Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENGALAMAN PENGGUNA PADA FITUR SHOPEE FOOD MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC EVALUATION Triana, Ananda; Afifah, Afifah; Pontoh, Zaenab
JTRISTE Vol 11 No 1 (2024): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v11i1.508

Abstract

This research focuses on user experience through the Shopee Food feature, the aim is to determine the extent of the user experience of the Shopee Food feature service in several categories, namely gender, age and profession. In this research, the method used by the author is the heuristic evaluation method which consists of 10 aspect stages, which will be calculated based on the severity ratings formula for assessing. So the results obtained are: 10 aspects of this heuristic evaluation method, namely the first aspect: Visibility of System Status with a value of 7.863%, the second aspect: Match between the System and the Real World with a value of 8.063% , third aspect: User control and freedom with a value of 8.400%, fourth aspect consistency and standards with a value of 11.813%, fifth aspect: Error prevention with a value of 7.338%, sixth aspect: Understanding rather than warning (Recognition rather than recall) with a value of 7.413%, seventh aspect: Flexibility and efficiency of use (Flexibility and efficiency of use) with a value of 7.925%, eighth aspect: Aesthetic and minimalist design (Aesthetic and Minimalist Design) with a value of 6.275%, ninth aspect: Help users, recognize, diagnose and recover from awareness (Help user recognize, diagnose and recover from errors) with a value of 7.675%, tenth aspect: Help and documentation (Help and documentation) with a value of 8.063%.
Analisis Stagnant Obat Di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Kota Samarinda Tahun 2018 Triana, Ananda; Artini, Ni Nyoman; Farjam, Herry
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.86 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.825

Abstract

Latar Belakang:Logistik obat termasuk salah satu aspek penting dalam bidang kesehatan. Stagnant obat merupakan salah satu dampak dari kurang berjalannya manajemen logistik obat dipelayanan kesehatan yaitu puskesmas. Puskesmas Sempaja Samarinda belum menjalankan manajemen logistik dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari data obat yang mengalami kejadian stagnant sebanyak 36 jenis dari tahun 2015 hingga bulan Agustus tahun 2018.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stagnant obat di unit logistik Puskesmas Sempaja Samarinda.Metode Penelitian:Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi didapatkan dari petugas pengelola obat di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Samarinda, Kepala Puskesma Sempaja dan Kepala Tata Usaha Puskesmas Sempaja Samarinda. Teknik analisis data adalah analisis kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian yang didapat adalah perencanaan yang belum tepat, penerimaan yang masih belum efektif dan penyimpanan yang baik serta pemeliharaan obat yang cukup baik. Namun walaupun didalam pemeliharaan obat telah berjalan dengan baik, peneliti menemukan bagian pemusnahan yang masih belum berjalan dengan lancar.Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah masih belum terlaksnanya sistem manajemen logistik dengan benar sehingga menyebabkan kejadian obat stagnant di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Kota Samarinda Kalimantan Timur. Saran yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan metode yang sesuai pada setiap proses manajemen logistik.