p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Ariastita, Putu Gde
Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kriteria Livability Perumahan Formal di Kawasan Peri-Urban Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo Andrakayana, Mayra; Ariastita, Putu Gde
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.132871

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan kriteria yang berpengaruh pada livability perumahan formal di kawasan peri-urban Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Delphi guna memperoleh pendapat expert di bidang perumahan mengenai kesepakatan adanya pengaruh variabel penelitian terhadap tingkat livability wilayah penelitian. Analisis ini dilakukan melalui tiga putaran wawancara dengan empat responden expert. Input variabel yang akan diteliti sebagai kriteria berpengaruh pada tingkat livability berjumlah 36 variabel penelitian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 28 kriteria yang berpengaruh pada livability perumahan formal di kawasan peri-urban Kecamatan Taman. Kriteria-kriteria tersebut terbagi menjadi 5 indikator, yakni fisik lingkungan, ekonomi, sosial, fasilitas, dan utilitas.
Evaluasi Tingkat Liveability Rusunawa Urip Sumoharjo, Kota Surabaya Diani, Denisha Marta; Ariastita, Putu Gde
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.133486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat liveability atau suatu kelayakhunian pada Rusunawa Urip Sumoharjo. Rusunawa Urip Sumoharjo merupakan rumah susun pertama di Kota Surabaya yang dibangun pada tahun 1982. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis Delphi pada empat expert guna menentukan dan validasi kriteria yang sesuai untuk mengevaluasi tingkat liveability rusunawa. Kriteria yang diperoleh, digunakan sebagai input analisis service quality pada penghuni rusunawa untuk mendapatkan nilai gap antara tingkat kepentingan dan kenyataan pada masing-masing kriteria. Hal ini bertujuan untuk merepresentasikan tingkat kepuasan penghuni terhadap kelayakan tempat tinggalnya dan akan dieksplanasikan dalam bentuk kuadran prioritas. Hasil penelitian menghasilkan 39 kriteria liveability dalam 8 indikator. Kriteria liveability selanjutnya diuji kepada penghuni menggunakan perhitungan gap analysis menghasilkan nilai -1,10 yang merepresentasikan bahwa Rusunawa Urip Sumoharjo memiliki nilai liveability yang termasuk ke dalam kategori sedang. Untuk meningkatkan liveability pada rusunawa, diidentifikasi terdapat sebanyak tujuh variabel dianggap sebagai faktor yang dianggap prioritas namun belum mampu dirasakan oleh penghuni akan keadaannya. Tujuh kriteria yang dimaksud adalah kecukupan ruang, kebersihan lingkungan, kualitas jaringan persampahan, ketersediaan kamar mandi, ketersediaan ruang bermain anak, adanya pelatihan hospitality dan usaha, dan keamanan dari tindak kriminalitas pada lingkungan permukiman sekitar.
Penilaian Tingkat Defensible Space Kawasan Sekitar Kampus ITS yang Terdampak Studentifikasi Billah, Tiara Hikmata; Ariastita, Putu Gde
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.133930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat  defensible space kawasan sekitar Kampus ITS yang terdampak studentifikasi. Pada kawasan sekitar Kampus ITS terdapat lima tipe permukiman yang mengalami studentifikasi yang diklasifikasikan berdasarkan kondisi batas administrasi, persebaran mahasiswa, karakteristik okupansi, dan tingkat kriminalitas. Kelima tipe permukiman tersebut yakni: tipe 1 Permukiman Gebang Putih, tipe 2 Permukiman Tegal Mulyorejo Baru, tipe 3 Perkampungan Kalisari dan Kejawan Putih Tambak, tipe 4 Permukiman Keputih dan Kejawan Gebang, serta tipe 5 Permukiman Keputih Bagian Selatan. Untuk mencapai tujuan penelitian, terlebih dahulu dilakukan perumusan kriteria defensible space sekitar Kampus ITS dengan analisis delphi. Tahap selanjutnya dilakukan penilaian tingkat defensible space sekitar Kampus ITS berdasarkan persepsi masyarakat dengan analisis service quality. Metode pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, studi literatur, serta survei instansi. Hasilnya, analisis delphi menetapkan 15 kriteria defensible space sekitar Kampus ITS yang diklasifikasikan ke dalam empat indikator yaitu territoriality, natural surveillance, image, dan milieu. Adapun penilaian tingkat defensible space kawasan sekitar Kampus ITS berdasarkan persepsi masyarakat berada pada kategori sedang untuk seluruh tipe permukiman. Diikuti dengan tujuh kriteria yang perlu diprioritaskan peningkatannya (ruang publik, paguyuban, kerapatan dan ketinggian tanaman, alat keamanan elektronik, pengawasan penduduk, fasilitas keamanan, dan alur khusus pendatang).