Inayahaningtias, Defi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENATAAN ARSIP DINAMIS AKTIF DALAM MENDUKUNG LAYANAN INFORMASI PADA SUBBAG ADMINISTRASI UMUM INSPEKTORAT PROVINSI JAWA TENGAH Inayahaningtias, Defi; Suliyati, Titiek
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.447 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penataan/pemberkasan arsip dinamis aktif dalammenunjang layanan informasi di Subbag Administrasi dan Umum Inspektorat Provinsi JawaTengah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknikanalisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sistem pencatatan arsip dinamis aktif dilakukan secara manual dankomputerisasi. Pencatatan secara komputerisasi yaitu masing-masing arsip aktif dimasukkan padadatabase kearsipan berupa Government Resource Management System, surat elektronik, danSimPeg. Pada manual dengan tahapan: pemeriksaan, pengindeksan, memberi kode (No.Klasifikasi), serta penyimpanan. Penataan/pemberkasan arsip berperan penting karenamemudahkan, memperlancar, dan mempersingkat waktu dalam melakukan layanan informasikepada pengguna. Layanan informasi di Subbag Administrasi dan Umum mempunyai dua aspekyaitu peminjaman dan pengembalian. Dua aspek tersebut, didukung oleh kegiatanpenataan/pemberkasan yang baik. Pada kenyataannya jumlah arsip yang dikelola tidak sebandingdengan sumber daya manusia yang ada serta dalam pengembalian arsip yang tidak sesuai denganwaktu pengembalian. Hasil penelitian ini menunjukkan perlu adanya peningkatan jumlah pengelolaarsip sehingga kegiatan penataan dan pengembalian akan optimal, seabagai saran sebaiknyapetugas arsip lebih tegas dalam mengingatkan pengguna agar pengembalian sesuai penataan.