Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Usaha Kecil. Studi Pada Nasabah Mekaar Pnm Cimahi Amalina, Noor; Marsono, A. Dewantoro
Action Research Literate Vol. 8 No. 12 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i12.2517

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis sejauh mana pengaruh pembiayaan kelompok, pola angsuran tanggung renteng, serta tingkat literasi keuangan terhadap keberhasilan usaha nasabah Mekaar PT Permodalan Nasional Madani. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Teknik pengumpulan data peneliti menyebarkan kuesioner, dengan metode purposive sampling kepada para responden yaitu nasabah Mekaar Region Bandung 1 Permodalan Nasional Madani Cabang Cimahi. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sebanyak seratus responden. Pada analisis statistik menggunakan metode SEM PLS (Partial Least Square). Dari hasil analisis ketiga hipotesis diterima. (1) Pembiayaan kelompok memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha nasabah. (2) Pola angsuran tanggung renteng memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha nasabah. (3) Tingkat literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha nasabah.
Formulation of Micro Product Positioning Strategy Sewaka, Iman; Marsono, Acong Dewantoro
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v3i11.12209

Abstract

This study examines the strategic alignment of microfinance products following the integration of PNM, Pegadaian, and BRI into the Ultra Micro Holding (UMi). A primary focus is the standardization of micro-segment products to avoid overlap and strengthen the ecosystem. The analysis highlights similarities among BRI’s KUPEDES, Micro Pegadaian, and PNM’s ULaMM products, emphasizing the impact on ULaMM’s conventional individual lending. Identifying product overlaps and conducting comparative feature analysis is essential for continuous product improvement. The study employs a qualitative approach to: (1) analyze product feature comparisons, (2) assess customer satisfaction performance, (3) investigate the background of product feature overlaps, and (4) formulate a customer-driven development and positioning strategy. Findings aim to present a Sustainable Competitive Advantage using strategic management tools. Key informants and structured timelines are designed to minimize respondent disruption while collecting insights for product differentiation. A SWOT analysis of PNM’s Business Model Canvas post-integration will inform strategic initiatives for growth over the next five years. Effective marketing programs must communicate the desired product perception, while the company prepares for potential digital transitions to enhance technology readiness and customer experience management. Addressing operational gaps and aligning human capital within the holding is crucial for fostering stakeholder engagement and sustainable growth.
Peran mediasi kepuasan kerja pada kompetensi dan motivasi terhadap kinerja karyawan generasi Z Ramadhan, Mochamad Gilang Fajar; Marsono, A. Dewantoro
Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): Co-Creation : Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Akuntansi dan Bisnis (In Progress
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/dh5hs321

Abstract

Fenomena dominasi Gen-Z dalam angkatan kerja Indonesia, termasuk di PT Micro Madani Institute (MMI), menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan SDM. Gen-Z memiliki karakteristik yang diduga dapat memengaruhi hubungan variabel kompetensi, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui survei digital. Analisis dilakukan dengan metode SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi berkontribusi pada meningkatnya kepuasan kerja, begitu pula meningkatnya motivasi kerja turut mendorong peningkatan pada kepuasan kerja. Kompetensi yang lebih baik terbukti dapat meningkatkan kinerja karyawan, demikian juga motivasi kerja yang lebih kuat. Selain itu, ditemukan juga bahwa kepuasan kerja karyawan berpengaruh secara positif terhadap kinerja. Selain itu, ditemukan pula bahwa kepuasan kerja tidak terbukti menjadi variabel intervening dalam hubungan antara kompetensi dan kinerja karyawan, meskipun pada hubungan antara motivasi kerja dan kinerja karyawan, kepuasan kerja dapat berperan sebagai mediator yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi dan motivasi kerja sebagai salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan dalam membangun kepuasan sekaligus kinerja karyawan, khususnya di kalangan Gen-Z. Secara praktis, hasil penelitian ini mendorong perusahaan untuk merancang strategi pengelolaan dan pengembangan SDM yang lebih adaptif dan selaras dengan nilai-nilai generasi muda agar tercapai kinerja berkelanjutan dan efektivitas dalam promosi internal.