SURYANINGSIH, LESTARI
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SMP YANG MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2006 DAN KURIKULUM  2013 (PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KEC. MENGANTI, KAB. GRESIK) SURYANINGSIH, LESTARI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 5, No 3 (2017): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan selalu berkaitan dengan kemampuan gerak motorik siswa yang bervariasi yang sesuaikan dengan acuan kurikulum yang ada. Indonesia menggunakan dua kurikulum 2006 dan kurikulum 2013  akan mempengaruhi siswa dalam melakukan aktivitas gerak yang berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan motorik siswa. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui kemampuan motorik antara siswa kelas VII SMPN 2 yang mengimplementasikan kurikulum 2006 dan SMPN 1 yang mengimplementasikan kurikulum 2013 di kecamatan Menganti kabupaten Gersik. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 sejumlah 34 siswa dan siswa kelas VII SMPN 1 sejumlah 32 siswa, dengan jumlah sampel siswa adalah 66 siswa. Penelitian ini non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Kemampuan motorik  siswa diukur dengan barrow motor ability terdiri 6 tes yaitu: Standing broad jump, soft ball throw, zig-zag-Run, wall pass, medicine ball put, sprint 60 yard dash. Teknik analisa yang digunakan adalah Uji-t sample independent. Berdasarkan hasil  penelitian, dapat diketahui bahwa rata-rata kemampuan motorik siswa SMPN kelas VII SMPN 2 yang mengimplementasikan kurikulum 2006 adalah 81.92 dengan standart deviasi 17.04,  sedangkan rata-rata SMPN 1 yang mengimplementasikan kurikulum 2013 kecamatan Menganti kabupaten Gersik adalah 82.03 dengan standart deviasi 16.04 , dari hasil SD tidak terdapat  perbedaan yang signifikan pada kedua sekolah. Sedangkan hasil pada program SPSS (Statiscal pakage for the Social Sciences) 22 diketahui = 1.998 lebih besar dari pada =0.992. dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan motorik siswa SMPN yang mengimplementasikan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Kata Kunci : Kemampuan Motorik, kurikulum 2006 dan 2013, prestasi olahraga. Abstract Physical education health and sports always relates to the ability of motor motion students who vary that adjust with reference to existing curriculum. Indonesia uses two curriculum, curriculum 2006 and 2013 will affect students in motion activities that affect the development of motor ability of students. The purpose of this research is to know the motor ability among students of Class VII SMP 2 which implements curriculum 2006 and SMP 1 implementing curriculum Change in 2013 County Crunch. The sample in this research is grade VII SMP 2 a number of 34 students and grade VII SMP 1 a number of 32 students, with a total sample of studentswas66 students. The research of non experimental descriptive quantitative approach. Motor ability of students as measured by barrow motor ability tests, namely: consists of 6 Standing broad jump, soft ball throw, zig-zag-Run, wall pass, medicine ball put sprint, 60 yard dash. Analysis technique used is Test-t independent samples. Based on the results of the research, it can be noted that the average motor ability of students of junior high school Menganti which implements the curriculum 2006 is 81.92 with a standard deviation of 17.04, while the average 1 junior high school Menganti implementing curriculum Change sub Regency of 2013 Crunch is  82.03 with a standard deviation of 16.44, from the results of the ELEMENTARY SCHOOL there was no significant difference in the two schools. While theresults ofthe program SPSS (Statiscal pakage for the Social Sciences) 22 known t_tabel = 1,998 greater than t_hitung = 0.992 Thus it can be concluded there was no significant difference between the motor ability of thestudents of junior high school which implements curriculum curriculum 2006 and2013.Reviewed the achievements of the school sports school which implements curriculum 2006 and 2013 sub se-curriculum Change Gresik Regency school junior high schoolhave better sports achievements of the past year, but the ability of  1 junior high school motor which implements curriculum 2013 is not better, because there are no significant differences after the motor ability tests between them. Keywords :MotorAbility, curriculum 2006 &2013, sport perfomine
PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN PENDEKATAN CULTURALY RESPONSIVE TEACHING (CRT) Sari, Emi Novita; Ridwan, Mochammad; Suryaningsih, Lestari
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 11, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.12637

Abstract

 Abstrak (Indonesia)Tujuan penelitian ialah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui pendektan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada siswa kelas VI-C SDN Jeruk I/469 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) lesson study yang dilaksanakan selama dua siklus, setiap siklus memiliki alur penelitian yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subyek penelitian ialah 28 siswa, teknik pengumpulan data ialah melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan permainan one two step jump (lompat satu dua langkah) dapat dilihat dari prasiklus ke siklus I serta dari siklus I ke siklus II. Dengan perolehan persentase prasiklus siswa yang tuntas sejumlah 7 dengan perolehan perstase sebesar 25%, siklus I kemampuan siswa yang tuntas sejumlah 18 siswa dengan perolehan persentase 64%, serta siklus II dengan kemampuan siswa yang tuntas berjumlah 27 siswa dengan perolehan persentase sebesar 96%. Bedasarkan dari hasil penelitian ini maka dapat disimuplkan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan permainan one two step jump (lompat satu dua langkah) dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh.Kata Kunci: Pendekatan Culutrally Resposive Teaching, lompat jauh
PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN PENDEKATAN CULTURALY RESPONSIVE TEACHING (CRT) Sari, Emi Novita; Ridwan, Mochammad; Suryaningsih, Lestari
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i2.12637

Abstract

 Abstrak (Indonesia)Tujuan penelitian ialah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui pendektan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada siswa kelas VI-C SDN Jeruk I/469 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) lesson study yang dilaksanakan selama dua siklus, setiap siklus memiliki alur penelitian yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subyek penelitian ialah 28 siswa, teknik pengumpulan data ialah melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan permainan one two step jump (lompat satu dua langkah) dapat dilihat dari prasiklus ke siklus I serta dari siklus I ke siklus II. Dengan perolehan persentase prasiklus siswa yang tuntas sejumlah 7 dengan perolehan perstase sebesar 25%, siklus I kemampuan siswa yang tuntas sejumlah 18 siswa dengan perolehan persentase 64%, serta siklus II dengan kemampuan siswa yang tuntas berjumlah 27 siswa dengan perolehan persentase sebesar 96%. Bedasarkan dari hasil penelitian ini maka dapat disimuplkan bahwa pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan permainan one two step jump (lompat satu dua langkah) dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh.Kata Kunci: Pendekatan Culutrally Resposive Teaching, lompat jauh