower quality of life andhealth status of patients. Knowing the purpose of this study is WPS influence behavior in the searchfor treatment of PMS, environment, health status on quality of life in the Village Dadap TangerangWPS in 2011. This study uses cross-sectional design, primary data. Sample of 108 people. WPSvariables studied in the search for treatment of behavioral, environmental, health status, quality oflife, enabling factors, predispocing factors, reinforcing factors. Data processing using SmartPLS(partical least squares). The results of the analysis is the quality of life is directly affected by the WPSand the environmental health status, and indirectly influenced by the reinforcing factor in the Villageof Tangerang Dadap in 2011. Therefore, if there is further research with a similar theme, it isnecessary to develop the variables, indicators, and new theories gained.
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-24 Bulan Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-24 Bulan Erika Br Karo; Siti Rafika Putri; Rita Ayu Yolandia
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v1i3.47

Abstract

Pendahuluan: Menurut Joint Child Malnutrition Estimates edisi 2018-2019, prevalensi balita stunting di dunia sebesar 22,2% di tahun 2017 dan sebesar 21,9% di tahun 2018. Keadaan ini menjadi penyebab kurang lebih 2,2 juta dari seluruh penyebab kematian balita di seluruh dunia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan riwayat penyakit infeksi, pola asuh, dan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Desember Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini berupa deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 122 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, data yang dikumpulkan kemudian di analisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini adalah Riwayat Penyakit Infeksi p-value = 0,000, OR 95% CI = 4,816 (3,521-6,111), Pola Asuh p-value = 0,001, OR 95% CI = 0,179 (0,0839-0,394), dan Tinggi Badan Ibu p-value = 0,000, OR 95% CI = 6,487 (4,309-8,665). Kesimpulan: Ada hubungan riwayat penyakit infeksi, pola asuh, dan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Desember Tahun 2021.
Determinan Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan di Desa Cibalung Cijeruk Tahun 2021 Siska Filadelfia; Siti Rafika Putri
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 1 No. 4 (2022): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v1i4.106

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan laporan United Nations International Children’s Emergency (UNICEF) tahun 2019, hampir 1 dari 10 anak berusia dibawah lima tahun menderita kekurangan berat badan atau terlalu kurus untuk usia mereka. Seperlima anak usia sekolah dasar kelebihan berat badan atau obesitas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, sikap ibu dalam pemenuhan gizi pada anak 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan di Desa Cibalung Cijeruk tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini berupa deskriptif analitik dengan rancangan Cross-Sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 responden dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi derajat kepercayaan 95% dengan batas kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukan hubungan pemberian ASI eksklusif (p=0,000, OR 95% CI=3,299 (2,102-4,496)), riwayat penyakit infeksi (p=0,000, OR 95% CI=0,170 (0,070-0,413)), sikap ibu (p=0,001, OR 95% CI=4,601 (1,804-11,736)) dalam pemenuhan gizi pada anak 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan di Desa Cibalung Cijeruk tahun 2021. Kesimpulan: Ada hubungan pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, sikap ibu dalam pemenuhan gizi pada anak 1000 hari pertama kehidupan dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan di Desa Cibalung Cijeruk tahun 2021.
Dukungan Keluarga, Konsep Diri dan Gaya Hidup berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Perimenopause : Family Support, Self-Concept and Lifestyle are related to the Anxiety Level of Perimenopausal Mothers Hilda Hilda; Hidayani Hidayani; Siti Rafika Putri
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 12 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i12.91

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan pada ibu perimenopause karena berakhirnya masa reproduksi yang berarti berhentinya nafsu seksual, menyadari dirinya menua, ini akan menghilangkan kebanggaannya sebagai wanita. keadaan ini dikhawatirkan akan mempengaruhi hubungannya dengan suami maupun lingkungan sosial. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga, konsep diri dan gaya hidup dengan tingkat kecemasan ibu perimenopause. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi penelitian seluruh ibu perimenopause di Puskesmas Parungpanjang tahun 2022 sejumlah 286 orang. Berdasarkan perhitugan rumus Slovin, diperoleh jumlah sampel sebanyak 167 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan dianalisis univariat dan bivariat. Uji bivariat menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil: Uji statistik hubungan dukungan keluarga (p-value 0,001 dan odds ratio 3,125), konsep diri (p-value 0,028 dan odds ratio 2,174), dan gaya hidup (p-value 0,001 dan odds ratio 3,321) dengan tingkat kecemasan ibu perimenopause di Puskesmas Parungpanjang tahun 2022 Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga, konsep diri, dan gaya hidup, dengan tingkat kecemasan ibu perimonopause.
Pengalaman Akseptor KB dalam Menggunakan Metode KB Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) di PMB Bidan “K” Eka Mirah Apriyati; Rita Ayu Yolandia; Siti Rafika Putri
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i1.55

Abstract

Introduction: 3-month injectable contraception, if there are advantages, there must be disadvantages to using 3-month injectable contraceptives. Adverse effects that can occur with the use of 3-month injectable contraceptives are often found with complaints, including Short and long menstrual cycles, Heavy or light bleeding, Irregular bleeding or spotting, and No menstruation at all (amenorrhoea). Objectives: This study aims to analyze the side effects, effectiveness and sexual intercourse on the experience of family planning acceptors in using the DMPA injection KB method at PMB Midwife K Klapanunggal in 2022. Method: The population in this study was 10 people including the head of PMB (1 person) and DMPA injecting family planning acceptors (9 people). This type of qualitative research used a case study approach. PMB Midwife K. This study began with transcripts of the interview results, after the interview transcripts were completed, the researcher created a matrix to determine the ideas put forward by the informants and group them according to their frame of mind. The resulting data is processed using Microsoft Office software in reducing data, presenting data, drawing conclusions and verifying data. Result: The results showed that the experiences felt by informants were different, including weight continued to increase, discharge of spots constantly, headaches, emotions and spots that make it uncomfortable. Pleasant experiences and feelings during sexual intercourse with a partner affect women's sexual satisfaction and reduce sexual dysfunction. Sexuality, sexual desire and sexual arousal are more influenced by their partner’s mental health and feelings. Conclusion: Family planning acceptors in using DMPA injections have different experiences and side effects, but they are effective in preventing pregnancy, and there is no difference in sexual intercourse.
Hubungan Pengetahuan, Stimulasi dan Status Gizi dengan Perkembangan Bicara dan Bahasa pada Balita di Posyandu Atsiri Permai Kabupaten Bogor Tahun 2022 Inggit Norhadewi; Maryam Syarah; Siti Rafika Putri
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i2.63

Abstract

Introduction: Speaking and language are children's abilities to respond to sounds heard, convey their wishes, and follow orders given. They are also very important indicators in life to communicate. Objectives: This study aims to determine the relationship between knowledge, stimulation, and nutritional status with speech and language development in toddlers at Posyandu Atsiri Permai, Bogor Regency. Method: The research method used is quantitative analysis with a cross-sectional approach, namely a research design in which measurements or observations of stimulants are carried out at one time or at a time. The samples used were 77 samples based on solvency calculations. data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square test. Result: the results of the above study can be concluded that: From 77 respondents in this study, it was found that mothers with less knowledge were 44 respondents or 57.1%, mothers with attitudes that did not stimulate toddlers were 40 respondents or 51.9% and toddlers with poor nutritional status there are 41 respondents or 53.2%. Conclusion: This makes the variables Knowledge, Stimulation and Nutritional Status have a significant relationship to speech development in toddlers with the result that the p-value of Knowledge is 0.000, the p-value of Stimulation is 0.009 and the p-value of Nutritional Status is 0.005.
EDUKASI IBU POST PARTUM DALAM PENINGKATAN KEBERHASILAN RELAKTASI DENGAN PIJAT OKSITOSIN DAN AROMATERAPI LAVENDER DI WILAYAH CIAWI KABUPATEN BOGOR Siti Rafika Putri; Siti Saripah
Simposium Nasional Mulitidisiplin (SinaMu) Vol 2 (2020): Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.28 KB) | DOI: 10.31000/sinamu.v2i0.3246

Abstract

Relaktasi adalah suatu proses kembalinya menyusui setelah berhentinya menyusui dan kembali menyusui secara ekslusif. ASI mengandung berbagai zat gizi yang penting dan lengkap untuk penuhi kebutuhan nutrisi bayi, oleh karena itu bayi sangat membutuhkan produksi ASI dalam jumlah yang cukup. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Jawa Barat tahun 2018 Tingkat pemberian Asi Eksklusif di Provinsi Jawa Barat hanya 53%, Cakupan ini masih sangat jauh dari target nasional yaitu 80%. Pemahaman Ibu postpartum mengenai kecukupan produksi ASI dengan cara pijat oksitosin dan aromaterapi lavender masih sangat terbatas. Hasil survei awal didapatkan bahwa pada Ibu yang memiliki Produksi ASI yang kurang, ibu langsung memberikan susu formula kepada bayi nya tanpa melakukan upaya untuk meningkatkan produksi ASI. Salah satu faktor penyebab adalah kurangnyainformasi dari tenaga kesehatan. Intervensi edukasi diberikan kepada 22 responden,dengan metode aktif dan participatory learning, menghasilkan peningkatan nilaipengetahuan pada score minimum dan maksimum responden sebelum dan sesudahdilakukan edukasi.Kata Kunci: ASI, Relaktasi, Pijat oksitosin, Aromaterapi lavender
EFEKTIVITAS TERAPI MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI IBU BERSALIN KALA I DI RSUD SAYANG PERIODE MARET-MEI 2023 Siti Rafika Putri, Hesti Lestari.
Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi Vol 6 Jilid 2 Agustus
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN AL - IKHLAS CISARUA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan dapat memunculkan kecemasan pada ibu bersalin dan mengganggu kenyamanan pada saat persalinan. Manajemen nyeri kontraksi persalinan yang dapat dilakukan antara lain dengan metode massage effleurage. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran efektifitas massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I. Jenis penelitian ini secara eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Pelaksaanaan penelitian pada periode Maret-Mei 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Sayang sebanyak 183 orang terhitung dari periode Maret-Mei 2023. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 20 orang, dan penelitian ini menggunakan accidental sampling. Variabel independent yaitu massage effleurage dan variabel dependent yaitu intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I. Distribusi frekuensi gambaran responden yaitu berdasarkan usia, paritas, dan pendamping persalinan. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik massage effleurage efektif untuk menurunkan tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif yang ditunjukan dengan hasil sebanyak 20 orang (100%) mengalami penurunan intensitas nyeri setelah diberikan terapi massage effleurage, dan hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 yang artinya ada pengaruh antara pemberian terapi massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I di RSUD Sayang periode Maret-Mei 2023.