This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Ramadhani, Aulia Fauza
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGALAMAN PENGASUHAN SINGLE MOTHER YANG MEMILIKI ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL (STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS) Ramadhani, Aulia Fauza; Rahmandani, Amalia
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.373 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23589

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman pengasuhan single mother yang memiliki anak disabilitas intelektual. Subjek penelitian diperoleh menggunakan teknik purposive sampling dengan karakteristik, yakni single mother yang bercerai dan memiliki anak kandung dengan disabilitas intelektual. Metode yang digunakan adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tema induk yaitu (1) tema yang terkait dengan penyesuaian diri, (2) tema yang terkait dengan pengasuhan dan, (3) tema yang terkait dengan keberadaan anak. Faktor terkait penyesuaian diri single mother dengan anak disabilitas intelektual yaitu adanya dukungan dari keluarga atau lingkungan, keterlibatan mantan suami dalam pengasuhan, keadaan yang dapat memicu konflik, serta cara masing-masing subjek menanggulangi tekanan yang dialami. Tema pengasuhan anak menjelaskan bagaimana perasaan yang muncul selama proses pengasuhan, serta peran ketiga subjek dalam upaya merawat dan mendidik anak. Penelitian ini juga mendapatkan gambaran penilaian single mother terhadap anak disabilitas intelektual yang turut mempengaruhi pengasuhan, yaitu adanya penilaian positif berupa rasa bangga, maupun penilaian negatif karena malu pada kondisi anak. Meskipun demikian, ketiga subjek memiliki harapan yang hampir sama yaitu menginginkan anak dapat hidup mandiri dan menjalani kehidupan seperti orang normal lainnya di kemudian hari.