Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prediksi Mekanisme Kerja Whey Protein Sebagai Suplemen Anti-Diabetes dan Anti-Obesitas Berdasarkan Analisis Diffrentially Genes Expressed (DEG) Inflamasi Siti Nurbaya; Aryo Tedjo
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.182

Abstract

Obesitas sering dikaitkan dengan inflamasi, yang memicu pelepasan mediator inflamasi dan menurunkan produksi adiponektin. Beberapa teori menyebutkan bahwa peradangan kronis akibat obesitas merupakan mekanisme dominan diabetes tipe 2 (T2D). Penelitian ini melakukan analisis Differentially Genes Expressed (DEG) terkait inflamasi menggunakan basis data Gene Expression Omnibus (GEO) untuk melihat perubahan transkripsi (ekspresi gen) pada hati manusia yang berkontribusi pada akumulasi lipid hati dan resistensi insulin terkait T2D. DEG yang dihasilkan kemudian digunakan untuk melihat apakah whey protein (WP) dapat mempengaruhi DEG tersebut. Konsumsi WP dipercaya dapat menurunkan kelebihan berat badan dan kadar gula darah. Hasil analisis DEG menunjukkan terdapat 22 gen terkait inflamasi  pada liver yang berbeda ekspresinya antara Lean dengan kelompok pasien obesitas tanpa T2D (Obese_noT2D) dan dengan kelompok pasien obesitas dengan T2D yang tidak terkontrol (Obese_T2D-poorly controlled). Berdasarkan  penelitian ini, tidak satu-pun gen-gen tersebut yang dipengaruhi oleh asupan WP. Namun demikian beberapa gen yang diduga berperan dalam inflamasi, obesitas, dan T2D seperti FOXJ1, NLRP1, LGALS2, LIME1, NOTCH3, ARBB2, SIM2, dan TAT berpotensi dipengaruhi oleh asupan WP.